Halte Dermaga Tanjung Senjulang Ambruk, Akses Transportasi dan Aktivitas Pasar Seko Terganggu

Lintas Tungkal

- Redaksi

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi halte penyeberangan atau dermaga apung di Desa Tanjung Senjulang, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yang ambruk dan tenggelam sebagian ke dalam sungai. Sejumlah warga dan petugas tampak berada di lokasi jembatan penghubung untuk memantau situasi pasca-kejadian, Kamis (2/7). (Foto: Istimewa)

Kondisi halte penyeberangan atau dermaga apung di Desa Tanjung Senjulang, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yang ambruk dan tenggelam sebagian ke dalam sungai. Sejumlah warga dan petugas tampak berada di lokasi jembatan penghubung untuk memantau situasi pasca-kejadian, Kamis (2/7). (Foto: Istimewa)

BRAM ITAM, 3 JULI 2026 – Fasilitas halte penyeberangan atau dermaga apung di Desa Tanjung Senjulang, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dilaporkan ambruk pada Kamis (2/7) subuh dini hari. Insiden ini mengakibatkan lumpuhnya jalur transportasi air utama masyarakat dan mengganggu aktivitas ekonomi menuju kawasan Pasar Tungkal V.

Kronologi kejadian bermula saat tiang penyangga jembatan penyeberangan patah, yang kemudian membuat bagian depan dermaga apung tenggelam sepenuhnya saat air pasang laut tiba. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi pada waktu subuh tersebut. Namun, dampak material langsung dirasakan oleh ratusan warga dan pedagang yang bergantung pada transportasi air (pompong) untuk mobilitas sehari-hari.

Ambruknya dermaga ini memicu keluhan besar dari masyarakat yang setiap hari memanfaatkan fasilitas tersebut untuk bekerja dan berdagang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami benar-benar kebingungan karena ini akses paling cepat untuk menyeberang membawa hasil kebun dan belanjaan ke Pasar Tungkal V. Kalau harus lewat jalur darat memutar, biayanya jauh lebih mahal dan makan waktu lama. Kami berharap pemerintah segera membuatkan jembatan darurat agar aktivitas kami tidak lumpuh total,” ujar Ahmad (42), salah seorang warga sekaligus pedagang lokal di Desa Tanjung Senjulang.

Akibat ambruknya dermaga ini, arus distribusi barang, logistik, dan penyeberangan warga dari dan menuju pusat perdagangan menjadi terhambat total. Para pedagang di Pasar Tungkal V mengeluhkan penurunan omzet dan pasokan barang yang tersendat akibat putusnya akses penyeberangan utama ini.

Pemerintah Desa Tanjung Senjulang bersama pihak Kecamatan Bram Itam bergerak cepat dengan melaporkan kejadian ini kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Tim teknis dari instansi terkait telah diterjunkan ke lokasi untuk meninjau tingkat kerusakan dan menyusun rencana penanganan darurat.

Untuk sementara waktu, operasional halte penyeberangan Tanjung Senjulang ditutup total demi keselamatan warga. Masyarakat diimbau untuk menggunakan jalur darat alternatif atau titik penyeberangan lain yang lebih aman hingga proses perbaikan darurat selesai dilakukan oleh pemerintah daerah.**

Penulis : Angah

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal.com

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan Hilang di Sungai Pengabuan Meninggal Dunia
Kabar Duka dari Sarolangun: Bocah 8 Tahun yang Tenggelam di Sungai Tembesi Ditemukan Meninggal Dunia
Operasi Pencarian Bocah 8 Tahun Hilang Ditelan Arus Sungai Tembesi
Polisi Gagalkan Rencana Tawuran, Sembilan Remaja Bersenjata Tajam Diamankan di Tungkal Ilir
Breaking News: Korban Meninggal Latsarmil Kopdes dan KNMP Bertambah Jadi 5 Orang
Memasuki Hari Ke-4, Bocah 8 Tahun yang Hanyut di Sungai Batang Tembesi Belum Ditemukan
Indra, Pemancing Pematang Sulur Belum Ditemukan, Pencarian Diperluas
Tragis! 5 Warga Kerinci Tewas dalam Kecelakaan Maut di Tol Pekanbaru-Dumai
Berita ini 57 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:17 WIB

Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan Hilang di Sungai Pengabuan Meninggal Dunia

Senin, 6 Juli 2026 - 19:11 WIB

Kabar Duka dari Sarolangun: Bocah 8 Tahun yang Tenggelam di Sungai Tembesi Ditemukan Meninggal Dunia

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:33 WIB

Halte Dermaga Tanjung Senjulang Ambruk, Akses Transportasi dan Aktivitas Pasar Seko Terganggu

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:07 WIB

Operasi Pencarian Bocah 8 Tahun Hilang Ditelan Arus Sungai Tembesi

Minggu, 28 Juni 2026 - 01:52 WIB

Polisi Gagalkan Rencana Tawuran, Sembilan Remaja Bersenjata Tajam Diamankan di Tungkal Ilir

Berita Terbaru

Tiga tersangka baru kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik pengadaan alat praktik SMK di Dinas Pendidikan Provinsi Jambi digiring petugas menuju ruang tahanan. Pelimpahan tahap II dari penyidik Polda Jambi ke Kejaksaan Negeri Jambi ini menandai babak baru pengusutan skandal rasuah yang merugikan keuangan negara hingga Rp21,8 miliar. (FOTO : Dok. Istimewa/kompas.com)

Provinsi Jambi

Korupsi Kakap Disdik Jambi Rp21,8 M: Tiga Tersangka Akhirnya Ditahan!

Kamis, 23 Jul 2026 - 18:57 WIB