Direktur RSUD Dr. Soetomo: Jangan Cemas, Banyak “Penyakit” Lansia Sebenarnya Hanya Proses Alami

Lintas Tungkal

- Redaksi

Senin, 12 Januari 2026 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD Dr. Soetomo: Jangan Cemas, Banyak

Direktur RSUD Dr. Soetomo: Jangan Cemas, Banyak "Penyakit" Lansia Sebenarnya Hanya Proses Alami. GRAFIS : HaikunNews.id

SURABAYA – Direktur RSUD Dr. Soetomo memberikan pandangan baru yang menenangkan bagi para lansia dan keluarga mereka. Beliau menegaskan bahwa banyak keluhan kesehatan yang selama ini dianggap sebagai penyakit serius, sebenarnya hanyalah bagian dari proses penuaan biologis yang wajar.

“Banyak orang tua hidup dalam ketakutan karena menganggap perubahan tubuh mereka sebagai ancaman medis. Padahal, itu adalah cara tubuh beradaptasi dengan usia,” ungkapnya.

Berikut adalah poin-poin penting untuk memahami masa tua dengan lebih bijak:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Lupa Wajar vs. Penyakit Saraf

Sering lupa menaruh kunci bukan berarti Anda menderita Alzheimer atau demensia. Pada lansia, otak mengalami penuaan fungsi, bukan kerusakan. Selama Anda masih bisa beraktivitas mandiri, itu adalah mekanisme pelindung otak yang normal.

2. Tubuh Terasa Lambat? Bergeraklah!

Jalan yang mulai melambat atau kaki yang terasa kurang stabil bukanlah tanda kelumpuhan, melainkan penurunan massa otot alami. Solusinya bukan obat-obatan, melainkan tetap aktif bergerak, rutin berjalan kaki, dan melatih otot secara ringan setiap hari.

3. Tidur Tak Nyenyak Bukan Berarti Insomnia

Struktur tidur lansia memang berubah. Jangan terburu-buru mengonsumsi obat tidur karena berisiko memicu gangguan kognitif dan risiko jatuh. “Obat tidur terbaik adalah sinar matahari pagi, menjaga rutinitas, dan tetap aktif di siang hari,” tambahnya.

4. Nyeri Badan Tak Selalu Rematik

Rasa pegal atau sakit di seluruh tubuh sering kali merupakan hasil dari sensitivitas saraf yang meningkat, bukan selalu karena radang sendi. Alih-alih pereda nyeri kimiawi, cobalah terapi hangat, rendam kaki, atau pijat ringan untuk merilekskan tubuh.

5. Standar Kesehatan yang Lebih “Longgar”

Menariknya, standar kesehatan lansia berbeda dengan anak muda.

  • Kolesterol: Sedikit lebih tinggi pada lansia justru baik untuk pembentukan hormon dan membran sel.
  • Tekanan Darah: Batas aman lansia lebih fleksibel, yakni di kisaran 150/90 mmHg. Jangan panik jika angka tidak serendah anak muda.

Pesan untuk Keluarga: Kasih Sayang adalah Obat Terbaik
Direktur RSUD Dr. Soetomo menutup dengan pesan yang sangat menyentuh bagi anak dan cucu. Penuaan bukan hanya soal medis, tapi soal kualitas hidup.

“Orang tua tidak selalu butuh resep dokter. Kadang, mereka hanya butuh tangan untuk digandeng saat jalan sore, teman makan bersama, dan telinga yang siap mendengarkan cerita mereka.”

Kesimpulan:
Penuaan bukan kegagalan, melainkan jalan alami kehidupan. Jangan biarkan ketakutan akan penyakit merampas kebahagiaan di masa tua. Tetap aktif, tetap semangat, dan hargai setiap kerutan sebagai tanda kebijakan.

Penuaan adalah anugerah, bukan kegagalan fungsi. Mari hadapi dengan tenang dan tetap produktif.

Apa Penadapat Anda Terkait Berita Ini?

Penulis : Laksma TNI (Purn) Jaya Darmawan, M.Tr.Opsla

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Sense Of Responsibility” Bupati Anwar Sadat Resmikan Pengembangan Layanan Hemodialisa
Polres Tanjab Barat Gelar Bakti Kesehatan Gratis, Warga Antusias Beri Apresiasi
Bupati Anwar Sadat : Tanjab Barat Targetkan Penurunan Angka Stunting 6,5 Persen
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik Secara Bertahap 2026, Disesuaikan dengan Daya Beli
Peduli Kesehatan Anak, Pemerintah Tanjab Barat Melaksanakan Sunatan Massal
Sambut HUT RI dan Kabupaten, Pemerintah Tanjab Barat Gelar Operasi Katarak Gratis
Wabup Katamso : Komitmen Pemerintah Dukung Penuh Program MBG
Wabup Katamso Serahkan Bantuan Program GENTING
Berita ini 8 kali dibaca
Artikel ini merupakan ringkasan dari rilsi aslinya diambil dari halan HaikunNews.id. Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 17:15 WIB

Direktur RSUD Dr. Soetomo: Jangan Cemas, Banyak “Penyakit” Lansia Sebenarnya Hanya Proses Alami

Rabu, 19 November 2025 - 10:15 WIB

“Sense Of Responsibility” Bupati Anwar Sadat Resmikan Pengembangan Layanan Hemodialisa

Kamis, 13 November 2025 - 12:56 WIB

Polres Tanjab Barat Gelar Bakti Kesehatan Gratis, Warga Antusias Beri Apresiasi

Jumat, 26 September 2025 - 20:11 WIB

Bupati Anwar Sadat : Tanjab Barat Targetkan Penurunan Angka Stunting 6,5 Persen

Selasa, 19 Agustus 2025 - 18:31 WIB

Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik Secara Bertahap 2026, Disesuaikan dengan Daya Beli

Berita Terbaru

Dilema Guru diantara Mendidik dan Intaian Jerat Hukum : FOTO Ilustrasi/AI

Pendidikan

Dilema Guru diantara Mendidik dan Intaian Jerat Hukum

Kamis, 15 Jan 2026 - 13:52 WIB