Angka Kriminalitas Curat dan Curanmor Masih Tinggi di Tanjabbar

Lintas Tungkal

- Redaksi

Sabtu, 4 Januari 2020 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH didampingi Waka Polres KOMPOL Wirmanto Dinata saat Memimpin Pres Rilis Akhir Tahun di Lantai II Mako Polres Tanjab Barat, Selasa (31/12/19)

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH didampingi Waka Polres KOMPOL Wirmanto Dinata saat Memimpin Pres Rilis Akhir Tahun di Lantai II Mako Polres Tanjab Barat, Selasa (31/12/19)

KUALA TUNGKAL – Angka kriminalitas jenis kejahatan 3C. Khususnya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian dengan pemberatan (curat) tercatat masih tinggi di wilayah hukum Polres Tanjab Barat.

Tercatat dari 3 tahun terakhir 2017 hingga 2019. Kasus kriminalitas yang ditangani Polres Tanjab Barat, urutan pertama perkara (3C) Curat kedua pencurian kendarasn bernotor (Curanmor)

Pada tahun 2017 sebabyak 70 kasus dengan 18 tersangka terselesaikan 47 perkara. Kasus Curanmor pada 2017 sebanyak 42 kasus dengan 15 tersangka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara pada tahun 2018 untuk Curat sebanyak 57 kasus dan Curanmor sebanyak 46 kasus.

Sedangkan tahun 2019 tercatat dalan Anev Ops Polres tercatat dari 227 kasus yang ditangani, tindak pidana Curat menempati teratas dengan 47 kasus Curat dan Curanmor 51 kasus.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH saat pres rilis akhit tahun 2019 pada Selasa 32 Desember mengatakan, peningkatan disebabkan dinamika masyarakat. Angka kejahatan meningkat, kesadaran masyarakat melapor tinggi.

“Terkait jenis kejahatan, 3C masih menjadi perhatian utama pihak kita. jumlahnya masih mendominasi dibanding dengan kasus lainnya,” terang Kapolres.

“Namun pada 2019, perkara pembunuhan Alhamdulillah nihil,” ucapnya.

Langkah strategis pun disusun sebagai pencegahan pada 2020. Selain terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan keamanan dari tindak kejahatan curat dan curanmor.

Polisi tetap bertindak dengan tiga pendekatan. Mulai preemtif, preventif, hingga represif. Seluruhnya dilakukan untuk memperkecil ruang gerak kelompok remaja yang berorientasi aksi kriminalitas.

“Pendekatan represif menjadi solusi jika pendekatan lunak tidak berdampak,” tegas Kapoltes.(*)

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bawa Sabu 5,46 Gram, Pria Bungo dan Wanita Asal Tangerang Diringkus Polisi
Terungkap! Ternyata Hal Ini yang Bikin Pelaku Tega Habisi Kakek AK di Desa Bunga Tanjung
Pembunuhan Kakek 70 Tahun di Desa Bunga Tanjung Digulung Tim Gabungan dalam Gelap
Gegara Antrean Perahu Penyeberangan, Penambang di Teluk Sialang Nekat Tikam Rekan Kerja
Lansia di Betara Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Pondok Kebun, Diduga Korban Pembunuhan
Penyelundupan Antar Provinsi Digagalkan, Polres Tanjab Timur Sita 178 Ekstasi dan Sabu dari Jaringan Dumai
Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan 100 Ribu Benih Lobster Senilai Rp 10 Miliar ke Singapura
SINDIKAT BBM ILEGAL ANTARPROVINSI DIGULUNG: Polres Tebo Sita 23 Ribu Liter Minyak Olahan, 4 Kurir Jadi Tersangka
Berita ini 82 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:11 WIB

Bawa Sabu 5,46 Gram, Pria Bungo dan Wanita Asal Tangerang Diringkus Polisi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:54 WIB

Terungkap! Ternyata Hal Ini yang Bikin Pelaku Tega Habisi Kakek AK di Desa Bunga Tanjung

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:51 WIB

Pembunuhan Kakek 70 Tahun di Desa Bunga Tanjung Digulung Tim Gabungan dalam Gelap

Sabtu, 30 Mei 2026 - 00:18 WIB

Gegara Antrean Perahu Penyeberangan, Penambang di Teluk Sialang Nekat Tikam Rekan Kerja

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:58 WIB

Lansia di Betara Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Pondok Kebun, Diduga Korban Pembunuhan

Berita Terbaru