LIVE
Kejar KKB Pimpinan Lamek Taplo, TNI Pertebal Pasukan di Distrik Kiwirok Dansatgas TMMD ke-112 Kodim 1002/HST Tinjau Perbaikan Jembatan Panglima TNI : Apresiasi Warga Jambi Pengetatan PPKM Level IV Berhasil Turunkan Kasus Covid-19 Link Twibbon Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Ke 50 Tahun 2021 Ini Agenda Kunker Kemendikbudristek Dua Hari di Jambi

Home / Berita

Selasa, 6 Juli 2021 - 14:01 WIB

Lakalantas di Tanjab Barat 16 Orang Meninggal Dunia

Kasatlantas Polres Tanjabbar, AKP Devita AKP Devita Efrina, SIK

Kasatlantas Polres Tanjabbar, AKP Devita AKP Devita Efrina, SIK

KUALA TUNGKAL – Kecelakaan berlalu lintas kerap sekali terjadi di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan tidak sedikit dari kecelakaan tersebut, berakibat korban meninggal dunia.

Berdasarkan catatatan Satlantas Polres Tanjab Barat Januari hingga Juli 2021, terdata ada 46 kasus akibat kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung. Adapun angka kasus kecelakaan paling banyak terjadi di Jalan Lintas Wilayah Tungkal Ulu.

Kasatlantas Polres Tanjab Barat, AKP Devita AKP Devita Efrina, SIK, saat di konfirmasi menyebutkan bahwa rata rata terjadinya kecelakaan melibatkan kendaraan roda dua.

BACA JUGA :  Kejar KKB Pimpinan Lamek Taplo, TNI Pertebal Pasukan di Distrik Kiwirok

“Laka berdasarkan laporan itu kebanyakan terjadi di wilayah Lintas Timur (Wilayah Ulu). Apalagi ini kan kondisi jalannya masuk dalam jalur lintas,” katanya, Selasa (06/07/21).

Devita menyebutkan,  jika kondisi jalur lintas tersebut cukup rawan terjadinya kecelakaan. Sehingga rerata kecelakaan yang terjadi kerap kali juga melibatkan mobil roda enam, delapan hingga 12.

“Beberapa kendaraan yang terlibat itu ada kendaraan bermotor roda dua sama mobil roda enam bahkan roda 12. Untuk laporan akibat kecelakaan dari Januari sampai Juli ada 16 orang yang meninggal dunia,” sebutnya.

BACA JUGA :  Link Twibbon Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Ke 50 Tahun 2021

Adapun penyebab dari kecelakaan ini rerata adalah human error. Sementara untuk jalan dan marka jalan menurut Devita berdasarkan laporan yang ada tidak ada keterkaitan dengan kejadian kecelakaan khususnya di wilayah Tungkal Ulu.

“Marka jalan bagus, kondisi jalan juga bagus. Rerata itu kesalahan dari pengendara seperti pengendara roda dua yang tetiba keluar dari lorong tidak lihat kanan kiri. Jadi nyelonong saja sementara ada kendaraan lain. Ini yang sering terjadi, atau belok tidak lihat situasi,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Dansatgas TMMD ke-112 Kodim 1002/HST Tinjau Perbaikan Jembatan

Sementara itu, dari 46 kejadian laka, terdapat 7 orang yang mengalami luka berat dan ada 58 orang yang mengalami luka ringan. Disisi lain, dalam kesempatan ini AKP Devita menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap mengikuti aturan berlalu lintas.

” Kita menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi aturan berlalu lintas. Sehingga sama-sama saling menjaga satu sama lain dalam berlalu lintas,” pesannya.(HB)

Share :

Baca Juga

Berita

Antisipasi Gangguan Kamtibmas Malam Pengumuman Kelulusan SMA, TNI-Polri di Jambi Gelar Patroli Bersama

Berita

Ini 402 Anggota PPS Terpilih Pilkada Tanjab Barat 2020

Berita

Ini Sederet Sanksi ASN yang Nekat Mudik Lebaran 2021

Berita

Sepanjang 2020, Kebakaran di Tanjab Barat Telan 2 Korban Meninggal Dunia

Berita

Polres Tanjab Barat Berikan Pelatihan dan Edukasi Tertib Berlalu Lintas dan Cara Klaim Asuransi pada Ojek, Becak dan Sopir Travel

Berita

2020 Kecamatan Pengabuan Masih Fokus Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan

Berita

Dandim 0419/Tanjab Pimpin Upacara Korp Raport, Sejumlah Danramil dan Pasi Dirotasi

Berita

6 Mobil Sedan Diduga Seludupan Baru Dilakukan Penahanan Tilang Oleh Polisi