•    YTUBE
“Eazy Paspor” Kanim Kuala Tungkal Mendekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat 75 Juta Uang Warga Tebing Tinggi Raib, Aksi Pelaku Terekam CCTV Rumah Pengusahan Rumah Makan di Tehok Ludes Terbakar Kronologis Polisi Ringkus 5 Komplotan Penipuan Berkedok Kupon Berhadiah Mobil dalam Kemasan Tepung AHY : Kader Demokrat Jangan Takut Bersuara Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Home / Nasional

Minggu, 20 Maret 2022 - 08:56 WIB

BPJPH Siapkan 25.000 Kuota Sertifikasi Halal Gratis untuk UMK, Ini Ketentuannya

BPJPH Siapkan 25.000 Kuota Sertifikasi Halal Gratis untuk UMK, GRAFIS : kemenag.go.id

BPJPH Siapkan 25.000 Kuota Sertifikasi Halal Gratis untuk UMK, GRAFIS : kemenag.go.id

JAKARTA – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama mulai membuka pengajuan sertifikasi halal gratis bagi UMK, melalui Program Sehati.

Program yang dilaunching tahun 2021 ini merupakan program kolaboratif antara BPJPH Kemenag dengan sejumlah kementerian, lembaga, instansi swasta, platform digital, perbankan, dan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota.

“Program Sehati (Sertifikasi Halal Gratis) akan kita mulai bulan Maret ini sampai Desember 2022. Berlaku sepanjang tahun. Bagi UMK yang mendaftar akan mendapatkan prioritas. Kementerian Agama menyediakan kuota 25.000 UMK yang akan difasilitasi secara gratis tahun ini,” kata Kepala BPJPH, Muhammad Aqil Irham di Jakarta, Sabtu (20/3/22).

Aqil menyebut kuota 25.000 itu hanya digunakan untuk fasilitasi UMK yang memenuhi syarat bisa melakukan pernyataan mandiri kehalalan produknya, atau dikenal dengan halal-self-declare. Untuk bisa self declare, UMK harus memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam peraturan BPJPH.

BACA JUGA :  Pemkab Tanjabbar Dukung Gerakan Gubernur Jambi Beli Beras Lokal Serentak

“BPJPH tahun ini hanya memfasilitasi UMK yang memenuhi syarat self declare. Tapi tak usah kuatir karena UMK juga bisa mendapatkan fasilitasi pembiayaan gratis dari kementerian lain, dinas-dinas di pemda, perbankan, dan juga instansi swasta. Jumlahnya variatif. Seperti tahun 2021 ada 112 lembaga/fasilitator yang menyediakan anggaran biaya sertifikasi halal bagi UMK. Total anggaran  mencapai 16,5 Milyar. Pelaku usaha yang mendapat manfaat sebanyak 7.160 UMK,” urainya.

Aqil menambahkan, pembiayaan sertifikasi halal dari kementerian/lembaga lain saat ini sedang dikonsolidasi dengan berbagai pihak. BPJPH telah mengadakan roadshow ke berbagai pihak untuk memperoleh dukungan fasilitasi pembiayaan UMK bersertifikat halal. Targetnya tahun 2022 ini 10 juta produk halal yang bisa disertifikasi halal.

BACA JUGA :  Masa Berlaku Paspor Disahkan Jadi 10 Tahun, Imigrasi Siapkan Petunjuk Teknis

“BPJPH serius komunikasi dengan Kemenko Perekonomian, Kemenkeu, Kemenkop UKM, Kemenperin, Kemendagri, Kantor Staf Presiden (KSP), Kemenkes, Kadin, asosiasi usaha, gubernur, dan juga perbankan. Hari-hari ini kami sedang roadshow ke sejumlah provinsi untuk silaturahim dan dengar pendapat dengan gubernur, bupati, dan walikota. Tujuannya untuk mendapat dukungan kongkrit dari pemda terkait fasilitasi dan pembiayaan sertifikat produk halal bagi UMK,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di kemenag.go.id dengan judul : Sertifikasi Halal Gratis Dibuka, BPJPH Siapkan 25.000 Kuota untuk UMK

Share :

Baca Juga

Berita

Ini Jadwal dan Lokasi SKD CPNS Tanjab Barat 2019

Nasional

1000 Vaksin, Sinergi TNI AD dengan Kimia Farma

Nasional

Mumpung Physical Distancing, BPS Tanjabbar Imbau Jangan Lupa Isi Sensus Penduduk 2020 Online

Nasional

Hari Ini Kapolri Umumkan Tersangka Baru Kasus Brigadir J, Siapa Gerangan

Nasional

Pertalite di Kota Sorong Tembus Rp30.000 Perliter

Nasional

Kecelakaan Mudik Tahun Ini Menurun Dibandingkan Tahun Lalu

Advetorial

Bupati Safrial Jadi Nasasumber FGD Revitalisasi Kemitraan Program Prukades di Jakarta

Nasional

Berikut 10 Tips Polri ke Masyarakat untuk Wujudkan Mudik yang Aman, Sehat dan Bahagia