YTUBE
Kapolsek Muara Tembesi Terima Penyerahan Senpi Rakitan dari Warga Melalui Pokir, Jamal Wujudkan Penantian KUB Sapat Jaya Seberang Kota Miliki Pompong Didukung Penuh Bea Cukai Jambi, PT CLB Ekspor Madu ke Singapura dan Malaysia Bupati Tanjabbar Sebut Penetapan UMK Perlu Mempertimbangkan Keberlangsungan Usaha Polres Merangin Amankan 13 Pelaku PETI dan 1 Unit Excavator

Home / Pendidikan

Sabtu, 25 Januari 2020 - 15:55 WIB

Melalui Pelatihan Manajemen Sekolah, Kepsek di Tebo Akan Terapkan Merdeka Belajar

FOTO : istimewa/dok. Tanoto

FOTO : istimewa/dok. Tanoto

MUARA TEBO – Sebagai manajer di sekolah, Kepala Sekolah perlu mengajak partisipasi dari seluruh warga sekolah, termasuk orangtua dan pengawas. Hal ini untuk membuktikan bahwa menjadi pemimpin harus bisa mendengar dan menerima masukan untuk kemajuan sekolah.

“Jika ada suatu masalah, bicarakan baik baik, inilah pentingnya pelatihan Program PINTAR Tanoto Foundation dalam bidang manajemen berbasis sekolah,” ujar Sindi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo ketika membuka acara pelatihan modul 1 manajemen berbasis sekolah yang dihadir 30 kepala sekolah dan pengawas se Kabupaten Tebo di Rumah Makan Sari Raos Rimbo Bujang, Kamis, (23/1/2020).

Dengan mendapatkan materi pelatihan MBS, Sindi berharap kepala sekolah dan pengawas menerapkan manajemen sekolah yang berprinsip terbuka, partisipatif dan dapat dipertanggungjawabkan.

BACA JUGA :  Kepsek SMAN 1 Bantah Tidak Lunas Uang Komite Tidak Ikut Ujian 

”Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo mendukung penuh Program PINTAR Tanoto Foundation, Bapak Ibu kepala sekolah dan pengawas bisa bekerjasama memajukan pendidikan di Kabupaten Tebo melalui Program PINTAR ini,” tambahnya.

Sebagai pemimpin dan pembina, kepala sekolah harus mampu menjadi motor penggerak perubahan dan peningkatan mutu di sekolah dengan mengelola manajemen sekolah yang baik, “Sehingga sangat tepat sekali pelatihan manajemen sekolah yang diadakan oleh Program PINTAR Tanoto Foundation, karena menguatkan sisi manajemen sekolah. Supaya kinerja sekolah baik dan inovatif,” katanya.

Fitria Hima Mahligai, Training Specialist Primary Tanoto Foundation Jambi, menyampaikan bahwa konsep merdeka belajar yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, cocok dengan apa yang dilakukan oleh Tanoto Foundation melalui Program PINTARnya.

BACA JUGA :  Tak Lunas Uang Komite Pelajar SMK di Muaro Jambi Ujian di Luar Kelas, Edi Purwanto ; Kita Akan Panggil Disdik

“Pidato Mas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang merdeka belajar sudah dilakukan oleh Tanoto Foundation, artinya apa yang dilakukan Tanoto Foundation sejalan dengan pemerintah,” ungkapnya.

Untuk mewujudkan merdeka belajar, dukungan bapak ibu kepala sekolah harus diberikan kepada para guru di sekolah, mulai dari pembelajaran, peran serta masyarakat, dan budaya baca.

“Modal Bapak Ibu telah ada, yaitu saat ini dilatih materi MBS modul 1 Program PINTAR, mari kita wujudkan merdeka belajar bersama Tanoto Foundation, karena ini juga program kita bersama sama,” tambahnya.(*)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Kepemimpinan Pembelajaran Kepala Sekolah Kunci Keberhasilan Merdeka Belajar

Pendidikan

Siap-Siap, Mulai 9 April, Delapan Sekolah Kedinasan Buka Pendaftaran

Pendidikan

Catat! Ini Jadwal Pembagian Rapor dan Libur Semester Ganjil

Pendidikan

Sejumlah Bangunan SD di Tanjabbar Rusak Apa Langkah Pemkab

Pendidikan

GTT SMKN 1 Tiga Bulan Tidak Gajian, Pengurus Ambil Alih Pengelolaan Komite dari Sekolah

Pendidikan

Dampak Corona, Pemkab Tanjabbar Perpanjang Masa Pembelajaran di Rumah Hingga 19 April

Pendidikan

Kepsek SMAN 1 Bantah Tidak Lunas Uang Komite Tidak Ikut Ujian 

Pendidikan

Nyaris 4 Bulan Guru Honorer Belum Gajian Begini Penjelasan Dikbud Tanjab Barat