LIVE TV
KPU Tetapkan Anwar Sadat-Hairan, Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat Terpilih Tokobiz.id dan Malakatech.com Jadi Solusi di Tengah Pandemi untuk UMKM Menuju Go Online PDIP Usulkan Dua Nama Calon Ketua DPRD Tanjab Barat Diusulkan Jadi Ketua DPRD, Hamdani : Saya Siap Jika Ditunjuk Partai Danrem dan Bupati Tanjabbar Tabur Benih Ikan Air Tawar di Kolam Budidaya Ikan Koramil 419-03/TI

Home / Pendidikan

Jumat, 3 Juli 2020 - 18:13 WIB

Ini 4 Kreteria PPDB SMP Negeri 1 Kuala Tungkal

FOTO : Pelaksanaan PPDB di SMP Negeri 1 Kuala Tungkal

FOTO : Pelaksanaan PPDB di SMP Negeri 1 Kuala Tungkal

KUALA TUNGKAL – Pelaksanaan Penerimaan Siswa Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2020/2021 di SMP Negeri 1 Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat mulai dilaksanakan.

Pendaftaran siswa barau atau PPDB dimulai dari tanggal 1 Juli s.d 7 Juli 2020 dengan dua cara pendaftaran yakni secara online dan offline.

Ketua Panitia PPDB SMPN 1 Kuala Tungkal, Irwan menyebutkan bahwa pelaksanaan pendaftaran online bisa dilakukan melalui website sekolah, namun untuk pemberkasan siswa wajib diantar ke sekolah.

“Kita mulai pembukaan dari tanggal 1 sampai 7 Juli. Bisa dilakukan Online, kemudian seperti biasa atau offline, yang online itu kita ada webnya, kalau yang biasa tetap ke sekolah. Kalau di online itu hanya untuk mendaftar, kalau berkas di sekolah,” jelas Irwan, Kamis (02/07/20).

Sementara untuk proses penerimaan siswa, kata Irwan memiliki empat kriteria yakni berdasarkan Sistem Zonasi, Prestasi, Afirmasi, dan Perpindahan Orang Tua.

“Untuk SMPN 1 Kuala Tungkal memiliki kuota penerimaan sebanyak 224 orang. Zonasi kita punya kuota 70 persen. Kalau untuk prestasi 10 persen, Afirmasi 15 persen dan mutasi ada kuota 5 persen,” sebutnya.

Ia juga menyebutkan bahwa untuk kriteria Zonasi jika memang nantinya pendaftar melebihi kuota 70 persen, maka pihaknya akan melakukan seleksi dengan melihat jarak tempuh terdekat dari rumah menuju sekolah. Sementara untuk prestasi, jika memang melebihi kuota maka akan dilihat dari Zonasi.

“Yang kita ambil itu yang peringkat satu sampai tiga dari kelas 4 sampai 6, itu untuk yang akademik. Kalau yang di luar akademik kita juga terima, dengan syarat minimal dapat sertifikat atau piagam di tingkat Kabupaten,” terangnya.

Sementara untuk Afirmasi yaitu siswa yang tidak mampu yang memiliki KIP atau termasuk dalam PKH, pihaknya menerima kuota 15 persen. Namun, tetap dilihat berdasarkan Zonasi dari siswa tersebut.

“Untuk mutasi sendiri perlu ada surat pendukung terkait dengan mutasi,” tutupnya.(*)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

LPMP Jambi Beri Dukungan Program PINTAR Tanoto Foundation

Pendidikan

Putra Sungai Manau Merangin Prof Su’aidi Asy’ari Rektor UIN STS Jambi Terpilih

Pendidikan

Bupati Safrial Ingin Tanjab Barat Lahirkan Ustaz Abdul Somad Masa Depan

Pendidikan

Geliat Literasi di Sekolah Dasar di Tanjung Jabung Barat

Pendidikan

SMPN 2 Kuala Tungkal Menguatkan Visi Unggul dalam Prestasi

Pendidikan

Calon Taruna STP Rayon Daerah Tanjab Barat Dites Fisik dan Performa

Pendidikan

Hore! Pendaftaran Calon Taruna PTDI-STTD 2020 Diperpanjang Hingga 26 Juni

Pendidikan

Guru-Guru Mitra LPTK UIN dan UNJA Diberikan Pelatihan MIKiR