JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) resmi memulai registrasi ulang penerima bantuan sosial (bansos) melalui platform Perlinsos Digital. Langkah ini diambil guna membenahi akurasi data penerima manfaat yang dinilai masih belum tepat sasaran.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), meminta seluruh masyarakat yang merasa berhak menerima bansos—seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)—untuk segera mendaftarkan diri secara mandiri.
“Digitalisasi ini bertujuan untuk meregistrasi ulang sekaligus memberikan kesempatan luas kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan perlindungan sosial,” ujar Gus Ipul di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Poin Penting Cara & Ketentuan Pendaftaran:
- Situs Resmi: Pendaftaran dilakukan secara mandiri melalui tautan resmi perlinsos.kemensos.go.id.
- Syarat Dokumen: Pemohon wajib menyiapkan NIK KTP dan nomor meter PLN, serta melakukan verifikasi wajah pada sistem.
- Bantuan Pendampingan: Warga yang kesulitan memproses pendaftaran dapat meminta bantuan kepada Agen Perlinsos, seperti Pendamping PKH, pengurus RT/RW, maupun relawan Kawan Perlinsos.
- Bukan Jaminan Otomatis: Registrasi ini tidak otomatis menjamin pemohon langsung menerima bansos. Pemerintah tetap menentukan kelayakan berdasarkan proses verifikasi, pemadanan data, dan kriteria ketat tiap program.
Target dan Dukungan Teknologi AI
Proses pemutakhiran data penerima bansos ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir tahun 2026. Data terbaru tersebut nantinya akan langsung digunakan sebagai basis utama penyaluran bansos pada periode berikutnya.
Untuk memastikan asas keadilan, sistem Perlinsos Digital mengintegrasikan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam memverifikasi kelayakan pendaftar. Kebijakan ini berjalan selaras dengan arahan Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah sekaligus Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, yang laporannya telah diteruskan kepada Presiden Prabowo Subianto.*
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Disadur dari Kompas.com













Komentar