indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun di Muaro Jambi Dimulai Polda Jambi Benarkan Kendaraan Sat PJR Alami Kecelakaan Danrem 042/Gapu : Tugas Operasi Adalah Kehormatan dan Kebanggaan Bagi Prajurit Kades Talang Duku Bersama Kasubsektor Taman Rajo Gelar Vaksinasi Serbu Desa Fasha dan Maulana Bagikan Paket 500 Paket Sembako

Home / Berita

Selasa, 3 Agustus 2021 - 16:54 WIB

Dewan Minta Pemkab Tanjabbar Kaji Ulang Kontrak PetroChina

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tanjab Barat, Suprayogi Saiful. FOTO : Istimewa

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tanjab Barat, Suprayogi Saiful. FOTO : Istimewa

KUALA TUNGKAL –  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, meminta pemerintah daerah mengkaji ulang terkait kontrak dari Petro China International (Jabung) Ltd.

Hal ini disampaikan oleh Suprayogi Syaiful, Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat. Ia menyebutkan bahwa perusahaan raksasa migas yang beroperasi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini tidak lama lagi bakal habis.

“Ke depan kita minta pemerintah daerah, melalui Bupati Tanjung Jabung Barat, pertimbangkan lagi terkait hal masa habis kontrak pengelolaan migas yang dikelola oleh PT PetroChina,” kata Suprayogi.

BACA JUGA :  Dandim 0419/Tanjab Apresiasi Petani Cabai Merah di Lubuk Terentang Karena Lakukan Ini

Politisi Golkar ini mengatakan, Pemkab harus punya peranan memberikan rekomendasi, dalam artian pengelolaan migas ini oleh Petro China International (Jabung) Ltd.

“Kalau selama ini menurut Pemkab Tanjab Barat tidak ada kontribusi yang signifikan, ya kita minta perusahaan perusahaan lain Pertamina yang mengelolanya,” sebutnya.

Selain itu, ia juga meminta blok blok gas yang ada di Kecamatan Betara, yang selama ini dikuasai oleh Petrochina. Lebih baik dikelola oleh Pertamina.

BACA JUGA :  Kecamatan Senyerang Targetkan 2.585 Anak Tervaksinasi

“Kita minta Bupati yang mengambil pertimbangan ini dalam masa habis pengelolaan gas dan minyak di blok Betara ini. Baik itu pengelolaan gas dan minyaknya pengelolaan hutan lindung yang terpakai daerah aliran sungai dan lain lain,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, kalau seandainya pihak pertamina dan BUMN sanggup dalam pengolaan ini, mengapa harus pakai pihak asing.

“Artinya kontribusi-kontribusi nyata itu sampai hari ini di kaji lagi,” pungkasnya.(*)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Berita

Operasi Zebra Siginjai 2020, Polres Tanjabbar Kedepankan Preemtif dan Preventif Covid-19 

Berita

Pastikan Keamanan, Kapolres dan Dandim 0419/Tanjab Tinjau Kantor dan Gedung Logistik KPU

Berita

Ombak Tinggi Nelayan Nekat Melaut Demi Nafkah di Rumah 

Berita

Ruang Isolasi Pasien C-19 di Balai Adat Penuh

Berita

Ribuan Pelamar Serbu Formasi CPNS Kabupaten Tanjab Barat

Berita

Satgas TMMD Kodim Tanjab Imbau Warga Aktif Pakai Masker

Berita

PCNU Tanjab Barat Imbau Jaga Persatuan Dan Tak Ikut Aksi Peopel Power

Berita

Mulai 6-17 Mei, Kapal Roro Batam-Kuala Tungkal Tak Layani Penumpang, Kecuali Lori