OTT Pejabat BNPB, KPK Dalami Dugaan Korupsi Dana Kebencanaan

Lintas Tungkal

- Redaksi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 01:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. [FOTO : news.fin.co.id]

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. [FOTO : news.fin.co.id]

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), khususnya yang menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) untuk penanggulangan bencana.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa dugaan tersebut menjadi bagian dari penyelidikan dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di lingkungan BNPB pada Selasa (13/10/2026).

Menurut Budi, penyidik masih menelusuri pengadaan yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut, termasuk penggunaan anggaran yang dialokasikan untuk kebutuhan kebencanaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan, KPK belum dapat mengungkap secara terperinci proyek pengadaan yang sedang diselidiki, termasuk jenis bencana yang berkaitan dengan penggunaan anggaran tersebut. Kemungkinan keterkaitan dengan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), bencana di Sumatera, maupun kegiatan modifikasi cuaca juga belum dijelaskan secara resmi.

Budi menyampaikan bahwa rincian mengenai proyek, peruntukan dana, dan dugaan penyimpangan akan disampaikan lebih lanjut dalam konferensi pers setelah proses pendalaman dilakukan.

14 ORANG DIAMANKAN, BARANG BUKTI RP1,4 MILIAR DAN EMAS

Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan 14 orang dari unsur internal BNPB dan pihak swasta. Mereka di antaranya Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Rustian, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta pegawai dan tenaga ahli di lingkungan BNPB.

Tim penyidik juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai sekitar Rp1,4 miliar, emas batangan, serta tabungan emas.

Seluruh pihak yang diamankan kemudian menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami keterangan para pihak sekaligus mengungkap dugaan keterlibatan masing-masing dalam perkara tersebut.

KPK selanjutnya akan melakukan ekspose perkara di tingkat pimpinan untuk menentukan langkah hukum berikutnya, termasuk status pihak-pihak yang telah diamankan.

Hingga kini, KPK belum mengumumkan secara resmi penetapan tersangka maupun mengungkap konstruksi lengkap dugaan korupsi tersebut.

Pengusutan ini menjadi perhatian publik mengingat Dana Siap Pakai dialokasikan untuk mendukung penanganan bencana dan kebutuhan darurat. Karena itu, keterbukaan mengenai penggunaan anggaran, proyek yang diduga bermasalah, serta pihak yang bertanggung jawab menjadi hal penting untuk menunggu penjelasan lebih lanjut dari KPK.

Catatan redaksi: Versi ini menggunakan parafrasa untuk memperhalus pernyataan Budi Prasetyo tanpa menempatkan kalimat hasil penyuntingan sebagai kutipan langsung. Jika ingin mencantumkan kutipan langsung, gunakan redaksi asli dari sumber.**

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perluas Akses Vokasi, Kemnaker Targetkan Bangun 60 Balai Baru dan Pelatihan Gratis untuk 1 Juta Orang
BNPB: 1.170 Jiwa Terdampak Banjir Padang, 63 Hektare Terbakar di Merauke, Banjir dan Longsor Terjang Aceh
Menaker Yassierli: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Jadi Tonggak Era Baru Hukum Kerja Indonesia
Disetujui, RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Lanjut ke Pembicaraan Tingkat II
Sengketa Lahan Taman Raja Belum Tuntas, Wabup Katamso Instruksikan BPN Cek Batas dan Minta Pihak Bersengketa Buka Dokumen
Tok! MA Kabulkan Uji Pendapat DPRD Gowa, Bupati Husniah Talenrang Terancam Diberhentikan
Kemensos Registrasi Ulang Penerima Bansos Lewat Perlinsos Digital, Baca di Sini Ketentuannya!
Talenta Vokasi Indonesia Raih 9 Penghargaan di WSC Shanghai 2026
Berita ini 12 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 01:00 WIB

OTT Pejabat BNPB, KPK Dalami Dugaan Korupsi Dana Kebencanaan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Perluas Akses Vokasi, Kemnaker Targetkan Bangun 60 Balai Baru dan Pelatihan Gratis untuk 1 Juta Orang

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:33 WIB

BNPB: 1.170 Jiwa Terdampak Banjir Padang, 63 Hektare Terbakar di Merauke, Banjir dan Longsor Terjang Aceh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Menaker Yassierli: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Jadi Tonggak Era Baru Hukum Kerja Indonesia

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Disetujui, RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Lanjut ke Pembicaraan Tingkat II

Berita Terbaru

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. [FOTO : news.fin.co.id]

Nasional

OTT Pejabat BNPB, KPK Dalami Dugaan Korupsi Dana Kebencanaan

Rabu, 14 Okt 2026 - 01:00 WIB

Perwakilan manajemen MG Motor Indonesia bersama jajaran pimpinan Mimosa Group berfoto bersama di samping unit SUV terbaru MG ZS Hybrid+ saat gelaran regional launch di salah satu pusat perbelanjaan di Medan.

Finansial

MG Lanjutkan Peluncuran MG ZS Hybrid+ di Manado, Bali, dan Medan

Selasa, 13 Okt 2026 - 17:10 WIB