Lewat UMK Academy, Pertamina Dukung Namira Ecoprint Jelajahi Pasar Internasional

Lintas Tungkal

- Redaksi

Jumat, 27 Juni 2025 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lewat UMK Academy, Pertamina Dukung Namira Ecoprint Jelajahi Pasar Internasional. FOTO : Ist

Lewat UMK Academy, Pertamina Dukung Namira Ecoprint Jelajahi Pasar Internasional. FOTO : Ist

SURABAYA – PT Pertamina (Persero) mendorong produk-produk ramah lingkungan besutan Namira Ecoprint bisa semakin menjelajahi pasar internasional melalui program UMK Academy 2025. Namira Ecoprint, usaha fesyen asal Surabaya merupakan salah satu peserta program pendampingan usaha mikro dan kecil yang digagas Pertamina sejak 2020.

Akselerator Pertamina UMK Academy 2025 Aliff Indira Thahir mengatakan Namira Ecoprint dan peserta lain akan mengikuti berbagai pelatihan intensif. Para peserta juga mendapatkan pendampingan usaha, coaching one on one, hingga ikut serta dalam berbagai pameran nasional dan internasional untuk memperluas pasar, Jumat 27 Juni 2025.

Menurut Aliff, Namira akan bergabung dalam kelas Go Global. “Dengan begitu, Namira Ecoprint bisa naik kelas, lebih adaptif terhadap berbagai perkembangan, dan berdaya saing di pasar nasional maupun internasional,” kata Alif saat mengunjungi rumah produksi Namira di Surabaya, Jawa Timur, pada 26 Juni 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program UMK Academy 2025, kata Aliff, diadakan oleh Pertamina untuk mendorong pelaku usaha mikro dan kecil untuk semakin maju, bahkan hingga tingkat internasional. Harapannya, UMK bisa memberi dampak lebih besar bagi lingkungan dan masyarakat di sekitarnya. Juga, mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah maupun tingkat nasional.

Mengambil tema “Beri Energi Baru Menuju UMK Maju”, kick off Pertamina UMK Academy 2025 Skala Regional digelar pada 14-21 Mei 2025 di delapan kota di Indonesia. Vice President Corporate Social Responsibility and Small Medium Enterprise Partnership Program Pertamina Rudi Arifianto mengatakan tahun ini ada 1.490 pelaku usaha yang lolos seleksi UMK Academy.

Mereka akan mengikuti pelatihan dan pendampingan di tingkat regional. Peserta terbaik di setiap wilayah akan melaju ke tingkat nasional dan mendapatkan pembinaan lewat kurikulum seperti Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global. Setiap kurikulum disisipi konsep Go Green untuk membentuk pelaku usaha yang peduli lingkungan.

“Tahun ini kami menyiapkan sistem pembelajaran digital, yaitu Platform UMK Academy, untuk meningkatkan keterampilan bisnis melalui modul interaktif, video edukatif, asesmen, dan gamifikasi,” kata Rudi.

UMK Academy 2025 juga menghadirkan format baru. Pelatihan akan difokuskan pada sektor tertentu seperti agribisnis, craft, fesyen, wastra, food and beverage, serta jewelry. Para peserta akan dihubungkan dengan rantai pasok lokal, nasional, dan internasional.

“Program ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya poin ketiga, yaitu menciptakan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, dan mengembangkan industri kreatif,” ungkap Rudi.

Pemilik Namira Ecoprint, Yayuk Eko Agustin Wahyuni, bersyukur usaha yang dirintisnya sejak 2019 itu bisa menjadi peserta kelas Go Global. Ia optimistis bisa melaju ke tingkat nasional. “Saya berharap bisa menjadi pemenang agar mendapatkan hibah alat teknologi supaya Namira Ecoprint semakin tumbuh dan bermanfaat untuk lingkungan sekitar,” katanya.

Setiap bulan Namira Ecoprint memproduksi sekitar 500 produk handmade, mulai dari kain, kerudung, hingga jaket kulit domba. Produk Namira pun telah terbang ke berbagai negara seperti Thailand, Oman, Arab Saudi, Eropa, Rusia hingga Kanada. “Produk kami ramah lingkungan, tak mengandung bahan kimia, eksklusif, dan diproduksi terbatas,” kata Yayuk.

Yayuk kini mempekerjakan sepuluh orang, termasuk penyandang disabilitas. Ia berharap UMK Academy 2025 bisa membantu Namira Ecoprint lebih berkembang dan menyerap tenaga kerja lebih banyak lagi.(*)

Apa Penadapat Anda Terkait Berita Ini?

Penulis : Warna Komunika

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Optimalkan Fungsi KHDTK, Pertamina dan Kementerian Kehutanan Perkuat Sinergi Mitigasi Bencana dan Pemberdayaan Masyarakat
Hamdani : Penyambutan Dandim dan Kapolres Baru: Harapan Baru untuk Tanjab Barat 
Eskalasi Situasi Keamanan di Iran, Kemlu: Kondisi WNI Terpantau Aman dan Belum Perlu Evakuasi
Berpamitan, AKBP Agung Basuki Sebut Tugas di Tanjab Barat Tinggalkan Kesan Mendalam
Korban Kedua yang Hilang di Sungai Pengabuan Ditemukan Meninggal Dunia
AKBP Maulia Kuswicaksono, Kapolres Baru Tiba di Mapolres Tanjab Barat
KILAS BALIK: Jejak Tiga Menteri Agama yang Terjerat Skandal Pengelolaan Haji
Sepanjang 2025, Pertamina Sukses Fasilitasi 5.888 Sertifikasi UMKM Mitra Binaan
Berita ini 25 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:23 WIB

Optimalkan Fungsi KHDTK, Pertamina dan Kementerian Kehutanan Perkuat Sinergi Mitigasi Bencana dan Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 13 Januari 2026 - 23:14 WIB

Hamdani : Penyambutan Dandim dan Kapolres Baru: Harapan Baru untuk Tanjab Barat 

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:09 WIB

Eskalasi Situasi Keamanan di Iran, Kemlu: Kondisi WNI Terpantau Aman dan Belum Perlu Evakuasi

Senin, 12 Januari 2026 - 19:22 WIB

Berpamitan, AKBP Agung Basuki Sebut Tugas di Tanjab Barat Tinggalkan Kesan Mendalam

Senin, 12 Januari 2026 - 14:30 WIB

Korban Kedua yang Hilang di Sungai Pengabuan Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terbaru