indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Rumah Panggung di Tahtul Yaman Ludes Terbakar, Tetangga Sekitar Buyar Dua Kapolres di Jajaran Polda Jambi Diganti Kodim 0419/Tanjab Gandeng Pemda Hingga Perusahaan Sukseskan TMMD ke-113 Warga Kelurahan Mayang Mangurai Kota Jambi Keluhkan Jalan Hancur Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga, Koperindag Tanjab Barat Sidak Minimarket

Home / Daerah

Minggu, 11 Juli 2021 - 11:14 WIB

Gubernur Keluarkan Surat Edaran WFH untuk ASN, Ini Isi Lengkapnya

FOTO : Itimewa/Ilustrasi ASN Bekerja di Kantor/suara.com

FOTO : Itimewa/Ilustrasi ASN Bekerja di Kantor/suara.com

PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengeluarkan kebijakan baru selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Salah satunya Pemprov Sumsel memberlakukan work from home (WFH) sebanyak 75 persen kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sementara, 25 persen ASN lainnya yang berkantor tetap menjalani aktivitas seperti biasa, namun dengan pemangkasan jam kerja.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Sumsel Nomor: 800/4084/BKD.I/2021.

WFH bagi ASN tersebut terbagi dalam dua shift. Untuk Senin-Kamis, yang shift pagi pada pukul 07.30 hingga 12.00 WIB.

BACA JUGA :  Anggota DPRD Muaro Jambi Aidi Hatta, Hadiri HUT Desa Tanjung Lanjut ke-39

Sementara shift siang pukul 12.00 hingga 16.00 WIB.

Sedangkan pada hari Jumat dibagi dua shift, yakni dari jam 07.30 hingga 11.30 WIB, dan sif siang pukul 11.30 hingga 16.30 WIB.

Disebutkan aturan Surat Edaran ini berlaku hingga 20 Juli mendatang.

“Untuk layanan publik, meskipun WFH tidak akan terganggu. ASN yang WFH tetap stand by, jika dibutuhkan, maka harus cepat ke kantor,” ujar Gubernur Sumsel Herman Deru dikutip kompas.com, Sabtu (10/07/21).

BACA JUGA :  Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga, Koperindag Tanjab Barat Sidak Minimarket

Untuk diketahui Pemprov Sumsel melakukan Pengetatan PPKM di Kota Palembang dan Lubuk Linggau telah berjalan sejak Jumat kemarin.

Kebijakan itu dilakukan sebagai salah satu upaya pemerintah setempat untuk menekan angka penularan Covid-19 yang kini sedang mengalami kenaikan signifikan.(edt)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Untuk Pertama Kalinya, Kejari Tanjabbar Lakukan Restorative Justice

Kota Jambi

Diduga Langgar Prokes, Tiga Penyelenggara Pertandingan Volly Diamankan Polisi

Kota Jambi

Pemkot Jambi Kembali Berlakukan Belajar Siswa dari Rumah Hingga 19 Agustus

Tanjab Barat

Perdana di Jambi, Pemkab Tanjabbar Gelar Latsar CPNS Via Daring

Muaro Jambi

PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Jaluko Periode 2020-2023 Dikukuhkan

Provinsi Jambi

Korem 042/Gapu Jambi Resmi Ganti Lambang Baru

Tanjab Barat

Polisi Kejar Satu Pelaku Rudapaksa Berstatus Buron

Tanjab Timur

Posko 18 KKN Kebangsaan Adakan Pelatihan Pemanfaatan Cocopeat dan Cocofiber dari Sabut Kelapa