LIVE TV
Bersihkan Lahan dengan Dibakar Warga Senyerang Ditangkap Polisi Jumat Bersih, Polsek Pengabuan dan Warga Bersihkan Embung Air Danrem 042 Gapu Hadiri Pelantikan Bupati Tanjab Barat dan Batanghari Baru Dilantik Jadi Bupati, H. Anwar Sadat Ditunjuk Jadi Ketua DPD PAN Tanjab Barat 2021- 2025 Anwar Sadat-Hairan Tancap Gas Realisasi Janji Kampanye

Home / Pilkada

Senin, 21 Desember 2020 - 20:18 WIB

MK Sudah Terima 82 Pengajuan Sengketa Hasil Pilkada, Satu Diantaranya dari Paslo Wako Sungai Penuh

FOTO : MK saat Sidang gugatan batas usia calon kepala daerah. /©Liputan6.com/Faizal Fanani]

FOTO : MK saat Sidang gugatan batas usia calon kepala daerah. /©Liputan6.com/Faizal Fanani]

JAMBI – Mahkamah Konstitusi (MK) hingga saat ini, Minggu (20/12/20) sudah menerima 82 permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilkada 2020.

Jumlah tersebut melonjak hampir dua kali lipat dibanding pada Jumat (18/12/20) sore. Saat itu, MK baru menerima sekitar 40 permohonan PHPU.

“Sudah 82 (permohonan) sekarang,” kata Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama Dalam Negeri MK Fajar Laksono dikutip dari beritasatu.com, Minggu (20/12/20).

Fajar menjelaskan dari jumlah permohonan itu paling banyak terkait pemilihan bupati yakni sebanyak 74 permohonan PHPU, sementara pemilihan wali kota terdapat delapan permohonan.

BACA JUGA :  Baru Dilantik Jadi Bupati, H. Anwar Sadat Ditunjuk Jadi Ketua DPD PAN Tanjab Barat 2021- 2025

Sejauh ini, dari sembilan pilgub yang digelar pada Pilkada 2020, belum ada satu pun yang mengajukan permohonan PHPU ke MK.

Pengajuan permohonan perselisihan hasil pemilihan bupati dan wali kota masih dapat dilakukan hingga 29 Desember 2020, sedangkan untuk gubernur hingga 30 Desember 2020.

Setelah itu, tahapan selanjutnya adalah perbaikan permohonan dan pemeriksaan pendahuluan dijadwalkan berlangsung pada 26 Januari sampai dengan 29 Januari 2020 dan pemeriksaan persidangan pada 1 Februari sampai dengan 11 Februari 2020.

BACA JUGA :  Bikin Kagum, Ternyata Ini Sosok TNI dan Polisi yang Shalat Beralas Plastik Saat Patroli Karhutla

Dikutip dari laman mkri.id pada Minggu (20/12/20), sejumlah permohonan hasil pemilihan kepala daerah yang diterima MK di antaranya, hasil pemilihan Wali Kota Magelang, Tidore, Banjarmasin, Bandar Lampung, Medan, Ternate, Balikpapan, Kota Sungai Penuh (Paslon Wako Nomor Urut 2 Fikar Azami, S.H., M.H.–Yos Adrino, S.E terdapaftar pada Jumat (18/12/20) dengan ini Permohonan Pembatalan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Sungai Penuh Nomor 320/PL.02.6-Kpt/1572/KPU-Kot/XII/2020 tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sungai Penuh Tahun 2020, tanggal 17 Desember 2020.

BACA JUGA :  Karangan Bunga Ucapan Selamat Pelantikan UAS-Hairan Mulai Terpampang di Depan Kantor Bupati dan Rumah Dinas

Selain itu, untuk hasil pemilihan bupati yang digugat ke MK di antaranya, hasil pemilihan Bupati Penukal Adab Lematang Ilir, Raja Ampat, Belu, Sumba Barat, Rembang, Lampung Tengah, Kaimana, Mamberano Raya, Pandeglang, Tapanuli Selatan, Lingga, Malaka, Purworejo dan lainnya.(Edt)

Share :

Baca Juga

Pilkada

Daftaran ke Golkar, Cici Halimah Jadi Satu-satunya Balon Bupati Tanjabbar Perempuan

Pilkada

Fachrori-Safrial Berpasangan Maju di Pilgub Jambi

Pilkada

Petahana yang Maju Pilkada 2020 Harus Cuti Selama 71 Hari

Advetorial

Bawaslu Tanjab Barat Lakukan Tes Wawancara dan Tertulis Terhadap 159 Calon Panwascam

Pilkada

Wabup Amir Sakib Ikuti Rakor Persiapan Pilkada Serentak 2020

Pilkada

Unggul Hitung Cepat, UAS : Terima Kasih Semuanya, Mari Sama-sama Kita Bangun Tanjabbar Berkah

Pilkada

MK Telah Terima 21 Pengajuan Sengketa Pilkada 2020, Termasuk Jambi?

Batanghari

Pilkada Batanghari: Pasangan Yuninnta-Mahdan Kantongi Rekomendasi Golkar