Dua Kejadian dalam Sehari Warga Lompat ke Sungai, Jembatan Aur Duri I Perlu Pengamanan Pagar Tinggi dan CCTV

Lintas Tungkal

- Redaksi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 00:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Aur Duri I Perlu Pengamanan Pagar Tinggi dan CCTV. FOTO : Lintastungkal

Jembatan Aur Duri I Perlu Pengamanan Pagar Tinggi dan CCTV. FOTO : Lintastungkal

JAMBI – Keamanan Jembatan Aur Duri I yang melintasi Sungai Batanghari kini berada dalam sorotan tajam setelah dua peristiwa warga terjun (lompat) ke sungai terjadi hanya dalam waktu satu hari pada Jumat, 16 Januari 2026. Kejadian beruntun ini memicu kemarahan publik atas minimnya fasilitas keselamatan di infrastruktur vital tersebut.

Insiden pertama terjadi sekitar pukul 12.40 WIB, melibatkan seorang wanita lajang berinisial SA (25), warga Kota Jambi. Belum reda keterkejutan warga, insiden kedua kembali terjadi pada pukul 18.30 WIB. Kali ini, seorang pria berinisial Z (47) nekat melompat, namun beruntung berhasil diselamatkan oleh aksi cepat Tim Rescue Damkar Kota Jambi.

Rentetan kejadian tragis ini mengungkap fakta memprihatinkan: Jembatan Aur Duri I tidak memiliki sistem pengamanan yang memadai untuk mencegah tindakan berbahaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa pembatas jembatan saat ini sangat rendah dan sangat mudah dilompati. Tanpa adanya pagar pengaman tambahan yang tinggi, celah bagi warga untuk melakukan tindakan nekat terbuka lebar. Minimnya infrastruktur fisik ini dinilai sebagai bentuk kelalaian dalam standar keselamatan publik di area yang seharusnya diawasi ketat.

Tak hanya soal fisik pagar, Jembatan Aur Duri I juga “buta” secara pengawasan. Tidak adanya kamera pengawas (CCTV) di sepanjang bentang jembatan membuat setiap peristiwa sulit terpantau secara real-time. Ketiadaan rekaman juga menghambat proses investigasi serta upaya respons cepat dari pihak berwenang saat situasi darurat terjadi.

Publik kini mendesak pemerintah dan instansi terkait untuk segera mengambil langkah nyata, bukan sekadar evaluasi di atas kertas. Pemasangan pagar pengaman tinggi dan koneksi CCTV 24 jam adalah harga mati yang harus segera dipenuhi guna menjamin keamanan warga dan mencegah Jembatan Aur Duri I kembali menjadi lokasi kejadian tragis di masa depan.

Pemerintah tidak boleh menunggu lebih banyak korban jatuh hanya untuk membenahi fasilitas pengamanan yang sudah seharusnya tersedia sejak lama.

Komentar Warga Sekitar:

Sejumlah warga yang beraktivitas di sekitar pangkal jembatan mengungkapkan kekhawatiran serupa. Mereka menilai kondisi jembatan saat ini memang sangat rawan bagi keselamatan.

“Pagar jembatan itu terlalu rendah, orang dewasa saja kalau berdiri di pinggir sudah bisa langsung melompat tanpa hambatan. Harusnya dipasang pagar besi tambahan yang tinggi seperti di jembatan-jembatan besar lain di luar kota. Kalau dibiarkan begini, orang yang sedang kalap atau depresi jadi sangat mudah beraksi,” ujar Hasan (45), salah satu pedagang yang sering berada di area bawah jembatan.

Senada dengan Hasan, Rina (34), warga yang setiap hari melintasi jembatan tersebut, menyoroti gelapnya pengawasan di malam hari.
“Kalau ada CCTV, setidaknya petugas bisa melihat gerak-gerik mencurigakan dari jauh dan bisa langsung datang mencegah. Sekarang ini kejadian baru ketahuan kalau sudah ada yang terjun atau diteriaki warga. Kami minta pemerintah cepat tanggap, jangan cuma dihitung-hitung saja biayanya, tapi nyawa orang tidak dijaga,” cetusnya dengan nada tegas.

Komentar para warga ini mencerminkan keresahan mendalam bahwa tanpa perubahan fisik pada bangunan jembatan, kejadian serupa diprediksi akan terus terulang.

Penulis : Angah

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Polri Amankan 72 Tersangka Karhutla di 9 Wilayah, Termasuk Jambi
Bupati dan Wabup Pakai Baju Adat : Pawai Budaya HUT RI ke-81 dan Hari Jadi Tanjab Barat ke-61 Dongkrak Ekonomi Lokal
HUT ke-81 RI, Kemnaker Tegaskan Komitmen Perkuat SDM dan Perluas Kesempatan Kerja
Ketua DPRD Tanjab Barat Pimpin Pembacaan Teks Proklamasi di HUT RI ke-81
130 Peserta Meriahkan Lomba Saukan Layangan HUT RI dan Kabupaten di Kuala Tungkal
Darurat Begal dan Geng Motor: IPB Jambi Desak Tindakan Tegas, Bukan Lagi Kenakalan Remaja Biasa!
BREAKING NEWS: Tiba-tiba Nanik S Deyang Mundur dari Jabatan Kepala BGN
KPK Resmi Tetapkan dan Tahan Bupati Lombok Barat Terkait Kasus Suap Proyek Air Bersih dan Gratifikasi Rp12,4 Miliar
Berita ini 135 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Bareskrim Polri Amankan 72 Tersangka Karhutla di 9 Wilayah, Termasuk Jambi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Bupati dan Wabup Pakai Baju Adat : Pawai Budaya HUT RI ke-81 dan Hari Jadi Tanjab Barat ke-61 Dongkrak Ekonomi Lokal

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:33 WIB

HUT ke-81 RI, Kemnaker Tegaskan Komitmen Perkuat SDM dan Perluas Kesempatan Kerja

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:26 WIB

Ketua DPRD Tanjab Barat Pimpin Pembacaan Teks Proklamasi di HUT RI ke-81

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:34 WIB

130 Peserta Meriahkan Lomba Saukan Layangan HUT RI dan Kabupaten di Kuala Tungkal

Berita Terbaru