YTUBE
Polda Jambi Terima Penghargaan dari Kementrian ATR/BPN Atas Penyelesaian Konflik Lahan Warga SAD 113 Satreskrim Polres Merangin Amankan Terduga Pelaku Kekerasan Terhadap Anak Bawaslu Ingatkan Peserta Pemilu Pahami Aturan dan Tidak Melakukan Pelanggaran Ditangkap Lantaran Curi 53 Jenjang Buah Sawit Dandim 0419 Tanjab : Menwa Jadilah Pelopor Kebaikan di Lingkungan Masyarakat

Home / Berita

Selasa, 6 Juli 2021 - 14:01 WIB

Lakalantas di Tanjab Barat 16 Orang Meninggal Dunia

Kasatlantas Polres Tanjabbar, AKP Devita AKP Devita Efrina, SIK

Kasatlantas Polres Tanjabbar, AKP Devita AKP Devita Efrina, SIK

KUALA TUNGKAL – Kecelakaan berlalu lintas kerap sekali terjadi di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan tidak sedikit dari kecelakaan tersebut, berakibat korban meninggal dunia.

Berdasarkan catatatan Satlantas Polres Tanjab Barat Januari hingga Juli 2021, terdata ada 46 kasus akibat kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung. Adapun angka kasus kecelakaan paling banyak terjadi di Jalan Lintas Wilayah Tungkal Ulu.

Kasatlantas Polres Tanjab Barat, AKP Devita AKP Devita Efrina, SIK, saat di konfirmasi menyebutkan bahwa rata rata terjadinya kecelakaan melibatkan kendaraan roda dua.

“Laka berdasarkan laporan itu kebanyakan terjadi di wilayah Lintas Timur (Wilayah Ulu). Apalagi ini kan kondisi jalannya masuk dalam jalur lintas,” katanya, Selasa (06/07/21).

BACA JUGA :  Satreskrim Polres Merangin Amankan Terduga Pelaku Kekerasan Terhadap Anak

Devita menyebutkan,  jika kondisi jalur lintas tersebut cukup rawan terjadinya kecelakaan. Sehingga rerata kecelakaan yang terjadi kerap kali juga melibatkan mobil roda enam, delapan hingga 12.

“Beberapa kendaraan yang terlibat itu ada kendaraan bermotor roda dua sama mobil roda enam bahkan roda 12. Untuk laporan akibat kecelakaan dari Januari sampai Juli ada 16 orang yang meninggal dunia,” sebutnya.

Adapun penyebab dari kecelakaan ini rerata adalah human error. Sementara untuk jalan dan marka jalan menurut Devita berdasarkan laporan yang ada tidak ada keterkaitan dengan kejadian kecelakaan khususnya di wilayah Tungkal Ulu.

BACA JUGA :  Pasca Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Polda Jambi Tingkatkan Pengamanan

“Marka jalan bagus, kondisi jalan juga bagus. Rerata itu kesalahan dari pengendara seperti pengendara roda dua yang tetiba keluar dari lorong tidak lihat kanan kiri. Jadi nyelonong saja sementara ada kendaraan lain. Ini yang sering terjadi, atau belok tidak lihat situasi,” ungkapnya.

Sementara itu, dari 46 kejadian laka, terdapat 7 orang yang mengalami luka berat dan ada 58 orang yang mengalami luka ringan. Disisi lain, dalam kesempatan ini AKP Devita menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap mengikuti aturan berlalu lintas.

” Kita menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi aturan berlalu lintas. Sehingga sama-sama saling menjaga satu sama lain dalam berlalu lintas,” pesannya.(HB)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Berita

Brigjen TNI Supriono Pimpin Laporan Korps Perwira dan Kenaikan Pangkat Bintara/Tamtama Periode 1 Oktober 2022

Berita

Sukses, Desa Teluk Kulbi Juara 1 Lomba HATINYA PKK Tingkat Kabupaten

Berita

Danrem 042/Gapu Pimpin Rakor Rencana Penyiapan PPKM Mikro

Berita

Berita

Buka keterisoliran, Begini Wujdu Fisik Jalan TMMD Kodim 0419/Tanjab Sepanjang 10.695 Meter di Sadu

Berita

Viral Warung Ambrol Pengunjung Blepotan Masuk ke Got, Netizen Bilang Begini

Berita

Sambut Perayaan Paskah, Satgas Yonif R 142 Berbagi Kasih dengan Masyarakat Papua

Berita

Amir Sakib Hadiri Malam Pengesahan Warga Baru Tingkat Satu Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT)