indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Al Haris Apresiasi SKK Migas dalam Mendorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat Jambi Kapan 5 Pejabat Hasil Seleksi Terbuka Dilantik, Begini Kata Pj Bupati Muaro Jambi BREAKING NEWS : Satu Unit Rumah di Desa Tungkal I Terbakar Menyongsong Pemilu 2024, Bawaslu Tanjab Barat Kunjungi Kantor DPC PDI Perjuangan Terima Penghargaan Capaian Vaksinasi dari Kapolres, Agus Purba Ucapkan Terima Kasih ke Masyarakat Kumpeh Ulu

Home / Berita

Selasa, 6 Juli 2021 - 14:01 WIB

Lakalantas di Tanjab Barat 16 Orang Meninggal Dunia

Kasatlantas Polres Tanjabbar, AKP Devita AKP Devita Efrina, SIK

Kasatlantas Polres Tanjabbar, AKP Devita AKP Devita Efrina, SIK

KUALA TUNGKAL – Kecelakaan berlalu lintas kerap sekali terjadi di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan tidak sedikit dari kecelakaan tersebut, berakibat korban meninggal dunia.

Berdasarkan catatatan Satlantas Polres Tanjab Barat Januari hingga Juli 2021, terdata ada 46 kasus akibat kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung. Adapun angka kasus kecelakaan paling banyak terjadi di Jalan Lintas Wilayah Tungkal Ulu.

Kasatlantas Polres Tanjab Barat, AKP Devita AKP Devita Efrina, SIK, saat di konfirmasi menyebutkan bahwa rata rata terjadinya kecelakaan melibatkan kendaraan roda dua.

“Laka berdasarkan laporan itu kebanyakan terjadi di wilayah Lintas Timur (Wilayah Ulu). Apalagi ini kan kondisi jalannya masuk dalam jalur lintas,” katanya, Selasa (06/07/21).

BACA JUGA :  Danrem 042/Gapu Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke 76 Polda Jambi

Devita menyebutkan,  jika kondisi jalur lintas tersebut cukup rawan terjadinya kecelakaan. Sehingga rerata kecelakaan yang terjadi kerap kali juga melibatkan mobil roda enam, delapan hingga 12.

“Beberapa kendaraan yang terlibat itu ada kendaraan bermotor roda dua sama mobil roda enam bahkan roda 12. Untuk laporan akibat kecelakaan dari Januari sampai Juli ada 16 orang yang meninggal dunia,” sebutnya.

Adapun penyebab dari kecelakaan ini rerata adalah human error. Sementara untuk jalan dan marka jalan menurut Devita berdasarkan laporan yang ada tidak ada keterkaitan dengan kejadian kecelakaan khususnya di wilayah Tungkal Ulu.

BACA JUGA :  Mendekati Idul Adha, Harga Cabai di Pasar Kuala Tungkal Merangkak Naik

“Marka jalan bagus, kondisi jalan juga bagus. Rerata itu kesalahan dari pengendara seperti pengendara roda dua yang tetiba keluar dari lorong tidak lihat kanan kiri. Jadi nyelonong saja sementara ada kendaraan lain. Ini yang sering terjadi, atau belok tidak lihat situasi,” ungkapnya.

Sementara itu, dari 46 kejadian laka, terdapat 7 orang yang mengalami luka berat dan ada 58 orang yang mengalami luka ringan. Disisi lain, dalam kesempatan ini AKP Devita menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap mengikuti aturan berlalu lintas.

” Kita menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi aturan berlalu lintas. Sehingga sama-sama saling menjaga satu sama lain dalam berlalu lintas,” pesannya.(HB)

Share :

Baca Juga

Berita

Pecahkan Rekor, Rita Gunawan Jadi Ketua PWI Perempuan di Tanjab Barat

Berita

Panglima TNI Mutasi 328 Pati TNI Termasuk Danrem 042 Gapu Jambi

Berita

Ramli Taha Giliran Pimpin Forum Jambi Barat Periode 2020-2021

Berita

Gereja HKBP Distrik XXV Jambi, Berlakukan Ibadah Natal Dua Shift

Berita

Ini Ketentuan Menginap di Rumah Singgah Tanjab Barat

Berita

Kasrem 042/Gapu Ikuti Vicon Persiapan Liga Santri Tingkat Nasional 2022

Berita

Ciptakan Prajurit Tertib Berlalulintas, Korem 042/Gapu Lakukan Pemeriksaan Kelengkapan Kendaraan Dinas dan Pribadi

Berita

Sambut Malam Tahun Baru, Kapolres Tanjabbar Ajak Ponpes Gelar Istighosah dan Doa Bersama