YTUBE
Ironis, Ditinggal Suami Mancing Istri Masukan Duda ke dalam Rumah Haji 2023 Tanjab Barat Dapat Kuota 407 Porsi, Prioritas CJH Lansia Tim Sultan Polres Tebo Uangkap Tindak Pidana PETI Sejumlah Orang Diamankan 700 Peserta Lulus Bahan Penerimaan PPPK Formasi Guru di Tanjab Barat Nikahi Janda, Samsul Mukmin Berikan Mas Kawin Linggis

Home / Kriminal

Sabtu, 4 Januari 2020 - 15:34 WIB

Angka Kriminalitas Curat dan Curanmor Masih Tinggi di Tanjabbar

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH didampingi Waka Polres KOMPOL Wirmanto Dinata saat Memimpin Pres Rilis Akhir Tahun di Lantai II Mako Polres Tanjab Barat, Selasa (31/12/19)

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH didampingi Waka Polres KOMPOL Wirmanto Dinata saat Memimpin Pres Rilis Akhir Tahun di Lantai II Mako Polres Tanjab Barat, Selasa (31/12/19)

KUALA TUNGKAL – Angka kriminalitas jenis kejahatan 3C. Khususnya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian dengan pemberatan (curat) tercatat masih tinggi di wilayah hukum Polres Tanjab Barat.

Tercatat dari 3 tahun terakhir 2017 hingga 2019. Kasus kriminalitas yang ditangani Polres Tanjab Barat, urutan pertama perkara (3C) Curat kedua pencurian kendarasn bernotor (Curanmor)

Pada tahun 2017 sebabyak 70 kasus dengan 18 tersangka terselesaikan 47 perkara. Kasus Curanmor pada 2017 sebanyak 42 kasus dengan 15 tersangka.

Sementara pada tahun 2018 untuk Curat sebanyak 57 kasus dan Curanmor sebanyak 46 kasus.

BACA JUGA :  Polda Jambi Berhasil Ungkap Peredaran 1,082 Kg Sabu dengan 5 Tersangka

Sedangkan tahun 2019 tercatat dalan Anev Ops Polres tercatat dari 227 kasus yang ditangani, tindak pidana Curat menempati teratas dengan 47 kasus Curat dan Curanmor 51 kasus.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH saat pres rilis akhit tahun 2019 pada Selasa 32 Desember mengatakan, peningkatan disebabkan dinamika masyarakat. Angka kejahatan meningkat, kesadaran masyarakat melapor tinggi.

“Terkait jenis kejahatan, 3C masih menjadi perhatian utama pihak kita. jumlahnya masih mendominasi dibanding dengan kasus lainnya,” terang Kapolres.

BACA JUGA :  Polda Jambi Berhasil Ungkap Peredaran 1,082 Kg Sabu dengan 5 Tersangka

“Namun pada 2019, perkara pembunuhan Alhamdulillah nihil,” ucapnya.

Langkah strategis pun disusun sebagai pencegahan pada 2020. Selain terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan keamanan dari tindak kejahatan curat dan curanmor.

Polisi tetap bertindak dengan tiga pendekatan. Mulai preemtif, preventif, hingga represif. Seluruhnya dilakukan untuk memperkecil ruang gerak kelompok remaja yang berorientasi aksi kriminalitas.

“Pendekatan represif menjadi solusi jika pendekatan lunak tidak berdampak,” tegas Kapoltes.(*)

Share :

Baca Juga

Kriminal

Empat Sindikat Pencuri Buku Nikah Antar Provinsi di Kemenag Bungo Ditangkap

Kriminal

Pelaku Utama Pembunuhan Siswa Magang di PT GGI Ternyata Pemilik Pondok Tinggal Korban

Kriminal

Polda Jambi Tangkap 7 Sindikat Pembuat Sertivikat Vaksin Palsu Antar Provinsi

Kriminal

MS dan AS Diciduk Polisi, Belasan Paket Sabu Jadi Barag Bukti

Kriminal

Jumlah Korban Pelaku Pedofilia di Jambi Bertambah Jadi 30 Orang

Kriminal

1.500 Buku Nikah di Kantor Kemenag Agama Bungo Hilang Digasak Maling

Kriminal

Tangkap 3 Pelaku Narkoba di Kuala Tungkal, Satresnarkoba Tanjab Timur Lepaskan Tembakan

Kriminal

Rekan Begal Penombak Kanit Resmob Polda Jambi Ditangkap di Hotel