indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Bupati Masnah Lantik Ketua dan Pengurus PKK Desa se Kecamatan Sungai Gelam Kemenag Bantu Pembangunan Masjid dan Mushala Melalui SIMAS, Ini Syaratnya Bupati Muaro Jambi Pengukuhan Adat 8 Kepala Desa se Kecamatan Sungai Gelam Gudang Pengolahan Sabut Kelapa Bahan Industri Kerajinan Desa Karya Maju Terbakar UMi Bantu Akses Pembiayaan Kelompok Rentang di Balik Usaha Mikro

Home / Berita

Rabu, 30 Maret 2022 - 08:35 WIB

Kalapas Kelas II A Jambi dan Jajaran Ikuti Apel Siaga Satops-Patnal UPT Pemasyarakatan Menuju Zero Haliner

Apel Siaga Satops-Patnal UPT Pemasyarakatan Menuju Zero Haliner di Lapas Kelas IIA Jambi, Selasa (29/3/22). FOTO : Dhea.

Apel Siaga Satops-Patnal UPT Pemasyarakatan Menuju Zero Haliner di Lapas Kelas IIA Jambi, Selasa (29/3/22). FOTO : Dhea.

JAMBI – Kemenkumham Jambi melaksanakan Apel Siaga Satops – patnal UPT pemasyarakatan Wilayah Jambi dalam rangka Mewujudkan lapas/LPKA/Rutan Zero Halinar (HP, Pungli, dan Narkoba) menuju Back to Basic Pemasyrakatan dan meningkat kewaspadaan menghadapi Bulan Suci Ramadhan 1443 H di Lapas Kelas IIA Jambi, Selasa (29/3/22).

Dalam apel tersebut bertindak sebagai Inspektur yakni Abdul Aris selaku direktur Keamanan dan ketertiban Ditjen pemasyarakatan.

Dalam sambutannya Aris mengatakan Kekurangan petugas profesional dan keterbatasan personil yang memiliki keahlian menambah beban Lapas/Rutan, oleh karena Petugas Pemasyarakatan merupakan ujung tombak pelaksanaan Sistem Pemasyarakatan kebutuhan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab pada Direktorat Jenderal yang harus memiliki performance, Kualitas dan kuantitas yang sesuai.

Ada 3 (tiga) Kunci Pemasyarakatan Maju yang di tekankan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan yaitu : Deteksi Dini Gangguan Keamanan dan Ketertiban, Berantas Narkoba, dan Sinergi Dengan Aparat Penegak Hukum (APH).

“Hingga saat ini, baik Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan, Kantor Wilayah hingga Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terus menerus melakukan upaya-upaya baik dalam penanganan overcrowding hingga sampai penanganan dan pengungkapan peredaran Narkotika dalam Lapas maupun Rutan,” katanya.

BACA JUGA :  Gudang Pengolahan Sabut Kelapa Bahan Industri Kerajinan Desa Karya Maju Terbakar

“Hal ini bukan hanya sekedar tanggung jawab dari Pemasyarakatan, tetapi perlu dipikul bersama-sama oleh seluruh elemen Pernerintah, Aparat Penegak Hukum (APH) hingga Masyarakat Pemasyarakatan,” tambahnya.

Hingga saat ini kondisi penghuni di Lapas/Rutan di seluruh Indonesia sudah mencapai 270.429 (dua ratus tujuh puluh ribu empat ratus dua puluh sembilan) Penghuni, dengan kapasitas 132.107 (seratus tina puluh dua ribu seratus tujuh) yang berarti 172 % mengalami “Overcrowding dengan mayoritas penghuni Lapas/Rutan adalah kasus tindak pidana Narkotika.

“Dalam tiga atau empat tahun kedepan jika tidak ada langkah strategis dari para Aparat Penegak Hukum, maka dapat dipastikan bahwa isi penghuni Lapas dan Rutan nantinya adalah Narapidana Narkotika,” katanya.

Upaya lain yang sudah dan sedang dilaksanakan oleh Pemasyarakatan adalah keterbukaan informasi terkait penanganan overcrowding dan selalu siap bekerjasama dengan para stakeholder. Dalam rangka mengungkap peredaran Narkotika di Lapas atau Rutan serta pelaksanaan layanan rehabilitasi dan asesmen bagi Narapidana, dengan tujuan mereduksi / mengurangi jumlah penyalahguna Narkotika di Lapas dan Rutan, dan mencegah terjadinya potensi gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas dan Rutan.

BACA JUGA :  UMi Bantu Akses Pembiayaan Kelompok Rentang di Balik Usaha Mikro

“Untuk mengoptimalkan kemampuan Petugas Pemasyarakatan khususnya petugas pengamanan di Lapas/Rutan dalam rangka mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban, Petugas Pemasyarakatan diharapkan agar selalu berperan aktif dalam mengikuti pelatihan dan simulasi pengamanan,” katanya.

Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan skill petugas, bukan hanya mampu melaksanakan tugas pengamanan namun juga mampu melakukan tindakan dengan metode – metode tertentu dan secara terorganisasi untuk mendapatkan atau menghasilkan produk berupa pengetahuan tentang masalah -masalah yang mudah, sedang dan yang akan terjadi.

Dalam sambutanya terakhir, Aris juga mengajak bersama-sama dan bersinergi dalam mewujudkan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dan Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada masing-masing Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Wilayah Jambi.

Turut gadir mengikuti apel Kakanwil Kemenkum HAM Jambi, Seluruh Kalapas jajaran Kakanwil Kemenkum HAM Jambi.(Dhea)

Share :

Baca Juga

Berita

KONTRAS : Penembakan Laskar FPI Adalah Pelanggaran HAM

Berita

Tahun 2021 Tidak Ada Penerimaan CPNS di Tanjab Barat

Berita

Tim Pelangi Polres Tanjab Barat Dorong Pengurus Tempat Ibadah Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Berita

Viral Link Pemberian Subsidi Kuota Internet 75 GB Selama Masa SFH, Cek Faktanya!

Berita

Kapolres Tanjab Barat Antarkan Titipan Hewan Qurban ke Dusun Terisolir

Advetorial

Pencanangan BBGRM, Safrial; Tanamkan Semangat Gotong Royong Pada Anak Sejak Dini

Berita

Danrem : Waspada Omicron, Tetap Patuhi Prokes

Berita

Kunjungan Pangdam II/Sriwijaya di Wilayah Korem 042/Gapu Berakhir di Kompi Senapan A