LIVE
Kejar KKB Pimpinan Lamek Taplo, TNI Pertebal Pasukan di Distrik Kiwirok Dansatgas TMMD ke-112 Kodim 1002/HST Tinjau Perbaikan Jembatan Panglima TNI : Apresiasi Warga Jambi Pengetatan PPKM Level IV Berhasil Turunkan Kasus Covid-19 Link Twibbon Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Ke 50 Tahun 2021 Ini Agenda Kunker Kemendikbudristek Dua Hari di Jambi

Home / Editorial

Sabtu, 24 Juli 2021 - 19:11 WIB

Kapolres Tanjabbar Jadi Narasumber Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital Pejuang Anti Kabar Bohong

Kapolres Tanjabbar Jadi Narasumber Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital Pejuang Anti Kabar Bohong

Kapolres Tanjabbar Jadi Narasumber Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital Pejuang Anti Kabar Bohong

KUALA TUNGKAL – Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital di Kabupaten Tanjab Barat Seri 7 bergulir Jumat, (23/07/21) pukul 09.00 WIB.

Webinar Seri 7 secara virtual bertajuk “Menjadi Pejuang Anti Kabar Bohong (Hoaks)” menyasar target generasi milenial, akademisi serta tenaga pendidik.

Guna mendukung ketercapaian sasaran tersebut, Narasumber Webinar Seri 7 telah dipilih orang-orang berkompeten dalam bidangnya, yakni Rizki Hesananda, S.Kom, M.Kom (Lecture dan Programmer), Harry Sanjaya S.Sos M.Si (Kepala Seksi Pelayanan Informasi Publik Diskominfotik, Guntur Saputro, SIK, MH. (Kapolres Tanjung Jabung Barat), Dr. Said Fariq, SH, MH (Widyaiswara Provinsi Jambi, Master Hypno Public Speaking, Traineer, Presenter TVRI).

BACA JUGA :  Satgas Kolakopsrem 172/PWY Berhasil Evakuasi Jenazah Suster Maelani dari Jurang 300 Meter

Selanjutnya Leon Ray Legoh (owner @rmlegoh) bertindak sebagai Key Opinion Leader (KOL) dan memberikan pengalamannya.

BACA JUGA :  Bupati dan Forkopimda Ikuti Dialog Intraktif Penanganan COVID-19 dengan Kapolri dan Panglima TNI

Pada Sesi pertama, Rizki Hesananda menyampaikan materi Bersama Lawan Hoaks. Munculnya Fenomena hoaks saat ini sudah menggangu keamanan dan stabilitas nasional. Hoaks menjadi cara untuk mencari perhatian public yang sifatnya sensasional.

Menueurtnya, Topik opini yang sering diangkat menjadi berita palsu yaitu politik, sara dan kesehatan apalagi di masa pandemic saat ini. Disampaikannya menggunakan media sosial dengan cerdas, harus paham dengan undang – undang ITE, harus berfikir sebelum posting, harus berpikir sebelum share sesuatu, harus cek isi dan tabayun, kemudian bisa gunakan fact checking.

Share :

Baca Juga

Berita

PCNU Tanjab Barat Imbau Jaga Persatuan Dan Tak Ikut Aksi Peopel Power

Editorial

Criminal Justice System Tanjab Barat Perangi Peredaran Gelap Narkoba

Aspirasi

4 TPS di Tanjab Barat Akan Diakukan Pemungutan Suara Ulang dan Lanjutan

Editorial

Berikut Nama-Nama Pimpinan DPC PDIP Se-Provinsi Jambi Terpilih Pada Konfercab

Editorial

Tambah Libur Lebaran, ASN Tanjab Barat Akan Disanksi

Editorial

Jadi Pembicara Diskusi KNPI, Rocky Gerung Ingin KNPI Tanjab Barat Lahirkan Pemimpin Muda Terargumen

Editorial

Ambok Tuo Pensiun, Enam Calon Sekda Tanjabbar Bakal Mengerucut 3 Kandidat, Siapa Terpilih?

Editorial

Pangdam II SWJ Sayangkan Insiden Kerusuhan Oleh Kelompok SBM Pimpinan Muslim Cs Di Jambi