indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Wali Kota Jambi Pimpin Kegiatan Outbound Pejabat Eselon II dan III di Hutan Kota Tim Gabungan Polda Jambi Tangkap Pelaku Pembunuhan di Angso Duo Pimpin Musyawarah Ranting PAN se Kecamatan Sekernan, Aidi Hatta Tekankan Ini Hadir Saat Pelantikan BPD-KKSS, Wabup Hairan Menyampaikan Ini Anggota DPRD Muaro Jambi Hadiri Peresmian Pabrik AMDK dan Air Rasa PT Afresh Indonesia

Home / Berita

Jumat, 23 April 2021 - 00:00 WIB

Di Addendum, Larangan Mudik 2021 Maju Mulai 22 April, Ini Peraturan Lengkapnya

FOTO : Kondisi Arus Pe.udik di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (20/04/21)

FOTO : Kondisi Arus Pe.udik di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (20/04/21)

TANJAB BARAT – Pemerintah memperbaharui peraturan terkait larangan mudik Hari Raya Idul Fitri tahun 2021, yang diberlakukan mulai hari ini Kamis tanggal 22 April 2021.

Dikutip dari tribunnews.com, Larangan mudik terbaru itu tertuang dalam Addendum Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan (Satgas) Covid-19 Nomor 13 tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriyah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriyah.

“Addendum Surat Edaran ini adalah mengatur pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) selama H-14 peniadaan mudik (22 April – 5 Mei 2021) dan H+7 peniadaan mudik (18 Mei – 24 Mei 2021),” tulis Addendum yang ditandatangani Doni Monardo itu tertanggal 21 April 2021.

Sedangkan, selama masa peniadaan mudik 6 – 17 Mei 2021 tetap berlaku Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

BACA JUGA :  TNI AD Akan Gelar Liga Santri Piala Kasad Untuk Pesantren Seluruh Indonesia

Dusebutkan, maksud dari Addendum Surat Edaran ini adalah mengatur pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) selama H-14 peniadaan mudik (22 April – 5 Mei 2021) dan H+7 peniadaan mudik (18 Mei – 24 Mei 2021).

Sementara selama masa peniadaan mudik 6 – 17 Mei 2021 tetap berlaku Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Addendum Surat Edaran ini berlaku efektif mulai tanggal 22 April sampai dengan tanggal 5 Mei 2021 dan 18 Mei sampai dengan tanggal 24 Mei 2021, serta akan ditinjau lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan dan/atau perkembangan situasi terakhir di lapangan.

BACA JUGA :  Tarif Naik, Bupati Anwar Sadat Imbau Ini dengan PDAM

Tujuan Addendum Surat Edaran ini adalah untuk mengantisipasi peningkatan arus pergerakan penduduk yang berpotensi meningkatkan penularan kasus antardaerah pada masa sebelum dan sesudah periode peniadaan mudik diberlakukan.

1.Periode H – 14 menjelang masa peniadaan mudik (6 Mei 2021 sampai dengan tanggal 17 Mei 2021) yang dimaksudkan dalam Addendum Surat Edaran ini berlaku pada tanggal 22 April 2021 sampai dengan tanggal 5 Mei 2021.

2. Periode H + 7 pasca masa peniadaan mudik (6 Mei 2021 sampai dengan tanggal 17 Mei 2021) yang dimaksudkan dalam Addendum Surat Edaran ini berlaku pada tanggal 18 Mei sampai dengan tanggal 24 Mei 2021.(*)

 

Sumber : Tribunnews.com

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Safrial Pastikan Akan Hadir Pengukuhan PWI Tanjab Barat

Berita

Link Pengumuman Hasil Seleksi Tahap 1 PPPK Guru 2021

Berita

Kepada Penumpang TKI Asal Riau, Kapolres Tanjabbar dan Dandim Pesan Tiba Di Kampung Lakukan Ini

Berita

Jadwal Tes SKD CPNS 2019 Akan Diumumkan Besok

Berita

Korem 042/Gapu Gelar Komsos Bersama Aparat Pemerintah

Berita

Ini Calon Sekda yang Diajukan Bupati Safrial ke Gubernur dan Komisi ASN

Berita

Adukan Nasib, Forum Guru Honorer K2 Merangin Datangi DPRD

Berita

Polres Tanjab Barat Gelar Pembuatan Pupuk Kompos Serentak di 50 Desa