LIVE TV
Pandemi, Kemenag Imbau Masyarakat Segerakan Bayar Zakat Fitrah Berikut Pengurus DPD PAN Tanjab Barat Periode 2020-2025 Jual Nomor Togel Lewat Whatsapp, Pria 41 Tahun Diciduk Polisi Nekat Bawa Pemudik, Satu Bus Diputar Balik Arah di Pos Penyekatan Tanjab Barat ke Pekan Baru Bupati Tanjabbar, Kapolres dan Dandim Tinjau Pos Penyekatan Larangan Mudik Perbatasan Riau

Home / Pendidikan

Sabtu, 6 Juni 2020 - 15:49 WIB

Dibuka 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Daftar IPDN 2020

GAMBAR : Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik 1.456 Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXV Tahun 2018. Upacara pelantikan berlangsung di Lapangan Parade Abdi Praja Kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat (Jabar), Jumat (27/07/18)

GAMBAR : Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik 1.456 Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXV Tahun 2018. Upacara pelantikan berlangsung di Lapangan Parade Abdi Praja Kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat (Jabar), Jumat (27/07/18)

KUALA TUNGKAL – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) telah menetapkan tanggal pendaftaran untuk Perguruan Tinggi atau Sekolah Kedinasan untuk tahun ajaran 2020/2021, yakni 8-23 Juni 2020.

Salah satunya Institut Pemerintahan Dalam Negeri ( IPDN) di bawah Kementerian Dalam Negeri membuka pendaftaran Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) IPDN Tahun 2020 mulai Senin, 8 Juni 2020.

Berikut rangkuman informasi pendaftaran IPDN 2020:

Persyaratan Umum

  1. Warga Negara Indonesia.
  2. Usia peserta seleksi minimal 16 (enam belas) tahun dan maksimal 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 31 Desember 2020.
  3. Tinggi badan pendaftar bagi pria minimal 160 cm dan pelamar wanita minimal 155 cm.

Persyaratan Khusus

  1. Tidak sedang menjalani atau terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan.
  2. Tidak bertindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya bagi peserta pria, kecuali karena ketentuan agama/adat.
  3. Tidak bertato atau bekas tato.
  4. Tidak menggunakan kacamata/lensa kontak.
  5. Belum pernah menikah/kawin, bagi pendaftar wanita belum pernah hamil/melahirkan.
  6. Belum pernah diberhentikan sebagai Praja IPDN dan perguruan tinggi lainnya dengan tidak hormat.
  7. Apabila pendaftar dinyatakan lulus dan dikukuhkan sebagai Praja IPDN, maka pendaftar:
  8. Sanggup tidak menikah/kawin selama mengikuti pendidikan.
  • Bersedia diangkat menjadi CPNS/PNS dan ditugaskan/ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia.
  • Bersedia ditempatkan pada proses pembelajaran di seluruh kampus IPDN.
  • Bersedia menaati segala peraturan yang berlaku di IPDN.
  • Bersedia diberhentikan sebagai Praja IPDN jika melakukan tindakan kriminal, mengonsumsi dan/atau menjual belikan narkoba, melakukan perkelahian, pemukulan, pengeroyokan, menyebarkan paham radikalisme dan melakukan tindakan asusila atau penyimpangan seksual (LGBT).
  1. Apabila pendaftar terbukti melakukan pemalsuan identitas/dokumen persyaratan pendaftaran di atas maka pendaftar dinyatakan GUGUR.
  2. Tata cara dan teknis pengisian persyaratan administrasi secara lengkap dapat dipelajari melalui video tutorial pada portal SPCP IPDN.
BACA JUGA :  Prestasi di Tengah Pandemi, Program Studi DKV ITEBA Raih Akreditasi Baik dari BAN-PT

Persyaratan administrasi

  1. Berijazah paling rendah Sekolah Menengah Umum (SMU) atau Madrasah Aliyah (MA) termasuk lulusan Paket C dengan ketentuan:
  • Nilai Rata-rata Ijazah minimal 70,00 (tujuh puluh koma nol-nol) untuk Nilai Rata-rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah lulusan 2017 sampai 2020.
  • Nilai Rata-rata Ijazah bagi Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat ditetapkan minimal 65,00 (enam puluh lima koma nol-nol) untuk Nilai Rata-rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah lulusan 2017 sampai 2020.
  1. KTP-el bagi peserta yang berusia 17 tahun atau Kartu Keluarga (KK) bagi yang belum memiliki KTP-el.
  2. Bagi yang belum memiliki KTP-el atau Kartu Keluarga (KK) dapat melampirkan Surat Keterangan Kependudukan atau resi permintaan pembuatan KTP-el yang ditandatangani oleh pejabat berwenang.
  3. Surat Keterangan lulus dari Kepala Sekolah atau pejabat yang berwenang, bagi siswa SMU/MA Tahun Ajaran 2019/2020.
  4. Surat Keterangan Orang Asli Papua (OAP) khusus bagi peserta OAP yang ditandatangani oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten/Kota masing-masing dan mengetahui Ketua atau Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP).
  5. Alamat e-mail yang aktif.
  6. Pasfoto
BACA JUGA :  Prestasi di Tengah Pandemi, Program Studi DKV ITEBA Raih Akreditasi Baik dari BAN-PT

