Air PDAM Mati, Warga Kota Kuala Tungkal Alami Krisis Air Bersih

Lintas Tungkal

- Redaksi

Sabtu, 7 Oktober 2023 - 23:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Beli Air. Dok/LT

Warga Beli Air. Dok/LT

KUALA TUNGKAL – Sejumlah warga Kota Kuala Tungkal mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

Pasalnya, dalam beberapa hari terakhir pasokan air bersih dari perusahaan daerah air minum (PDAM) Tirta Pengabuan mengalami penghentian pasokan air.

Salah satunya dialami sejumlah warga di Kelurahan Patunas. Mereka kesulitan mendapatkan air bersih karena memang mengandalkan pasokan air bersih dari PDAM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PDAM Tirta Pengabuan hanya memasok sebagaian pelanggan pada jaringan tertentu.

Akibatnya mereka harus berupaya mencari air bereih ke pemilik pompa air (air ledeng) dan air galon untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Salah satu warga Kelurahan Patunas, Amat menyebut tidak memdapatkan air PDAM sejak Sabtu (30/9/23).

“Seminggu sudah ni om tak ada netes airnya di keran, macet total entah apa sebabnya, lorong sebelah ada yang ngalir,” ungkapnya.

Hal serupa juga dikeluhkan warga lainnya Anti (31).

“Ya harus beli Rp 40 ribu 1 tedmon, enak kalau beli langsung dapat, antrian kata yang jual,” ujarnya, Sabtu (7/10/23).

Anti menyebut di wilayahnya pasokan air PDAM dalam sepekan terakhir mati total.

Seharusnya kata dia, dalam kondisi cuaca buruk seperti ini (kemarau) PDAM harus siap siaga untuk mengantisipasi adanya potensi gangguan teknis yang bisa mengganggu layanan jaringan air bersih.

“Kalau ada kerusakan perbaikan harus dilakukan secepatnya, agar pelanggan tidak terus-terusan mengalami krisis air bersih,” tuksnya.

Sementara itu pihak PDAM melalui Unit Informasi Gangguan Pelayanan memberikan konfirmasi mengenai matinya pasokan air bersih PDAM dalam sepekan terakhir ini karena adanya kerusakan pompa 100 I/d pada IPA.

Akibatnya pompa yang beroperasi untuk pengolahan air hanya memggunakan pompa 80 I/d. Sehingga berdampak kepada suplay air berkurang.(*)

Penulis : Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna Istimewa HUT Kabupaten ke 61 Dihadiri Wamenkaker RI
Katamso Sampaikan Nota Pengantar Perubahan KUA-PPAS 2026, Tekankan Sinergi Strategis Pemkab dan DPRD
Wamenaker RI Hadir di HUT ke-61 Tanjab Barat, Buka Peluang Magang Nasional untuk Putra Daerah
Bupati Anwaa Sadat Serahkan Penghargaan Lurah dan Kepala Desa Berprestasi 2026
Wabup Katamso Sambut Kedatangan Wamenaker RI Untuk Hadiri Peringatan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat
Dibuka Bupati Anwar Sadat, 351 Pemancing Berburu ‘Strike’ di Dua Momen Bersejarah Tanjab Barat
DPRD Tanjabbar Tunda KUA-PPAS 2027: Bukan Menolak, Tapi Struktur Anggaran Tabrak Undang-Undang
Pemkab Tanjab Barat Siap Percepat Perizinan Jargas APBN untuk Penuhi Kebutuhan Warga
Berita ini 344 kali dibaca
Dapatkan update berita tentang PPPK dan CPNS di Linatstungkal.com…..!!! Anda harus install aplikasi Lintastungkal.com terlebih dulu di ponsel melalui Play Store atau di halaman bawah web lintastungkal.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:24 WIB

DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna Istimewa HUT Kabupaten ke 61 Dihadiri Wamenkaker RI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Katamso Sampaikan Nota Pengantar Perubahan KUA-PPAS 2026, Tekankan Sinergi Strategis Pemkab dan DPRD

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:12 WIB

Wamenaker RI Hadir di HUT ke-61 Tanjab Barat, Buka Peluang Magang Nasional untuk Putra Daerah

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Bupati Anwaa Sadat Serahkan Penghargaan Lurah dan Kepala Desa Berprestasi 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Wabup Katamso Sambut Kedatangan Wamenaker RI Untuk Hadiri Peringatan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat

Berita Terbaru