Gubernur Jambi, Seni Budaya Aset Bangsa Harus Diangkat dan Dilestarikan

Lintas Tungkal

- Redaksi

Jumat, 24 September 2021 - 21:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Al Haris saat Membuka Pekan Festival Seni Tradisi dari 11 Kabupaten/kota Se-Provinsi Jambi dan Pameran Apresiasi Rekonstruksi 2 dan Taman Budaya Jambi, Kamis (23/9/21) malam. FOTO : MEDIA GRUP

Gubernur Al Haris saat Membuka Pekan Festival Seni Tradisi dari 11 Kabupaten/kota Se-Provinsi Jambi dan Pameran Apresiasi Rekonstruksi 2 dan Taman Budaya Jambi, Kamis (23/9/21) malam. FOTO : MEDIA GRUP

JAMBI – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris mengemukakan Provinsi Jambi adalah daerah yang kaya akan tradisi seni dan budaya, kesenian daerah yang tergolong menarik dan unik, dan merupakan aset bangsa yang harus diangkat dan dibudayakan.

Pernyataan ini disampaikan Al Haris saat membuka Pekan Festival Seni Tradisi dari 11 Kabupaten/kota Se-Provinsi Jambi dan Pameran Apresiasi Rekonstruksi 2 dan Taman Budaya Jambi Sei Kambang, Kamis (23/9/21) malam.

“Aset Jambi tidak hanya kebun, area yang luas tetapi juga seni budaya yang harus diangkat dibudayakan dan dilestarikan oleh orang orang yang luar biasa,” kata Al Haris.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disampaikan Gubernur bahwa ketika bicara soal seni budaya maka hal itu adalah aset bangsa.

“Provinsi Jambi banyak mempunyai seni dan budaya, seni itu tidak akan terangkat bila tidak diangkat dengan orang-orang yang luar biasa, banyak orang yang berilmu belum tentu mempunyai seni, tapi kalau orang yang mempunyai seni pasti dia berilmu, karena apa, seni digunakan orang hari ini. Ketika orang berkerja sehari hari is mengunakan seni, kalau orang pintar saja tidak mempunyai seni dia akan kaku dan seni itu tidak akan terangkat bila tidak diangkat dengan orang-orang yang luar biasa, banyak orang yang berilmu belum tentu mempunyai seni, tapi kalau orang yang mempunyai seni pasti dia berilmu,” ujarnya.

Al Haris juga menekankan seluruh komponen masyarakat di Provinsi Jambi untuk bergerak bersama dalam pengembangan seni dan budaya di Provinsi Jambi.

“Kita butuh satu gerakan bersama untuk mengembangkan seni dan budaya disini dan didukung semua komponen, disini saya nyatakan akan berkomitmen dan mendukung sepenuhnya akan mengangkat seni dan budayawan Jambi,” ucapnya.

Mengakhiri sambutannya Al Hari juga menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya Pekan Festival Seni Tradisi dari 11 Kabupaten/kota dan Pameran Apresiasi Rekonstruksi 2 yang di selenggarakan.

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Raden Hamzah 2026: Menghidupkan Sejarah Jambi Dorong Gelar Pahlawan Nasional
Lestarikan Budaya Nusantara, Pertamina Patra Niaga Bawa Musik Angklung ke Osaka Jepang
Memetri: Pameran Unik Gabungkan Seni, Budaya, dan Kearifan Lokal untuk Menjawab Ancaman Krisis Iklim
Kreasi Arakan Sahur Semakin Baik, Bupati Sebut Tambah Ide Kreatif Undang Peserta dari 13 Kecamatan
Lewat Karya “Payung Terakhir”, Teater Tonggak Sampaikan Kritik Tajam Terkait Lingkungan
Harapan Bupati Batanghari Terhadap Festival Kota Minyak Bajubang
Kitab Undang-undang Tanjung Tanah Kerinci Resmi Jadi Warisan Budaya Nasional
Rayakan HUT Ke-22 Partai, DPC Demokrat Tanjabbar Lestarikan Permainan Tradisional Gasing di Era Modern
Berita ini 259 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:54 WIB

Festival Raden Hamzah 2026: Menghidupkan Sejarah Jambi Dorong Gelar Pahlawan Nasional

Kamis, 4 September 2025 - 18:11 WIB

Lestarikan Budaya Nusantara, Pertamina Patra Niaga Bawa Musik Angklung ke Osaka Jepang

Rabu, 9 Oktober 2024 - 11:50 WIB

Memetri: Pameran Unik Gabungkan Seni, Budaya, dan Kearifan Lokal untuk Menjawab Ancaman Krisis Iklim

Minggu, 24 Maret 2024 - 03:28 WIB

Kreasi Arakan Sahur Semakin Baik, Bupati Sebut Tambah Ide Kreatif Undang Peserta dari 13 Kecamatan

Kamis, 25 Januari 2024 - 00:05 WIB

Lewat Karya “Payung Terakhir”, Teater Tonggak Sampaikan Kritik Tajam Terkait Lingkungan

Berita Terbaru