LIVE
Ini Agenda Kunker Kemendikbudristek Dua Hari di Jambi Satgas Kolakopsrem 172/PWY Berhasil Evakuasi Jenazah Suster Maelani dari Jurang 300 Meter Bupati Muaro Jambi Minta 5.000 Vaksin Untuk Pelajar Dalam Peninjauan Mendikbudristek Wabup Hairan Zoom Meeting dengan Gubernur Terkait Kunker Mendikbudristek Bupati dan Forkopimda Ikuti Dialog Intraktif Penanganan COVID-19 dengan Kapolri dan Panglima TNI

Home / Berita

Selasa, 3 Agustus 2021 - 16:54 WIB

Dewan Minta Pemkab Tanjabbar Kaji Ulang Kontrak PetroChina

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tanjab Barat, Suprayogi Saiful. FOTO : Istimewa

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tanjab Barat, Suprayogi Saiful. FOTO : Istimewa

KUALA TUNGKAL –  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, meminta pemerintah daerah mengkaji ulang terkait kontrak dari Petro China International (Jabung) Ltd.

Hal ini disampaikan oleh Suprayogi Syaiful, Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat. Ia menyebutkan bahwa perusahaan raksasa migas yang beroperasi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini tidak lama lagi bakal habis.

BACA JUGA :  Sebanyak 16 Pejabat Eselon II Dilantik, Ini Daftarnya

“Ke depan kita minta pemerintah daerah, melalui Bupati Tanjung Jabung Barat, pertimbangkan lagi terkait hal masa habis kontrak pengelolaan migas yang dikelola oleh PT PetroChina,” kata Suprayogi.

Politisi Golkar ini mengatakan, Pemkab harus punya peranan memberikan rekomendasi, dalam artian pengelolaan migas ini oleh Petro China International (Jabung) Ltd.

“Kalau selama ini menurut Pemkab Tanjab Barat tidak ada kontribusi yang signifikan, ya kita minta perusahaan perusahaan lain Pertamina yang mengelolanya,” sebutnya.

BACA JUGA :  ASN Dikerahkan Jumsih di Kawasan WFC, Wabup : Agar Lebih Indah dan Tertata

Selain itu, ia juga meminta blok blok gas yang ada di Kecamatan Betara, yang selama ini dikuasai oleh Petrochina. Lebih baik dikelola oleh Pertamina.

“Kita minta Bupati yang mengambil pertimbangan ini dalam masa habis pengelolaan gas dan minyak di blok Betara ini. Baik itu pengelolaan gas dan minyaknya pengelolaan hutan lindung yang terpakai daerah aliran sungai dan lain lain,” ungkapnya.

BACA JUGA :  BREAKING NEWS : Pengetatan Jelang MTQ Seluruh Penumpang di Pelabuhan Roro Diperiksa

Lebih lanjut ia menyampaikan, kalau seandainya pihak pertamina dan BUMN sanggup dalam pengolaan ini, mengapa harus pakai pihak asing.

“Artinya kontribusi-kontribusi nyata itu sampai hari ini di kaji lagi,” pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

HUT TNI Ke-75, Polres Tanjabbar Berikan Kejutan Kepada Kodim 0419 Tanjab

Berita

Berita

Kasrem 042/Gapu Pimpin Upacara Memperingati Hari Ibu Ke-90

Berita

Mengisi Libur, Kapolres dan Kades Makmur Jaya Olah Pupuk Kompos

Berita

CPNS Tampaknya Harus Sabar, Hasil SKD Diumumkan Maret 2020

Berita

Pengurus dan Mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Tanjab Barat Silaturrahmi dengan Bupati H. Anwar Sadat

Berita

Waspada, Gelombang Pesisir Timur Berpotensi Ketinggian 2,5 Meter

Berita

Bawaslu Tanjab Barat Gelar Sosialisasi Pengembangan Pengawasan Pemilu Partisipatif