LIVE
Inovasi Pusling Library Goes To Blok Hunian Lapas Kelas II B Kuala Tungkal Kapolri Ungkap Alasan Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri Bupati Anwar Sadat Lepas 123 Kafilah MTQ ke 50 Tanjab Barat Umy Hj. Fadhilah Sadat Tinjau Kesiapan Beberapa Spot Lokasi Sentra Promosi MTQ Atlet Dayung Jambi Sabet Mendali Perak di PON XX Papua

Home / Berita / Provinsi Jambi

Kamis, 6 Agustus 2020 - 13:48 WIB

Danrem ; Penanganan Covid-19 Perlu Deteksi Dini dan Cek Kesehatan Masyarakat yang Masuk Provinsi Jambi

FOTO : Danrem Brigjen TNI M Zulkifli saat Rapat Evaluasi Penangan Covid-19 Provinsi Jambi di BPBD Provinsi Jambi, Kamis (06/08/20)

FOTO : Danrem Brigjen TNI M Zulkifli saat Rapat Evaluasi Penangan Covid-19 Provinsi Jambi di BPBD Provinsi Jambi, Kamis (06/08/20)

JAMBI – Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI M Zulkifli meminta perlunya dibatasi mobilitas penduduk yang melakukan perjalanan keluar masuk Provinsi Jambi.

Menurutnya pengetatan itu perlu dilakukan deteksi dini dan mengecek kesehatan masyarakat yang hendak masuk ke Provinsi Jambi.

“Kebijakan ini harus kita lakukan, apakah nanti mereka akan di rappid tes ulang atau bagaimana nanti teknisnya,” ujar Danrem saat rapat evaluasi penangan Covid-19 Provinsi Jambi di BPBD Provinsi Jambi, Kamis (06/08/20).

BACA JUGA :  Warga dan Satgas TMMD ke 112 Berjibaku Buat Jalan dan Drainase

Lebih lanjut Danrem meminta kepada masyarakat dan Pemprov Jambi untuk tidak melaksanakan perjalanan dinas ke luar Provinsi.

“Tak ada lagi perjalanan ke Jakarta atau provinsi tetangga. Ini menjadi salah satu penyebab meluasnya penyebaran Covid-19 dan menjadi kesalahan yang fatal,” kata dia.

Zulkifli mengatakan bahwa mobilitas penduduk sangat mempengaruhi peningkatan kasus Covid-19 di Provinsi Jambi. Untuk itu pengketatan di perbatasan juga harus kembali diterapkan di setiap Kabupaten/ Kota di Provinsi Jambi.

BACA JUGA :  Kemendikbud-Ristek Keluarkan Surat Edaran Pembelajaran Tatap Muka

Selain itu, dirinya juga menghimbau untuk Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi agar tidak membuka sekolah dengan tatap muka.

“Meski dilakukan dengan Protokol kesehatan, karena ini bisa memicu terjadinya penularan, ujarnya.

Tak hanya itu, dirinya juga memintanya kepada tim gugus tugas untuk melakukan penyemprotan disinfektan kepada sekolah yang pernah melakukan sekolah tatap muka.

BACA JUGA :  Terkena Tabung Senapan Angin Meledak, Seorang Pemuda di Sungai Terap Meninggal

“Ini upaya untuk menetralkan kembali, jangan sampai nantinya itu menularkan ke yang lainnya,” sebutnya.

Selanjutnya, inventarisir kepada para tenaga medis di setiap puskemas yang ada di Provinsi Jambi. Pasalnya banyak masyarakat yang diperdesaan yang berobat dengan gejala covid.

“Tenaga medis dan alat kesehatan juga harus disiapkan, sebelum jumlah pasien di Provinsi Jambi membludak, ini perlu dipersiapkan,” tandasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Berita

Pemdes Suka Damai Gelar Rapat Perubahan ABPDes dan Penyaluran BLT DD

Provinsi Jambi

Gubernur Al Haris : Kemampuan Satpol PP Perlu Peningkatan

Berita

Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal Gelar Vaksinasi Tahap II bagi WBP

Advetorial

Bawaslu Tanjab Barat Lakukan Tes Wawancara dan Tertulis Terhadap 159 Calon Panwascam

Berita

Amir Sakib Hadiri Malam Pengesahan Warga Baru Tingkat Satu Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT)

Berita

11 Panduan Ibadah Ramadhan 2021 Tarawih, Tadarus di Masjid dan Shalat Id

Provinsi Jambi

Acara Syukuran HPN 2021 di PWI Jambi Meriah

Provinsi Jambi

Danrem ; Kunci Utama Penanganan Covid-19 Masyarakat Harus Benar-Benar Melaksanakan Protokol Kesehatan yang Telah Ditetapkan