LIVE
Pangdam II/Sriwijaya Tinjau Serbuan Vaksinasi Massal TNI Korem 042/Gapun Pangdam II/Sriwijaya dan Gubernur Resmikan Gedung Panti Asuhan Bhadar Gapu Terkait Budi Azwar, Ini Kata Ketua DPD II Partai Golkar Tanjab Barat BREAKING NEWS : Pengetatan Jelang MTQ Seluruh Penumpang di Pelabuhan Roro Diperiksa Sebanyak 16 Pejabat Eselon II Dilantik, Ini Daftarnya

Home / Nasional

Minggu, 2 Mei 2021 - 18:22 WIB

Jambi Masuk 10 Daerah di Warning Jokowi Terkait Covid-19

Presiden Joko Widodo. FOTO : Ist

Presiden Joko Widodo. FOTO : Ist

JAMBI– Presiden Joko Widodo memberikan peringatan kepada sepuluh daerah yang saat ini kurva kasus Covid-19 yang mengalami tren kenaikan.

Jokowi mengintruksikan Sepuluh pemerintah daerah tersebut untuk segera menekan kenaikan kasus aktif di daerah masing-masing.

Hal itu diungkap Jokowi pada acara pengarahan Kepala Daerah Se-Indonesia yang diunggah Youtube Sekretariat Presiden, Kamis, (29/04/21).

Meneurut Jokowi respon cepat dalam mengendalikan kenaikan kasus-kasus di daerah sangat penting mengingat saat ini tren kasus aktif Harian Indonesia sudah menuju ke arah yang lebih baik.

BACA JUGA :  TP PKK Provinsi Jambi dan Tanjab Barat Tanam Pohon di Arena MTQ

Jika pada awal tahun kasus aktif harian Indonesia berada di angka 15 ribu kasus, saat ini kasus Covid-19 harian melaju di rentang 4 sampai 6 ribu kasus per hari, tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit darurat Wisma Atlet juga sudah menurun dari 92 persen menjadi 26 persen.

BACA JUGA :  Gelar Vaksinasi Merdeka di Ponpes Al Baqiatush Shalihat, Kapolres : Alhamdulillah 702 Santri Tervaksin

“Melandaikan purbanya Dan bahkan saya ingat saya melihat beberapa daerah ini sudah mulai terjadi kenaikan. Perlu saya sampaikan hati-hati,” kata Jokowi.

Adapun 10 daerah yang disebutkan Jokowi diantaranya sebagai berikut:

“Sumatera Selatan, Aceh. Lampung, Jambi, Kalbar, NTT, Riau, Sumbar, Bengkulu, Kepri, hati-hati. Ada kenaikan Karena grafis dan kurva harian itu selalu kita ikuti.

BACA JUGA :  Sebanyak 16 Pejabat Eselon II Dilantik, Ini Daftarnya

“Saya ingat betul, Bulan Januari kita pernah mencapai empat belas ribu sampai lima belas ribu kasus aktif harian. Dan sekarang kita sudah berada Jadi angka empat ribu, lima ribu, enam ribu, ini. Berhasil kita tekan,” imbuh Jokowi.(*)

Share :

Baca Juga

Nasional

Estimasi Jadwal Tes SKB CPNS 2019 Hingga Kapan Waktu Pemberkasan

Nasional

Selama PPKM Darurat, KUA Tak Layani Pendaftaran Nikah

Nasional

Sedihnya, Menpan RB Sebut Tak Ada Penerimaan CPNS Tahun 2020 hingga 2021

Nasional

Komisi X DPR Desak Mendikbud Akomodir Honorer K2 dalam Rekrutmen CPNS dan PPPK

Daerah

Kasdam II/SWJ Sambut Jenazah Serda Rikson Yang Gugur Di Papua

Nasional

Satgas Pamtas YONIF R 142/KJ dan Jajaran Pos di Perbatasan RI-Timor Leste Silaturrahmi Idul Fitri via Vicon

Nasional

Perpol 05 Tahun 2021 Tentang Penandaan SIM yang Akan Diterapkan

Nasional

Asrama Haji Resmi Jadi RS Darurat Penampungan Pasien Covid-19