LIVETV
Wabup Hadiri Pelantikan Pengurus HMI Tanjab Barat 2021-2022 Gubernur Jambi Resmikan Dimulainya Pembangunan Kampus ITB-MS Jonatan Christie Menang, Indonesia Juara Thomas 2020 Pertamina Tutup Sementara 91 SPBU Langgar Penyaluran Solar Sulit Dapatkan Solar, Sejumlah Nelayan di Kuala Tungkal Tak Bisa Melaut




Home / Olahraga

Kamis, 14 Oktober 2021 - 07:48 WIB

Dea Amanda, Pebalap Perempuan Asal Kuala Tungkal Raih 5 Besar Even Balap di Sabak

Dea saat mengikuti kejuaraan balap motor di Jambi, foto: hari isnanto

Dea saat mengikuti kejuaraan balap motor di Jambi, foto: hari isnanto

TANJAB BARAT – Robbiyatul Dea Amanda, gadis kelahiran tahun 2002 asal Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjab Barat, memilih menekuni hobi sebagai pebalap.

Wanita berhijab ini memulai karirnya sebagai pebalap, khususnya di Jambi, sejak tahun 2017.

Ia mulai melirik kebut-kebutan dengan roda dua di umur 15 tahun. Dea menunjukkan bakatnya, sehingga salah satu tim balap mengajaknya bergabung. Hanya saja saat itu ia masih menolak, alasannya, belum mendapat restu dari orang tua.

“Beberapa waktu berikutnya, saya baru menerima ajakannya. Dan langsung diajak latihan di Roro Kuala Tungkal, seharian full latihan sampai bisa,” kata Dea dikutip laman kilasjambi.com.

BACA JUGA :  Sulit Dapatkan Solar, Sejumlah Nelayan di Kuala Tungkal Tak Bisa Melaut

Event pertama yang diikutinnya pada tahun 2017 di Muara Bulian, Kabupaten Batanghari. Di balapan resmi perdana itu ia belum mendapatkan hasil yang diinginkan, begitu juga kala menjajal lintasan resmi pada event berikutnya di Dusun Mudo, Bangko.

Namun, Dea tak patah arang, terus berlatih. Hasilnya, mahasiswi sekolah tinggi kesehatan ini berhasil masuk lima besar pada event balap di Sabak, Tanjab Timur. Di bawah bendera TNR Tech Teluk Nilau, Kepulauan Riau.

BACA JUGA :  827 Warga Ikuti Vaksin Dosis 1 & 2 di Polres Tanjab Barat

Mulai naik daun, rider perempuan ini dilirik BM Tech untuk diajak bergabung, semenjak itu, ia rutin menorehkan prestasi di lintasan balap.

Didukung Penuh Keluarga

Namanya saja balapan, Dea tentu pernah mengalami crash, bahkan sampai mengalami cidera berat dan harus dilarikan ke rumah sakit, alih-alih jera dan berhenti membalap. Ia bangkit dan makin semangat latihan, apalagi kini mendapat dukungan penuh dari orang tua dan saudara-saudaranya.

BACA JUGA :  KPK Tetapkan 3 Orang Tersangka Suap Bersama Bupati Musi Banyuasin

“Berdoa sebelum bertanding, itu pesan ayah sebelum tiada. Selalu saya amalkan setiap mau start, kekuatan doa dari orang tua, hasil yang dicapai tak sia-sia,” katanya.

“Doa dan dukungan buat teman-teman juga penting, ke depannya agar lebih baik lagi,” tambah Dea.

Pada 30 Oktober nanti merupakan event pertamanya, setelah sekian lama pandemi yang tidak pernah ada perlombaan balap motor, kejuaraan itu akan digelar di Dusun Mudo, Bangko. Dea bergabung dengan tim PITSTOP.

Share :

Baca Juga

Olahraga

Kren ; Meriahkan HUT TNI ke 75, Korem Gapu Akan Gelar Lomba Gowes dan Lari Virtual

Olahraga

Support Tim Soeratin U-17 Tanjabbar, PT Lise Permai Sumbangkan Kostum dan Rompi

Olahraga

Rizky dan Gontor Tambah Mendali Emas Jambi di PON Papua

Olahraga

Lima Pelajar SMPN 2 Kuala Tungkal Borong Juara Lomba Lari 10 K

Olahraga

Danrem Lepas Kontingen Taekwondo Garuda Putih Ikuti Kejuaraan Cadet Championship Piala Dispora Provinsi Jambi

Betara

Sekda Agus Sanusi Tutup dan Serahkan Piala Pemenang Tournamen Voli Desa Serdang Jaya

Kecamatan

Porkab IV; Tungkal Ilir Borong Mendali Emas Di Cabor Pencak Silat

Olahraga

Klasemen F1 2019 Usai Bottas Menangi GP Australia