LIVE
Pemerintah Resmi Perpanjang PPKM Level 4 sampai 9 Agustus Ini Aturan Baru Pemberlakukan Jam Malam di Tanjab Barat Danrem 042 Gapu Berikan Materi kepada KKDN Sespimti Polri Pemkab Tanjabbar Jalin Kerjasama dengan DJKN Sumsel dan BPKP Jambi Spektakuler, Dandim 0419/Tanjab Patroli Karhutla bersama Komunitas Motor Pecinta Alam

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 12 Juni 2021 - 15:10 WIB

Kapolsek Betara Hadiri Penutupan Pelatihan Sekolah Lapang Petani Gambut di Desa Mandala Jaya

Acara Penutupan Pelatihan Sekolah Lapang Petani Gambut dan Magrove di RT 04 Parit Tekad Dusun Harapan Jaya Desa Mandala Jaya Kecamatan Betara, Sabtu (12/06/21).

Acara Penutupan Pelatihan Sekolah Lapang Petani Gambut dan Magrove di RT 04 Parit Tekad Dusun Harapan Jaya Desa Mandala Jaya Kecamatan Betara, Sabtu (12/06/21).

BETARA – Pelatihan Sekolah Lapang Petani Gambut dan Magrove oleh BRGM Provinsi Jambi di RT 04 Parit Tekad Dusun Harapan Jaya Desa Mandala Jaya Kecamatan Betara ditutup, Sabtu (12/06/21).

Pelatihan kader sekolah lapang petani gambut dan magrove dimulai tanggal 9 s/d 12 Juni 2021 dengan materi diantaranya Tata cara pengelolaan lahan tanpa bakar, dan tata cara materi mengenai pembuatan pupuk organik.

Penutupan dihadiri Badan Restorasi Gambut dan Magrove (BRGM) Provinsi Jambi, Kapolsek Betara AKP S. Harefa, SE, MM, Kades Mandala Jaya, SUHAILI, Sekdes KURDI, serta para Kadus se Desa Mandala Jaya.

Perwakilan Kelompok Tani dari 10 Desa yang terdiri dari 7 Desa Kabupaten Tanjab Barat dan 3 Desa Kabupaten Muara Jambi

BACA JUGA :  Aktivis Anti Korupsi Jambi Lakukan Uras di Bundaran Tugu Patin Simpang BBC Muara Bulian

BRGM Provinsi Jambi melalui program pelatihan gambut dan magrove meminta kepada masing-masing perwakilan kelompok Tani dapat mengatasi Karhutla dapat memberikan inovasi kepada masyarakat atau kelompok tani lainnya

Di tekankan kepada perwakilan kelompok tani agar tradisi lama membuka lahan dengan cara membakar dapat bersama kita tinggalkan karena berdampak luas bagi rusaknya ekosistem lingkungan dan kerugian bagi kesehatan.

Sementara itu, Kapolsek Betara AKP S. Harefa menyambut antusias pelaksanaan program sekolah pelatihan lapang petani gambut dan magrove.

Dimana menurutnya sebagian besar di Kecamatan Betara merupakan lahan gambut dan dalam waktu kurun 3-4 tahun belakang menjadi perhatian khusus Tim Gugus Tugas Penanggulangan Karhutla.

BACA JUGA :  Yogi : Isu Pembelian Mobil Baru Bupati itu Tidak Benar

“Sekolah Lapang Petani Gambut menjadi solusi bagi para petani atas pelarangan pembukaan lahan dengan cara membakar,” ungkal Harefa.

Guna mencegah karhutla, kata Harefa, Polres Tanjab Barat pada bukan Maret 2021 telah mencanangkan vajsin karhutla yakni pupuk kompos melalui program Gaspoll.

“Program ini upaya Polri kepada kelompok tani dan masyarakat bahwa limbah dari pertanian tidak baik dibakar namun dapat dimanfaatkan menjadi pupuk kompos sebagai vaksin cegah Karhutla dan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Tiga Kapolsek dan Satu Kasat di Polres Tanjabbar Diganti

Tanjab Barat

Untuk Pertama Kalinya, Kejari Tanjabbar Lakukan Restorative Justice

Tanjab Barat

Bupati dan Kajari Tanjabbar Tandatangani Nota Kesepahaman Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara

Tanjab Barat

Diusulkan Jadi Ketua DPRD, Hamdani : Saya Siap Jika Ditunjuk Partai

Berita

Penyedia Hewan Qurban Wajib Jamin Kesehatan Hewan dan Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19

Tanjab Barat

Polsek Pengabuan Rakor Sinergi Pengamanan Pemungutan Suara Pilkada 2020

Tanjab Barat

40 Persen Sekolah di Tanjab Barat Siap Belajar Tatap Muka

Tanjab Barat

Bupati Terima Notulen Pemeriksaan Keuangan Daerah dari Tim BPK Jambi