YTUBE
Pembinaan dan Penguatan BKTM, Senkom dan Pokdar Kamtibmas Polres Tanjabbar BREAKING NEWS : Komisi I DPR Setujui Yudo Margono Jadi Panglima TNI Besok, Sejumlah Wilayah di Tanjab Barat Terkena Pemadaman Petugas Gagalkan Penyelundupan Ganja dan Sabu ke LP Via Mobil Sampah Daftar 9 Jenderal Bintang 3 Calon KSAL Gantikan Yudo Margono

Home / Berita

Jumat, 25 November 2022 - 11:41 WIB

Kasus PKM Bungku, Mantan Kepala Dinas Kesehatan Batanghari Ditahan Polda Jambi

Penyidik Tipikor Polda Jambi hari ini menahan 5 Orang Tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Puskesmas Bungku, Kamis (24/11/22). FOTO : Ist/TribunJambi.

Penyidik Tipikor Polda Jambi hari ini menahan 5 Orang Tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Puskesmas Bungku, Kamis (24/11/22). FOTO : Ist/TribunJambi.

JAMBI – Penyidik Subdit III, Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Jambi, resmi menahan 5 tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan Puskesmas Bungku, Kabupaten Batanghari, Kamis (24/11/22).

Lima orang tersebut salah satu diantaranya mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari EY.

Kemudian pihak lain inisial AT, MF, DH dan AG yang berperan sebagai pelaksana kegiatan pembangunan puskesmas.

Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Jambi, AKBP Ade Dirman mengatakan, ke lima tersangka ini resmi ditahan, untuk mempermudah proses pelimpahan tahap II ke Kejaksaan.

“Untuk mempermudah dalam rangka tahap II, kami melakukan penahanan ke pada 5 tersangka, terhitung mulai hari ini,” kata Ade.

Saat ini kata Ade Dirman, pihaknya tengah melengkapi berkas yang diminta kejaksaan, dan akan melakukan pelimpahan tahap II.

BACA JUGA :  Rumah Sakit dr Bratanata Jambi Gelar Pelatihan Penanganan Pasien Trauma Akut

“Kami melengkapi berkas, dalam Minggu ini akan berlanjut ke tahap II,” ujarnya.

Ade mengatakan penahanan kelimanya terhitung mulai Kamis, 24 November 2022 hari ini.

AKBP Ade menjelaskan, kasus ini sebelumnya ditangani oleh Polres Batanghari, akan tetapi tak kunjung selesai, sehingga Polda Jambi mengambil alih.

“Dan kami menangani, memproses apa yang kurang hasil koordinasi dengan JPU,” tutupnya.

Sementara, Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Christian Tory mengatakan, Elfie Yennie atau EY diduga melakukan korupsi yang menyebabkan kerugian negara senilai Rp6.353.034.508,39.

Dikatakan, pembangunan Puskesmas Bungu menggunakan dana alokasi anggaran tahun 2020, senilai berkisar Rp 7,2 miliar dan Progres pengerjaannya, yang dilakukan PT Mulia Permai Laksono, diungkap Polda Jambi hanya mencapai 88,76 persen saat 28 Desember tahun 2020.

BACA JUGA :  Korem 042/Gapu Sosialisasi Perumahan TWP AD dan Alkes

“Akan tetapi langsung dilakukan serah terima dengan PHO dengan progres dicairkan 100 persen. Lalu, timbul kerugian negara senilai Rp 6,3 miliar,” terangnya.

Pengungkapan ini kata Tory berawal dari informasi masyarakat bahwa adanya kejanggalan dalam proyek pembangunan.

Awalnya, kasus ini ditangani oleh Polres Batanghari, kemudian ditarik ke Polda Jambi.

Lanjut Tory, mengatakan berdasarkan ahli konstruksi dari ITB, bangunan PKM tersebut tidak memenuhi kelayakan, meski masih beroperasi.

“Ya pembangunan tidak memenuhi kelayakan,” katanya beberapa waktu lalu.(Edt)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Berita

Sambut HUT RI ke-76, Gubernur Jambi Kibarkan 1.000 Bendera Merah Putih di Gentala Arasy

Berita

Danrem 042/Gapu dan Pangdam Bahas Empat Program Unggulan

Berita

Satgas Yonarmed 6/3 Kostrad Bagikan Buku Tulis Gratis Untuk Siswa di Perbatasan

Berita

Sepanjang 2019, Curat Menempati Kasus Paling Menonjol di Wilayah Hukum Polres Tanjabbar

Berita

DPD dan BM PAN Tanjabbar Gelar Lomba Arakan Sahur Virtual, Gratis Biaya Pendaftaran

Berita

Jadwal Lengkap Imsakiyah Ramadhan 2020 Kabupaten Kota Provinsi Jambi

Berita

Ini Jadwal dan Tempat SKD CPNS 9 Kabupaten Kota di Provinsi Jambi

Berita

Peringatan Dini BMKG Jumat, 3 September 2021: Hujan Lebat Disertai Angin dan Petir Landa 19 Wilayah, Jambi Termasuk