Festival Raden Hamzah 2026: Menghidupkan Sejarah Jambi Dorong Gelar Pahlawan Nasional

Lintas Tungkal

- Redaksi

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Para perwakilan masyarakat adat Suku Anak Dalam (SAD) saat membacakan maklumat atau naskah deklarasi kebudayaan dalam rangkaian acara Festival Raden Hamzah 2026 bertema

Para perwakilan masyarakat adat Suku Anak Dalam (SAD) saat membacakan maklumat atau naskah deklarasi kebudayaan dalam rangkaian acara Festival Raden Hamzah 2026 bertema "Rimba yang Bersuara" yang digelar di Aula Kantor RRI Telanai, Jambi, Sabtu malam (27/06). (FOTO : Dok. Istimewa)

JAMBI – Kemeriahan dan nilai sejarah menyatu dalam pergelaran Festival Raden Hamzah 2026 bertema “Rimba yang Bersuara” yang sukses dilaksanakan di Aula Kantor RRI Telanai, Jambi, Sabtu malam (27/06). Festival yang diinisiasi oleh Yayasan Raden Hamzah ini menjadi ruang ekspresi budaya sekaligus momentum besar untuk mengangkat kembali sejarah perjuangan Raden Hamzah bin Pangeran Buyut melawan penjajahan Belanda.

Kehadiran Bupati/Walikot se Provinsi Jambi menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap festival ini. Acara ini secara khusus menyoroti dan mengapresiasi kontribusi besar Suku Anak Dalam (SAD) yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari taktik gerilya pasukan Raden Hamzah di masa lampau.

Sejarah Singkat: Jejak Juang Raden Hamzah dan Rimba Jambi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Festival Raden Hamzah lahir dari sebuah komitmen besar untuk merawat ingatan publik terhadap salah satu tokoh pejuang utama Jambi, Raden Hamzah bin Pangeran Buyut. Di masa penjajahan Belanda, Raden Hamzah memimpin perlawanan bersenjata yang tangguh dari dalam wilayah pedalaman. Keunikan dari perjuangan beliau terletak pada ikatan emosional dan taktis yang kuat dengan Suku Anak Dalam (SAD).

Suku Anak Dalam bukan hanya sekadar penduduk lokal, melainkan benteng pertahanan pertama Jambi. Dengan keahlian navigasi rimba yang luar biasa—mulai dari berburu, meramu, hingga membaca tanda-tanda alam—Suku Anak Dalam menjadi mitra strategis pasukan Raden Hamzah. Mereka berperan sebagai penjaga perbatasan wilayah, intelijen hutan, sekaligus mentor taktik gerilya yang membuat pos-pos pertahanan Belanda kewalahan.

Atas dasar sejarah heroik itulah, Festival Raden Hamzah digagas. Festival ini didirikan sebagai wadah tahunan untuk menghormati persatuan lintas suku tersebut, sekaligus memastikan bahwa suara dari rimba Jambi dan jasa para pahlawannya tidak terkikis oleh zaman.

Ruang Dialog Tradisi dan Masa Kini

Melalui tema “Rimba yang Bersuara”, Festival Raden Hamzah 2026 dirancang bukan sekadar untuk mengenang masa lalu, tetapi sebagai ruang dialog, ekspresi, dan kreativitas yang mempertemukan nilai tradisi dengan kehidupan modern. Warisan identitas persatuan ini diangkat kembali dalam bentuk seni dan narasi yang membanggakan.

Perwakilan Kementerian Kebudayaan RI, Yanto, S.H., M.Hum, dalam sambutannya memuji festival ini sebagai bukti nyata kolaborasi pelestarian budaya. Kehadiran pemerintah, lembaga adat, keluarga keturunan pejuang, akademisi, hingga komunitas seni menunjukkan semangat gotong royong yang kuat.

Dukungan Cagar Budaya dan Gelar Pahlawan Nasional

Dampak nyata dari penyelenggaraan festival ini adalah komitmen kuat dari Kementerian Kebudayaan RI melalui Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah V. Pemerintah siap mendorong pengusulan situs-situs bersejarah terkait perjuangan Raden Hamzah untuk ditetapkan sebagai cagar budaya resmi setelah melalui proses kajian.

Lebih dari itu, Festival Raden Hamzah 2026 juga membuka peluang kolaborasi besar untuk mengusulkan Raden Hamzah sebagai Pahlawan Nasional resmi dari Jambi. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat pelestarian sejarah dan memperkenalkan nilai kepahlawanan kepada generasi muda.

Festival megah ini turut disaksikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Ketua Yayasan Raden Hamzah, unsur Forkopimda Provinsi Jambi, perwakilan Kesultanan Aceh, para Temenggung Suku Anak Dalam, tokoh adat, Kabag Prokopim Setda Kabupaten Tanjab Barat, serta tamu undangan lainnya. Melalui festival ini, identitas budaya Jambi diharapkan semakin kokoh dan dikenal luas.

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal.com

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lestarikan Budaya Nusantara, Pertamina Patra Niaga Bawa Musik Angklung ke Osaka Jepang
Memetri: Pameran Unik Gabungkan Seni, Budaya, dan Kearifan Lokal untuk Menjawab Ancaman Krisis Iklim
Kreasi Arakan Sahur Semakin Baik, Bupati Sebut Tambah Ide Kreatif Undang Peserta dari 13 Kecamatan
Lewat Karya “Payung Terakhir”, Teater Tonggak Sampaikan Kritik Tajam Terkait Lingkungan
Harapan Bupati Batanghari Terhadap Festival Kota Minyak Bajubang
Kitab Undang-undang Tanjung Tanah Kerinci Resmi Jadi Warisan Budaya Nasional
Rayakan HUT Ke-22 Partai, DPC Demokrat Tanjabbar Lestarikan Permainan Tradisional Gasing di Era Modern
21 Peserta Bakal Meriahkan Pawai Takbiran Idul Fitri 2023, Berikut Rutenya
Berita ini 80 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:54 WIB

Festival Raden Hamzah 2026: Menghidupkan Sejarah Jambi Dorong Gelar Pahlawan Nasional

Kamis, 4 September 2025 - 18:11 WIB

Lestarikan Budaya Nusantara, Pertamina Patra Niaga Bawa Musik Angklung ke Osaka Jepang

Rabu, 9 Oktober 2024 - 11:50 WIB

Memetri: Pameran Unik Gabungkan Seni, Budaya, dan Kearifan Lokal untuk Menjawab Ancaman Krisis Iklim

Minggu, 24 Maret 2024 - 03:28 WIB

Kreasi Arakan Sahur Semakin Baik, Bupati Sebut Tambah Ide Kreatif Undang Peserta dari 13 Kecamatan

Kamis, 25 Januari 2024 - 00:05 WIB

Lewat Karya “Payung Terakhir”, Teater Tonggak Sampaikan Kritik Tajam Terkait Lingkungan

Berita Terbaru