indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Kasrem 042/Gapu Hadiri Simulasi Sispamkota Kajari Tanjab Barat Pimpin Sertijab Kasi Intel TNI Bersama Warga Bahu Membahu Perbaiki Jembatan yang Rusak 12 Orang Kepala Desa se Kecamatan Muaro Sebo Dikukuhkan Sebagai Pemangku Adat Penyuluhan Wasbang Membina Komponen Masyarakat Cinta Tanah Air

Home / Pendidikan

Sabtu, 12 Maret 2022 - 00:56 WIB

Demo Siswa SMAN 3 Muaro Jambi Berlanjut ke Kantor Gubernur, Minta Kepsek Dicopot

Sejumlah siswa SMA Negeri 3 Muaro Jambi melakukan aksi demo di Kantor Gubernur Jambi pada Kamis (10/3/22). FOTO : ISt

Sejumlah siswa SMA Negeri 3 Muaro Jambi melakukan aksi demo di Kantor Gubernur Jambi pada Kamis (10/3/22). FOTO : ISt

JAMBI – Sejumlah siswa SMA Negeri 3 Muaro Jambi melakukan aksi demo di Kantor Gubernur Jambi pada Kamis (10/3/22) pagi.

Demo ini merupakan lanjutan dari aksi demo mereka gelar di halaman SMAN 3 Muaro Jambi pada Senin (7/3/22).

Dalam orasinya mereka meminta Gubernur dan pihak terkait mencopot jabatan Kepala SMAN 3 Muaro Jambi dengan berbagai permasalahan salah satunya dugaan penggunaan dana iuran siswa dan komite yang tidak jelas.

Pihak sekolah selama ini memungut uang iuran ke siswa berdalih untuk biaya kegiatan seperti Pensi dan perawatan komputer.

BACA JUGA :  Kebun Tercemar Limbah PDAM, Warga Talang Makmur Ngadu ke Wakil Rakyat

Seorang pelajar yang berdemo Deo Yahmadi Nasution mengatakan memuntut kejelasan iuran tersebut.

“Kami menuntut kejelasan penggunaan uang iuran pergelaran seni dan komite,” katanya.

Deo menerangkan, selama ini para siswa dimintai uang iuran pensi sebesar Rp 75 ribu tiap tahunnya.

Namun pergelaran seni tidak pernah dilaksanakan sejak beberapa tahun belakangan.

BACA JUGA :  Pelatihan Anyaman Purun Masuk Desa Diharapkan Meningkatkan Ekonomi dan Taraf Hidup Masyarakat

“Alasannya pandemi, tidak ada dana. Padahal sekolah lain boleh melaksanakan pensi dengan prokes, bilang tidak ada dana sementara para siswa sudah iuran, dikemanakan uang iuran pensi kami,” ungkapnya.

Selain tuntutan kejelasan uang pensi, para siswa ini juga menuntut kejelasan uang komite sekolah.

Para siswa mengaku tiap bulan membayar uang komite sebesar Rp50 ribu. Uang tersebut juga digunakan sebagai uang komputer. Sedangkan siswa tidak menikmati fasilitas komputer disekolah.(Val)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Korem 042/Gapu Dukung Dunia Pendidikan Melalui ‘BEDIL’ di Masa Pandemi

Pendidikan

Maulana Didaulat Jadi Narasumber Acara Pengakraban Mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis Unja

Pendidikan

Tarik Ulur Sekolah Tatap Muka di Tanjab Barat, Sekda : Kita Tunggu Aba-aba Provinsi

Pendidikan

STP Jakarta Resmi Buka Pendaftaran Calon Taruna Baru 2020/2021 Online

Pendidikan

Dampak Corona, Pemkab Tanjabbar Perpanjang Masa Pembelajaran di Rumah Hingga 19 April

Pendidikan

Semarak Kreativitas Mahasiswa Manajemen Keuangan Syariah UIN SUTHA Jambi

Pendidikan

Belajar Tatap Muka, Sekolah di Tanjab Barat Tehalang Izin

Pendidikan

Kemenhub Sediakan 2.676 Formasi Taruna Ikatan Dinas, Pendaftaran Dibuka 1 April