YTUBE
75 Juta Uang Warga Tebing Tinggi Raib, Aksi Pelaku Terekam CCTV Rumah Pengusahan Rumah Makan di Tehok Ludes Terbakar Kronologis Polisi Ringkus 5 Komplotan Penipuan Berkedok Kupon Berhadiah Mobil dalam Kemasan Tepung AHY : Kader Demokrat Jangan Takut Bersuara Perjuangkan Aspirasi Rakyat Polsek Tungkal Uli Tangkap 5 Pelaku Penipuan Kupon Berhadiah Mobil Toyota Raize di Kota Jambi

Home / Pendidikan

Sabtu, 12 Maret 2022 - 00:56 WIB

Demo Siswa SMAN 3 Muaro Jambi Berlanjut ke Kantor Gubernur, Minta Kepsek Dicopot

Sejumlah siswa SMA Negeri 3 Muaro Jambi melakukan aksi demo di Kantor Gubernur Jambi pada Kamis (10/3/22). FOTO : ISt

Sejumlah siswa SMA Negeri 3 Muaro Jambi melakukan aksi demo di Kantor Gubernur Jambi pada Kamis (10/3/22). FOTO : ISt

JAMBI – Sejumlah siswa SMA Negeri 3 Muaro Jambi melakukan aksi demo di Kantor Gubernur Jambi pada Kamis (10/3/22) pagi.

Demo ini merupakan lanjutan dari aksi demo mereka gelar di halaman SMAN 3 Muaro Jambi pada Senin (7/3/22).

Dalam orasinya mereka meminta Gubernur dan pihak terkait mencopot jabatan Kepala SMAN 3 Muaro Jambi dengan berbagai permasalahan salah satunya dugaan penggunaan dana iuran siswa dan komite yang tidak jelas.

Pihak sekolah selama ini memungut uang iuran ke siswa berdalih untuk biaya kegiatan seperti Pensi dan perawatan komputer.

BACA JUGA :  Rumah Pengusahan Rumah Makan di Tehok Ludes Terbakar

Seorang pelajar yang berdemo Deo Yahmadi Nasution mengatakan memuntut kejelasan iuran tersebut.

“Kami menuntut kejelasan penggunaan uang iuran pergelaran seni dan komite,” katanya.

Deo menerangkan, selama ini para siswa dimintai uang iuran pensi sebesar Rp 75 ribu tiap tahunnya.

Namun pergelaran seni tidak pernah dilaksanakan sejak beberapa tahun belakangan.

BACA JUGA :  Polres Muaro Jambi Gelar Doa Bersama Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

“Alasannya pandemi, tidak ada dana. Padahal sekolah lain boleh melaksanakan pensi dengan prokes, bilang tidak ada dana sementara para siswa sudah iuran, dikemanakan uang iuran pensi kami,” ungkapnya.

Selain tuntutan kejelasan uang pensi, para siswa ini juga menuntut kejelasan uang komite sekolah.

Para siswa mengaku tiap bulan membayar uang komite sebesar Rp50 ribu. Uang tersebut juga digunakan sebagai uang komputer. Sedangkan siswa tidak menikmati fasilitas komputer disekolah.(Val)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Lawan Corona, SMPN 2 Kuala Tungkal Gunakan Beberapa Aplikasi Untuk Pembelajaran Daring

Pendidikan

STP Jakarta Resmi Buka Pendaftaran Calon Taruna Baru 2020/2021 Online

Advetorial

Bupati Tanjab Barat Buka Seleksi Tes Calon Taruna STP Rayon Daerah

Advetorial

Fachrori Ajak Wiusdawan UNBARI Terus Tingkatkan Kompetensi

Pendidikan

SKK Migas Petrochina International Jabung Ltd Serahkan Bantuan Program Beasiswa Bagi Pelajar dan Mahasiswa Tanjab Barat

Pendidikan

Dikbud Keluarkan Surat Mengenai Kegiatan BDR dan Kegiatan Akhir Semester, Begini Isinya

Pendidikan

7.665 Siswa SD dan SMP di Tanjab Barat akan Ikuti Ujian Akhir Sekolah

Pendidikan

Tahun Depan, Jurusan IPA, IPS dan Bahasa Bagi Siswa SMA Dihapuskan