YTUBE
Ironis, Ditinggal Suami Mancing Istri Masukan Duda ke dalam Rumah Haji 2023 Tanjab Barat Dapat Kuota 407 Porsi, Prioritas CJH Lansia Tim Sultan Polres Tebo Uangkap Tindak Pidana PETI Sejumlah Orang Diamankan 700 Peserta Lulus Bahan Penerimaan PPPK Formasi Guru di Tanjab Barat Nikahi Janda, Samsul Mukmin Berikan Mas Kawin Linggis

Home / Olahraga

Kamis, 14 Oktober 2021 - 07:48 WIB

Dea Amanda, Pebalap Perempuan Asal Kuala Tungkal Raih 5 Besar Even Balap di Sabak

Dea saat mengikuti kejuaraan balap motor di Jambi, foto: hari isnanto

Dea saat mengikuti kejuaraan balap motor di Jambi, foto: hari isnanto

TANJAB BARAT – Robbiyatul Dea Amanda, gadis kelahiran tahun 2002 asal Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjab Barat, memilih menekuni hobi sebagai pebalap.

Wanita berhijab ini memulai karirnya sebagai pebalap, khususnya di Jambi, sejak tahun 2017.

Ia mulai melirik kebut-kebutan dengan roda dua di umur 15 tahun. Dea menunjukkan bakatnya, sehingga salah satu tim balap mengajaknya bergabung. Hanya saja saat itu ia masih menolak, alasannya, belum mendapat restu dari orang tua.

“Beberapa waktu berikutnya, saya baru menerima ajakannya. Dan langsung diajak latihan di Roro Kuala Tungkal, seharian full latihan sampai bisa,” kata Dea dikutip laman kilasjambi.com.

Event pertama yang diikutinnya pada tahun 2017 di Muara Bulian, Kabupaten Batanghari. Di balapan resmi perdana itu ia belum mendapatkan hasil yang diinginkan, begitu juga kala menjajal lintasan resmi pada event berikutnya di Dusun Mudo, Bangko.

BACA JUGA :  Sukseskan Pemilu 2024, Kapolres Bungo Gandeng KPU dalam Kegiatan Jum’at Curhat

Namun, Dea tak patah arang, terus berlatih. Hasilnya, mahasiswi sekolah tinggi kesehatan ini berhasil masuk lima besar pada event balap di Sabak, Tanjab Timur. Di bawah bendera TNR Tech Teluk Nilau, Kepulauan Riau.

Mulai naik daun, rider perempuan ini dilirik BM Tech untuk diajak bergabung, semenjak itu, ia rutin menorehkan prestasi di lintasan balap.

Didukung Penuh Keluarga

Namanya saja balapan, Dea tentu pernah mengalami crash, bahkan sampai mengalami cidera berat dan harus dilarikan ke rumah sakit, alih-alih jera dan berhenti membalap. Ia bangkit dan makin semangat latihan, apalagi kini mendapat dukungan penuh dari orang tua dan saudara-saudaranya.

BACA JUGA :  Prajurit Satgas Pamtas Yonif 132/BS Membagikan Seragam Dan Peralatan Sekolah

“Berdoa sebelum bertanding, itu pesan ayah sebelum tiada. Selalu saya amalkan setiap mau start, kekuatan doa dari orang tua, hasil yang dicapai tak sia-sia,” katanya.

“Doa dan dukungan buat teman-teman juga penting, ke depannya agar lebih baik lagi,” tambah Dea.

Pada 30 Oktober nanti merupakan event pertamanya, setelah sekian lama pandemi yang tidak pernah ada perlombaan balap motor, kejuaraan itu akan digelar di Dusun Mudo, Bangko. Dea bergabung dengan tim PITSTOP.

Share :

Baca Juga

Olahraga

Danrem 042 Gapu Hadiri Pelepasan Kontingen PON XX Jambi Tahun 2021

Olahraga

Turnamen Sepak Bola Hamdani Cup VI Sukses, Hamdani : Terima Kasih Panitia dan Masyarakat

Olahraga

Ternyata Kapolsek Muaro Sebo Ini Pelatih Kungfu

Olahraga

Pengurus FPTI Provinsi Jambi Resmi Dilantik

Olahraga

Forum Pencinta Perahu Tradisional Jambi dan PODSI Jambi Akan Gelar Festival Perahu Tradisional

Olahraga

Turut Memajukan Cabor Taekwondo Tanjab Timur, PetroChina Bantu Peralatan Latihan

Olahraga

Semarakan HUT RI ke-76 Lapas Kelas II B Kuala Tungkal Adakan Lomba Antar WBP

Olahraga

Rizky dan Gontor Tambah Mendali Emas Jambi di PON Papua