LIVE
Satgas TMMD Ke-112 Kodim 1002/HST Gelar Penyuluhan Pertanian Besok DPRD Tanjab Barat Akan Gelar Vaksinasi 1.000 Dosis Bupati Kolaka Timur Disebut Terjaring OTT KPK Semangat Satgas TMMD Ke-112 Kodim HST Bangun Jembatan Pedesaan Tegas! Bupati Tanjabbar Minta Perusahaan dalam Forum TJSLP Jujur dan Terbuka

Home / Berita

Senin, 23 November 2020 - 12:15 WIB

Masa Tenang Rawan Disusupi Politik Uang, Bawaslu Akan Lakukan Ini

FOTO : Divisi Pengawasan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Bawaslu Tanjab Barat, Mon Rezi, S.Sos.I

FOTO : Divisi Pengawasan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Bawaslu Tanjab Barat, Mon Rezi, S.Sos.I

KUALA TUNGKAL – Praktik politik uang (money politics) pada tahapan Pilakda lebih berpotensi terjadi pada masa tenang kampanye.

Kendati secara tegas politik uang dilarang, namun praktik tersebut masih tetap terjadi dalam setiap pergelaran pesta demokrasi termasuk Pilkada Serentak 2020.

Terkait fenomena itu, Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Mon Rezi mengatakan, bahwa masa tenang kampanye tidak boleh melakukan kampanye ataupun kegiatan-kegiaatan yang berbau kampanye.

BACA JUGA :  Semangat Satgas TMMD Ke-112 Kodim HST Bangun Jembatan Pedesaan

“Masa tenang yang dimulai pada 6 hingga 8 Desember 2020 memang titik rawan pelanggaran Pilkada, khususnya politik uang atau money politic,” ungkapnya, Senin (23/11/20).

Untuk mengantisipasi itu pihaknya melakukan edukasi pada tokoh masyarakat. Selain itu, dirinya mengingatkan kepada masyarakat agar tidak mudah diperdaya atau dimanfaatkan oleh oknum tertentu, untuk melakukan hal yang melanggar pemilu. Baik itu seperti melakukan pendataan pemilih dengan iming-iming sejumlah uang dan barang, maupun memberikan uang secara langsung kepada pemilih agar memilih salah satu calon.

BACA JUGA :  Pohon dan Tanaman Sekitar Jaringan Listrik Akan dilakukan Pemangkasan

“Ini juga jadi perhatian kita semua, jangan sampai gara-gara ketidakpahaman masyarakat malah membuat diri sendiri berurusan dengan Bawaslu, maupun aparat kepolisian,” jelasnya.

Bawaslu kata dia juga akan menerjunkan kekuatan penuh untuk mengantisipasi praktik politik uang. Bawaslu akan melakukan patroli pengawasan.

BACA JUGA :  KPU Tanjab Barat Hibahkan 708 Thermo Gun ke Pemkab

Mengenai tim yang melakukan patroli pengawasan, Rezi menyampaikan, tim patroli terdiri dari jajaran Bawaslu. Yakni pengawas di Tempat Pemungutan Suara (TPS), desa, kecamatan, kabupaten. Namun, tidak menuntut kemungkinan akan ada partisipasi dari publik juga.

“Mudah-mudahan gerakan ini bisa meminimalisir potensi pelanggaran Pemilu,” pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

Danrem 042 Pimpin Pelepasan Pasukan Satgas Teritorial Gelombang III ke Papua

Berita

Karangan Bunga Ucapan Selamat Pelantikan UAS-Hairan Mulai Terpampang di Depan Kantor Bupati dan Rumah Dinas

Berita

Warga Muntialo dan Pematang Lumut Dihebohkan Penemuan Mayat Tinggal Rangka

Berita

Polres Tanjab Barat Gelar KKRYD, Atensi Himbau dan Tegur Warga yang Tak Pakai Helem dan Masker

Berita

Ikatan Mahasiswa Merlung Turut Berkontribusi Menangani Covid-19 dengan Berbagi Bantuan Sembako

Berita

Dansatgas TMMD ke-112 Kodim 1002/HST Tinjau Perbaikan Jembatan

Berita

Ini Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2021 Sesuai SE MenPan RB

Berita

Kini dari Senyerang-Teluk Nilau Ke Kuala Tungkal Bisa Naik Damri