LIVE
Inovasi Pusling Library Goes To Blok Hunian Lapas Kelas II B Kuala Tungkal Kapolri Ungkap Alasan Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri Bupati Anwar Sadat Lepas 123 Kafilah MTQ ke 50 Tanjab Barat Umy Hj. Fadhilah Sadat Tinjau Kesiapan Beberapa Spot Lokasi Sentra Promosi MTQ Atlet Dayung Jambi Sabet Mendali Perak di PON XX Papua

Home / Pendidikan

Sabtu, 25 Januari 2020 - 15:55 WIB

Melalui Pelatihan Manajemen Sekolah, Kepsek di Tebo Akan Terapkan Merdeka Belajar

FOTO : istimewa/dok. Tanoto

FOTO : istimewa/dok. Tanoto

MUARA TEBO – Sebagai manajer di sekolah, Kepala Sekolah perlu mengajak partisipasi dari seluruh warga sekolah, termasuk orangtua dan pengawas. Hal ini untuk membuktikan bahwa menjadi pemimpin harus bisa mendengar dan menerima masukan untuk kemajuan sekolah.

“Jika ada suatu masalah, bicarakan baik baik, inilah pentingnya pelatihan Program PINTAR Tanoto Foundation dalam bidang manajemen berbasis sekolah,” ujar Sindi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo ketika membuka acara pelatihan modul 1 manajemen berbasis sekolah yang dihadir 30 kepala sekolah dan pengawas se Kabupaten Tebo di Rumah Makan Sari Raos Rimbo Bujang, Kamis, (23/1/2020).

BACA JUGA :  Bupati Hadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana XVI STAI An-Nadwah Kuala Tungkal

Dengan mendapatkan materi pelatihan MBS, Sindi berharap kepala sekolah dan pengawas menerapkan manajemen sekolah yang berprinsip terbuka, partisipatif dan dapat dipertanggungjawabkan.

”Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo mendukung penuh Program PINTAR Tanoto Foundation, Bapak Ibu kepala sekolah dan pengawas bisa bekerjasama memajukan pendidikan di Kabupaten Tebo melalui Program PINTAR ini,” tambahnya.

Sebagai pemimpin dan pembina, kepala sekolah harus mampu menjadi motor penggerak perubahan dan peningkatan mutu di sekolah dengan mengelola manajemen sekolah yang baik, “Sehingga sangat tepat sekali pelatihan manajemen sekolah yang diadakan oleh Program PINTAR Tanoto Foundation, karena menguatkan sisi manajemen sekolah. Supaya kinerja sekolah baik dan inovatif,” katanya.

BACA JUGA :  Kemendikbud-Ristek Keluarkan Surat Edaran Pembelajaran Tatap Muka

Fitria Hima Mahligai, Training Specialist Primary Tanoto Foundation Jambi, menyampaikan bahwa konsep merdeka belajar yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, cocok dengan apa yang dilakukan oleh Tanoto Foundation melalui Program PINTARnya.

“Pidato Mas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang merdeka belajar sudah dilakukan oleh Tanoto Foundation, artinya apa yang dilakukan Tanoto Foundation sejalan dengan pemerintah,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Kemendikbud-Ristek Keluarkan Surat Edaran Pembelajaran Tatap Muka

Untuk mewujudkan merdeka belajar, dukungan bapak ibu kepala sekolah harus diberikan kepada para guru di sekolah, mulai dari pembelajaran, peran serta masyarakat, dan budaya baca.

“Modal Bapak Ibu telah ada, yaitu saat ini dilatih materi MBS modul 1 Program PINTAR, mari kita wujudkan merdeka belajar bersama Tanoto Foundation, karena ini juga program kita bersama sama,” tambahnya.(*)

Share :

Baca Juga

Info Penting

Pemkab Tanjabbar Kembali Buka Seleksi Penerimaan Taruna Baru STP Jakarta

Pendidikan

TP-UKS Jambi Tinjau Kesiapan Sekolah Tatap Muka di Tanjabbar

Pendidikan

Kelulusan Siswa SMK di Tanjab Barat 2021 Mencapai 99,7 Persen

Pendidikan

Guru dan Kepala Sekolah Didorong Menjadi Penggerak Pendidikan

Pendidikan

5.041 Ribu Siswa SMP/MTs di Tanjab Barat Siap Ikuti UNBK

Pendidikan

Bupati Tanjab Barat Beserta Istri Hadiri Syukuran dan Perpisahan Santri Ponpes Al-Baqiyatus Shalihat

Pendidikan

New Normal, SMA dan SMK di Jambi Wajib Pasan Spanduk Sosialisasi Pencegahan Covid-19

Pendidikan

Bupati Safrial Hadiri Sidang Promosi Doktor Zulgani di jambi