TANJAB TIMUR – Puluhan pelajar di Desa Labuhan Pering meneriman bantuan beasiswa dari Baznas Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Penerima merupakan siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. Beasiswa pendidikan untuk Siswa SD 20 orang @ Rp. 250.000, SLTP 20 orang @Rp 375.000,- dan juga masing – masing pelajar mendapatkan 1 buah tas.
Selain itu, pada waktu yang sama juga diberikan bantuan kursi roda dan bantuan untuk Guru Agama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Nampak hadir saat penyerahan beasiswa tersebut selain Tim Wasev Mabes TNI AD Mayjen TNI Arif Rahman, M.A, juga Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Zulkifli, Asisten II Pemkab Tanjab Timur Agus Sadikin, Dansatgas TMMD Letkol Inf Erwan Susanto beserta Perwira, Ketua Baznas Tanjab Timur, KH. Arsad Hirsyad, M.P.D, Kadis PUPR, Kadis Perkim, Kasat PP, Kadis Pendidikan Junaidi Rahmad beserta, Kapolsek Wahyu Seno Jatmiko SH, Sekcam Sadu Baharudin S.Pd.Mpd, Kades Muktar serta Warga masyarakat Desa Labuhan Pering.
Usai penyerahan beasiswa, Dansatgas TMMD Kodim 0419/Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto memberikan apresiasi kepada Baznas Tanjab Timur, yang telah memberikan beasiswa bagi anak yang berasal keluarga kurang mampu, juga bantuan kursi roda maupun bantuan untuk guru agama.
“Diharapkan bantuan tersebut dapat meringankan warga,”kata Dansatgas, Rabu (14/07/20).
Dalam kesempatan itu, Dansatgas Letkol Inf Erwan Susanto juga mendorong para siswa untuk belajar keras dan sungguh-sungguh agar berhasil mencapai cita cita.
Keberhasilan seseorang tergantung dirinya sendiri. “Jika ingin berhasil harus diri kita sendiri yang memajukan dirinya,” kata Dansatgas.
Selanjutnya Dansatgas mengingatkan agar siswa selaku generasi muda menjauhi narkoba dan pergaulan bebas.
“Jika sudah terjerumus dengan kecanduan narkoba, maka masa depan akan hancur,”ingatnya.
Menurutnya, ada tiga syarat yang harus dipenuhi untuk memajukan suatu daerah. Ketiga syarat tersebut antara lain, pendidikannya harus baik.
Jika suatu daerah pendidikannya maju, maka daerah tersebut menjadi maju. Karena pendidikan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Lanjutnya, pendidikan tidak hanya di jenjang sekolah saja tetapi berawal dari keluarga. Bahkan pendidikan yang hakiki diawali semenjak dari kandungan, ungkapnya.(*)