Kapolres Tanjabbar Jadi Narasumber Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital Pejuang Anti Kabar Bohong

Lintas Tungkal

- Redaksi

Sabtu, 24 Juli 2021 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Tanjabbar Jadi Narasumber Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital Pejuang Anti Kabar Bohong

Kapolres Tanjabbar Jadi Narasumber Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital Pejuang Anti Kabar Bohong

KUALA TUNGKAL – Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital di Kabupaten Tanjab Barat Seri 7 bergulir Jumat, (23/07/21) pukul 09.00 WIB.

Webinar Seri 7 secara virtual bertajuk “Menjadi Pejuang Anti Kabar Bohong (Hoaks)” menyasar target generasi milenial, akademisi serta tenaga pendidik.

Guna mendukung ketercapaian sasaran tersebut, Narasumber Webinar Seri 7 telah dipilih orang-orang berkompeten dalam bidangnya, yakni Rizki Hesananda, S.Kom, M.Kom (Lecture dan Programmer), Harry Sanjaya S.Sos M.Si (Kepala Seksi Pelayanan Informasi Publik Diskominfotik, Guntur Saputro, SIK, MH. (Kapolres Tanjung Jabung Barat), Dr. Said Fariq, SH, MH (Widyaiswara Provinsi Jambi, Master Hypno Public Speaking, Traineer, Presenter TVRI).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya Leon Ray Legoh (owner @rmlegoh) bertindak sebagai Key Opinion Leader (KOL) dan memberikan pengalamannya.

Pada Sesi pertama, Rizki Hesananda menyampaikan materi Bersama Lawan Hoaks. Munculnya Fenomena hoaks saat ini sudah menggangu keamanan dan stabilitas nasional. Hoaks menjadi cara untuk mencari perhatian public yang sifatnya sensasional.

Menueurtnya, Topik opini yang sering diangkat menjadi berita palsu yaitu politik, sara dan kesehatan apalagi di masa pandemic saat ini. Disampaikannya menggunakan media sosial dengan cerdas, harus paham dengan undang – undang ITE, harus berfikir sebelum posting, harus berpikir sebelum share sesuatu, harus cek isi dan tabayun, kemudian bisa gunakan fact checking.

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasca Kebakaran Teluk Nilau: Antara Seremonial Bantuan dan Urgensi Pembenahan Infrastruktur yang Terabaikan
Mangrove Pangkal Babu; Janji Pusat dan Harapan Daerah, Akankah Segera Terealisasi?
Kebakran di Teluk Nilau Terbesar Setelah Kebakaran di Sungai Dualap dalam 5 Tahun Terakhir
Hati-Hati Nitip Anak: Belajar dari Kasus di Daycare Little Aresha Jogja dan Banda Aceh
Sudah Hibahkan Lahan 2 Hektar, Kapan Proyek Lanal Tanjab Barat Terwujud?
Editorial: Soal Ketahanan Pangan, Kenapa yang Ditanam Jagung Bukan Padi?
39 Cut and Fill; Jadi Tantangan Pemkab Tanjab Barat Tuntaskan 134 Gerai KDKMP?
Skandal Gratifikasi Jual Beli Jabatan Masih Jadi Jalan Tol Kepala Daerah Menuju KPK
Berita ini 647 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:39 WIB

Pasca Kebakaran Teluk Nilau: Antara Seremonial Bantuan dan Urgensi Pembenahan Infrastruktur yang Terabaikan

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:26 WIB

Mangrove Pangkal Babu; Janji Pusat dan Harapan Daerah, Akankah Segera Terealisasi?

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:18 WIB

Kebakran di Teluk Nilau Terbesar Setelah Kebakaran di Sungai Dualap dalam 5 Tahun Terakhir

Kamis, 30 April 2026 - 00:28 WIB

Hati-Hati Nitip Anak: Belajar dari Kasus di Daycare Little Aresha Jogja dan Banda Aceh

Sabtu, 25 April 2026 - 00:16 WIB

Sudah Hibahkan Lahan 2 Hektar, Kapan Proyek Lanal Tanjab Barat Terwujud?

Berita Terbaru