LIVE TV
KPK Kembali Tahan 4 Mantan Anggota DPRD Provinsi Jambi SKK Migas-PetroChina Beri Bantuan Pembangunan Mushola Al Alif Desa Purwodadi PJU Polres Tanjabbar Ikuti Gerakan Donor 1000 Kantung Darah Kodim 0419/Tanjab Kota Kuala Tungkal Mendadak Mati Lampu, Begini Keterangan PLN Kodim 0419/Tanjab Adakan Gerakan Donor 1000 Kantung Darah Hari Donor Darah se Dunia 2021

Home / Bungo

Senin, 1 Februari 2021 - 15:38 WIB

Diibaratkan Manajer, Kepsek Harus Tahu Dapurnya Sekolah

FOTO : Kepala Sekolah dan 7 Pengawas Tingkat SD dan MI di Tebo, Jambi Mendapatkan Pelatihan Diseminasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di gedung serba guna Desa Karang Dadi Rimbo Ilir Tebo. 

FOTO : Kepala Sekolah dan 7 Pengawas Tingkat SD dan MI di Tebo, Jambi Mendapatkan Pelatihan Diseminasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di gedung serba guna Desa Karang Dadi Rimbo Ilir Tebo. 

TEBO – Sebanyak 18 kepala sekolah dan 7 pengawas tingkat SD dan MI di Tebo, Jambi mendapatkan Pelatihan Diseminasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di gedung serba guna Desa Karang Dadi Rimbo Ilir Tebo.

Diseminasi mandiri tersebut merupakan kerjasama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo dengan Program PINTAR Tanoto Foundation.

“Kepala sekolah memegang fungsi penting dalam siklus pendidikan. Kepala sekolah adalah manajer di sekolah,” ujar Heru Purnomo, sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo, Rabu, (13/01/21).

BACA JUGA :  Bupati Tanjabbar Letakan Batu Pertama Pembangunan Mushala Al-Alief Desa Purwodadi

Kata dia, kepala sekolah harus mampu mengimplementasikan prinsip-prinsip MBS untuk mencapai mutu pendidikan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan pengawas agar memaksimalkan peran pengawasan dan bimbingan serta supervisi agar kepala sekolah secara mandiri komitmen terhadap penerapan manajemen sekolah.

“Tak hanya itu, kepala sekolah juga mesti cakap dalam urusan inovasi yang melibatkan teknologi di era pandemi saat ini, jadi harus tahu dan hafal dapurnya sekolah,” harapnya.

BACA JUGA :  Andi Pada ; Ambulance Air Atasi Kendala Rujuk Pasien Wilayah Pesisir

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada hari pertama yang dipelajari adalah modul 1, di dalamnya terdapat praktik pembelajaran aktif, manajemen berbasis sekolah dan budaya baca.

Kemudian hari kedua dilanjutkan dengan kunjungan ke beberapa sekolah untuk mempraktikkan ilmu yang didapatkan.

Sejumlah peserta mengakui pelatihan yang diselenggarakan sangat atraktif dan semua peserta diajak aktif.

“Tanoto Foundation membuat saya semakin pintar dan kegiatan-kegiatan tidak membosankan,” kata Tanuji, Kepala SDN 096/VIII Sumber Agung.(*)

Share :

Baca Juga

Bungo

Kutuk Keras Pengeroyokan 2 Wartawan di Bungo, SMSI Provinsi Jambi Keluarkan 4 Pernyataan Sikap

Bungo

Danrem 042/Gapu Hadiri Pelantikan Bupati Bungo

Bungo

Lihat Jembatan Mangun Jayo Ini, Begini Kata Al Haris

Bungo

Gantikan Widi Rahman, Letkol Inf AM. Subagio Resmi Jabat Dandim 0416 Bute

Bungo

Terlibat Lakalantas, Tiga Remaja Putri Meninggal Dunia

Bungo

SMSI Minta Polisi Usut Tuntas Penyerangaan Terhadap 2 Wartawan di Bungo

Covid-19

Updaet 9 Agustus : Pasien Positif Corona di Jambi Kembali Bertambah