Tahapan Seleksi

  1. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) :Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) akan dilakukan dengan menggunakan sistem CAT (Computer Assesment Test) oleh BKN.
  2. Tes Kesehatan Tahap I :Tes Kesehatan daerah akan dilakukan oleh Kepolisian Daerah.
  3. Pantukhir : Verifikasi Faktual Dokumen Persyaratan Administrasi Pendaftaran.

Tes Kesehatan Tahap II.

Alur Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2020

  1. Akses Portal : Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2020 dilakukan melalui Portal SSCN DIKDIN https://dikdin.bkn.go.id/
  1. Pendaftaran :Pelamar membuat Akun SSCN Sekolah Kedinasan Tahun 2020. Kemudian Cetak Kartu Informasi Akun.
  • Pelamar Log In menggunakan NIK dan password yang didaftarkan, upload swafoto, melengkapi biodata, memilih Sekolah Kedinasan, melengkapi nilai, upload dokumen persyaratan.
  • Pelamar mengecek Resume dan cetak Kartu Pendaftaran SSCN Sekolah Kedinasan Tahun 2020.
  • Pelamar melengkapi data di web Sekolah Kedinasan bagi Sekolah Kedinasan yang mewajibkan sesuai pengumuman.
  1. Verifikasi : Data yang telah masuk ke sistem diverifikasi oleh Panitia Seleksi Sekolah Kedinasan di instansi terkait. Peserta dapat Log In ke SSCN Sekolah Kedinasan untuk cek status kelulusan seleksi administrasi.
  1. Pembayaran
  • Pelamar yang dinyatakan Lulus Seleksi Administrasi akan mendapatkan kode pembayaran.
  • Selanjutnya Informasi mengenai tata cara pembayaran dapat dilihat di web Sekolah Kedinasan pilihan.
  • Kartu Ujian dapat diunduh bagi Pelamar yang telah melakukan pembayaran dan diverifikasi oleh sistem.
  • Pelaksanaan SPCP IPDN Tahun 2020 tidak dipungut biaya, kecuali pada tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dikenakan biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) SKD sebesar Rp 50.000 per orang.
  • Tata cara pembayaran biaya SKD dapat dilihat pada website https://dikdin.bkn.go.id/ sesuai kode billing yang dikeluarkan oleh BKN.
  1. Ujian Seleksi : Pelamar mengikuti ujian seleksi. Ketentuan mengenai ujian seleksi ini mengacu pada persyaratan dan peraturan Sekolah Kedinasan.
  1. Hasil Seleksi
  • Panitia Seleksi Penerimaan Sekolah Kedinasan 2020 akan mengumumkan pemalar yang dinyatakan lulus seleksi dan diterima di Sekolah Kedinasan.
  • Pelamar dapat mengecek informasi tersebut di SSCN Sekolah Kedinasan Tahun 2020.
BACA JUGA :  Prestasi di Tengah Pandemi, Program Studi DKV ITEBA Raih Akreditasi Baik dari BAN-PT

Keterangan lengkap mengenai pendaftaran IPDN 2020 dapat dilihat melalui laman https://spcp.ipdn.ac.id/2020/

*Artikel ini telah terbit di halaman kompas.com dengan Judul : Pendaftaran IPDN 2020 Dibuka Senin 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Daftar

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Bupati Safrial Hadiri Sidang Promosi Doktor Zulgani di jambi

Pendidikan

Madrasah Tanjab Timur Binaan Tanoto Foundation ini Juara Website Madrasah se Provinsi Jambi

Pendidikan

SMPN 2 Kuala Tungkal Menangkan Beberapa Lomba di Perlombaan Dinas Parpora 2019

Pendidikan

Rektor UIN STS Jambi Minta Dosen Penceramah Sampaikan Imbauan dan Penyuluhan Tentang Covid-19 dari Perspektif Keagamaan

Pendidikan

Buka Showcase, Amir Sakib Berharap Program Pintar Tanoto Foundation Menyebar Di Seluruh Sekolah di Tanjab Barat

Pendidikan

Satgas C-19 Cek Prokes Pembelajaran Tatap Muka Perdana di SMA Negeri 1 Tanjab Barat

Pendidikan

Update Pendaftar Sekolah Kedinasan Hingga Senin 19 April 2021

Pendidikan

Ciptakan SDM Unggul, Perpustakaan Tanjab Barat Buka Rumah Literasi