Ada Sinyal Harga BBM RON 92 Bakal Naik, Begini Kata Bahlil

Lintas Tungkal

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEANDALAN ENERGI LEBARAN: Seorang petugas SPBU Pertamina sedang melayani pengisian BBM berkualitas kepada pelanggan. Selama periode Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina Patra Niaga menyiagakan 2.074 SPBU 24 jam untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat yang tercatat meningkat signifikan, terutama untuk konsumsi Pertamax Series. (FOTO : Dok.Istimewa/WKI)

KEANDALAN ENERGI LEBARAN: Seorang petugas SPBU Pertamina sedang melayani pengisian BBM berkualitas kepada pelanggan. Selama periode Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina Patra Niaga menyiagakan 2.074 SPBU 24 jam untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat yang tercatat meningkat signifikan, terutama untuk konsumsi Pertamax Series. (FOTO : Dok.Istimewa/WKI)

JAKARTA, 3 Mei 2026 – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan sinyal mengenai adanya potensi penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) jenis RON 92. Bahlil menyatakan bahwa penyesuaian tersebut sangat mungkin terjadi mengikuti fluktuasi harga pasar global. Meski ada potensi kenaikan harga, ia menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah menjamin seluruh ketersediaan stok energi nasional untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maupun industri.

Bahlil mengungkapkan bahwa pihaknya terus menjalin komunikasi intensif dengan para pelaku usaha atau pihak swasta terkait penyesuaian harga ini. Sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Tahun 2022, harga bahan bakar nonsubsidi serta kebutuhan energi untuk konsumsi industri memang diatur untuk selalu mengikuti harga pasar. Bahlil menilai penyesuaian harga ini bukan menjadi masalah besar selama pasokan energi di dalam negeri tetap terjaga di tengah ketidakpastian kondisi global.

“Saya pikir mereka juga mempunyai hati yang baik untuk melihat kondisi yang ada. Tapi kalau pada akhirnya kemudian penyesuaiannya sudah bisa dilakukan, saya pikir nggak ada masalah. Bagi saya yang paling penting adalah semua stok kita ada,” ujar Bahlil di Jakarta, Sabtu (2/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik dunia, Bahlil juga memastikan bahwa minyak mentah yang diimpor dari Rusia akan segera masuk ke Indonesia dalam waktu dekat. Langkah impor tersebut diambil sebagai strategi taktis pemerintah untuk mengamankan pasokan nasional. Meski tidak merinci berapa volume minyak yang akan masuk maupun kilang pengolahannya, Bahlil menegaskan bahwa fokus pemerintah adalah menjaga ketersediaan segala jenis BBM, mulai dari solar hingga bensin dengan berbagai tingkat oktan.

“Dalam keadaan kondisi kaya begini negara harus menjamin ketersediaan semua jenis BBM. Itu jauh lebih penting. Dan untuk minyak mentah Rusia sebentar lagi masuk, ya,” tegas Bahlil menutup penjelasannya mengenai langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas energi nasional.*

Editor : Tim Redkasi

Sumber Berita: Kompas.tv

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Pensiunkan 2.139 Mesin Diesel, Ganti ke Energi Bersih demi Hemat Biaya
Pertamina Patra Niaga Lakukan Make Over 1.802 SPBU, Tingkatkan Kenyamanan dan Layanan untuk Masyarakat
Menteri ESDM Pastikan Distribusi Energi Aman Jelang Tahun Baru
Pertamina Patra Niaga Perkuat Transisi Energi Melalui Sustainable Aviation Fuel (SAF) di Pertamina Investor Day 2025
Mendag Apresiasi Peningkatan Layanan Pertamina Patra Niaga, Pastikan Ketepatan Takaran LPG 3 Kg
Dukungan Pertachem Dalam Hilirisasi Industri Strategis Nasional Menuju Swasembada Energi
Sambut Arus Balik Lebaran 2025 : Pertamina Patra Niaga Jaga Kelancaran Distribusi Energi di Maluku
Peresmian Terminal LPG Bima : Komitmen Pertamina Perkuat Infrastruktur Energi Nasional di Indonesia Timur
Berita ini 23 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 08:43 WIB

Ada Sinyal Harga BBM RON 92 Bakal Naik, Begini Kata Bahlil

Selasa, 14 April 2026 - 00:58 WIB

PLN Pensiunkan 2.139 Mesin Diesel, Ganti ke Energi Bersih demi Hemat Biaya

Kamis, 9 April 2026 - 17:57 WIB

Pertamina Patra Niaga Lakukan Make Over 1.802 SPBU, Tingkatkan Kenyamanan dan Layanan untuk Masyarakat

Senin, 29 Desember 2025 - 18:16 WIB

Menteri ESDM Pastikan Distribusi Energi Aman Jelang Tahun Baru

Minggu, 20 Juli 2025 - 18:58 WIB

Pertamina Patra Niaga Perkuat Transisi Energi Melalui Sustainable Aviation Fuel (SAF) di Pertamina Investor Day 2025

Berita Terbaru