Kabar Duka dari Sarolangun: Bocah 8 Tahun yang Tenggelam di Sungai Tembesi Ditemukan Meninggal Dunia

Lintas Tungkal

- Redaksi

Senin, 6 Juli 2026 - 19:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Bantu NTT Pulih. Gempa M 7,7 menyisakan luka mendalam bagi saudara kita di NTT. Mari rapatkan barisan dan salurkan bantuan terbaik Anda melalui tautan berikut:
+ Donasi

im SAR Gabungan mengangkat kantong jenazah bocah berusia 8 tahun yang tenggelam di Sungai Tembesi, Sarolangun, Jambi, Senin (6/7/2026). Penemuan jasad korban pada hari keempat ini sekaligus menandai ditutupnya operasi pencarian gabungan tersebut. (Foto: Dok. Tim SAR Gabungan)

im SAR Gabungan mengangkat kantong jenazah bocah berusia 8 tahun yang tenggelam di Sungai Tembesi, Sarolangun, Jambi, Senin (6/7/2026). Penemuan jasad korban pada hari keempat ini sekaligus menandai ditutupnya operasi pencarian gabungan tersebut. (Foto: Dok. Tim SAR Gabungan)

SAROLANGUN – Upaya pencarian intensif yang dilakukan Tim SAR Gabungan selama empat hari berturut-turut membuahkan hasil. Muhammad Fajri Setiawan (8), bocah yang dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Tembesi, Kelurahan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (6/7/2026) siang.

Peristiwa tragis ini bermula pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, korban sedang mandi di sungai bersama rekan-rekannya. Naas, korban terseret arus deras hingga akhirnya tenggelam. Warga bersama aparat Polsek setempat sempat melakukan pencarian awal secara mandiri. Informasi kehilangan ini kemudian diteruskan oleh pihak Damkar ke Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Bungo pada Jumat (3/7/2026) pagi.

Merespons laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Bungo langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian di Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, dengan menempuh perjalanan darat sejauh 198 kilometer.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada pencarian hari keempat, Senin (6/7/2026), operasi SAR gabungan diperluas secara masif. Tim dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 (Pos SAR Bungo) dan SRU 2 (BPBD Sarolangun) melakukan penyisiran menggunakan perahu karet (Landing Craft Rubber/LCR) sejauh 12 kilometer ke arah hilir sungai. Sementara itu, SRU 3 (Damkar Pauh) fokus melakukan pemantauan visual di sekitar Lokasi Kejadian Perkara (LKP).

Di tengah kondisi cuaca berawan, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jasad korban dalam posisi mengapung. Titik penemuan berada sekitar 9,8 kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan hilang. Petugas langsung mengevakuasi jasad korban dan menyerahkannya kepada pihak keluarga di rumah duka.

Kepala Kantor Basarnas Jambi melalui Komandan Pos SAR Bungo menyampaikan duka mendalam atas musibah ini sekaligus mengapresiasi kerja keras seluruh elemen yang terlibat.

“Kami menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Terima kasih atas sinergi luar biasa dari TNI, Polri, BPBD, Damkar, serta masyarakat yang tanpa lelah menyisir sungai hingga korban berhasil ditemukan,” ujarnya.

Belajar dari kejadian ini, Basarnas mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di sepanjang aliran sungai. Orang tua diminta memperketat pengawasan terhadap anak-anak dan melarang mereka beraktivitas atau mandi di sungai tanpa pengawalan orang dewasa, terutama saat arus sungai sedang deras atau kondisi cuaca tidak menentu.

Keberhasilan operasi pencarian ini melibatkan 7 personel Rescue Pos SAR Bungo, personel Damkar Sarolangun, Polsek Pauh, Babinsa, BPBD Sarolangun, serta dukungan penuh dari warga setempat. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur kekuatan yang terlibat telah dikembalikan ke kesatuan masing-masing.**

Penulis : Angah

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Kantor SAR Jambi

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Merlung Evakuasi Jenazah Pria yang Meninggal di Kebun Sawit
Perahu Karam, 1 Pemancing di Tebo Meninggal Dunia dan 2 Korban Masih dalam Pencarian
Ditemukan Meninggal di Kamar 208 Hotel Setia Jaya, Korban Sempat Check-in Sendiri Sejak Selasa Sore
BREAKING NEWS : Pria 60 Tahun Warga Mendahara Ilir Ditemukan Meninggal Tengkurap di Kamar 208 STJ
Cari Nenek Zaimah Tenggelam di Sungai Nalo Tantan, Tim Pos SAR Bungo Terjunkan Perahu Karet dan Penyelam
Serangan Buaya di Sri Menanti Betara, Polsek Imbau Warga Tak Mandi di Sungai
Kebakaran Hanguskan 8 Asrama Polisi di Jambi, Korban Jiwa Nihil
Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan Hilang di Sungai Pengabuan Meninggal Dunia
Berita ini 49 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 21:14 WIB

Polsek Merlung Evakuasi Jenazah Pria yang Meninggal di Kebun Sawit

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Perahu Karam, 1 Pemancing di Tebo Meninggal Dunia dan 2 Korban Masih dalam Pencarian

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Ditemukan Meninggal di Kamar 208 Hotel Setia Jaya, Korban Sempat Check-in Sendiri Sejak Selasa Sore

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:57 WIB

BREAKING NEWS : Pria 60 Tahun Warga Mendahara Ilir Ditemukan Meninggal Tengkurap di Kamar 208 STJ

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Cari Nenek Zaimah Tenggelam di Sungai Nalo Tantan, Tim Pos SAR Bungo Terjunkan Perahu Karet dan Penyelam

Berita Terbaru