LIVE
Inovasi Pusling Library Goes To Blok Hunian Lapas Kelas II B Kuala Tungkal Kapolri Ungkap Alasan Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri Bupati Anwar Sadat Lepas 123 Kafilah MTQ ke 50 Tanjab Barat Umy Hj. Fadhilah Sadat Tinjau Kesiapan Beberapa Spot Lokasi Sentra Promosi MTQ Atlet Dayung Jambi Sabet Mendali Perak di PON XX Papua

Home / Nasional

Selasa, 3 Agustus 2021 - 00:55 WIB

Pemerintah Resmi Perpanjang PPKM Level 4 sampai 9 Agustus

Presiden Joko Widodo Saat Samoaikan Keterangan Pers di Istana Kepresidenan Bogor, Senin (02/08/21). FOTO : ISTIMEWA

Presiden Joko Widodo Saat Samoaikan Keterangan Pers di Istana Kepresidenan Bogor, Senin (02/08/21). FOTO : ISTIMEWA

JAMBI – Pemerintah memutuskan memperpanjang kembali Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di sejumlah wilayah kabupaten/kota tertentu mulai 3 hingga 9 Agustus 2021.

PPKM Level 4 kembali diperpanjang untuk menekan lonjakan kasus virus corona (Covid-19).

“Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan PPKM level 4 dari tanggal 3 hingga 9 Agustus 2021 di beberapa kabupaten kota tertentu,” kata Jokowi dalam keterangan pers di Istana Kepresidenan Bogor, Senin (02/08/21) malam

Pelaksanaan PPKM level 4 ini, ujarnya, akan mengalami sejumlah penyesuaian aturan. Hanya saja Jokowi tidak menjelaskan lebih rinci mengenai penyesuaian yang akan diberikan dalam PPKM level 4 lanjutan ini.

Demikian pula Jokowi tidak memyebutkan Kabupaten/kota mana yang mendapat konggaran.

BACA JUGA :  Akibat Supir Truk Tronton Memaksakan Diri, Ini yang Terjadi

Jokowi menyebut PPKM Level 4 yang berlaku sejak 26 Juli lalu telah membawa perbaikan dalam berbagai aspek, mulai kasus positif Covid-19, kasus aktif, tingkat kesembuhan, hingga BOR RS Covid-19.

“PPKM Level 4 yang diberlakukan tanggal 26 Juli sampai dengan 2 Agustus kemarin telah membawa perbaikan skala nasional dibanding sebelumnya baik konfirmasi kasus harian, tingkat kasus aktif, tingkat kesembuhan dan persentase BOR,” ujarnya.

Selama PPKM Darurat dan PPKM Level 4 diterapkan, kasus virus corona dan kematian Covid-19 belum menunjukkan penurunan drastis. Meskipun, pasien yang dinyatakan sembuh juga bertambah.

Kematian jadi hal yang paling disoroti selama PPKM Level 4. Rekor kematian karena Covid-19 tercatat pada 27 Juli. Hari itu ada 2.069 orang meninggal dunia usai terjangkit Covid-19.

BACA JUGA :  Wabup Serahkan Bantuan Warga Korban Kebakaran Rumah di Lubuk Kambing

Selama PPKM Level 4, total ada 19.523 orang meninggal dunia karena Covid-19. Dengan kata lain, Indonesia melaporkan 1.627 kematian setiap hari pada kurun 21 Juli hingga 1 Agustus.

Kemudian ada 489.978 kasus positif Covid-19 selama 12 hari penerapan PPKM Level 4. Rata-rata ada 40.831 kasus baru setiap hari. Bahkan, jumlah kasus baru hampir tembus 50 ribu dalam sehari pada hari kedua dan hari ketiga PPKM Level 4.

BACA JUGA :  Warga dan Satgas TMMD ke 112 Berjibaku Buat Jalan dan Drainase

Dalam lima hari terakhir, jumlah tambahan kasus harian tampak menurun. Namun, angka itu masih jauh dari target pemerintah, yaitu 10 ribu kasus per hari.

Angka itu pun tak menunjukkan penurunan tingkat penularan. Positivity rate masih berkisar di angka 25,6 persen selama PPKM Level 4. Standar Badan Kesehatan Dunia (WHO), idealnya positivity rate berada di angka 5 persen.

Positivity rate yang tinggi sejalan dengan pelaksanaan tes yang loyo. Hanya ada 1.939.406 orang yang dites terkait Covid-19 selama PPKM Level 4. Dengan demikian, hanya 161.617 orang yang menjalani tes per hari.(*)

Share :

Baca Juga

Nasional

Sedihnya, Menpan RB Sebut Tak Ada Penerimaan CPNS Tahun 2020 hingga 2021

Nasional

Terobos Mabes Polri, Polisi Tembak Mati Terduga Teroris

Nasional

BMKG: Waspadai Bencana Hidrometeorologi Jelang Puncak Musim Hujan

Nasional

Asrama Haji Resmi Jadi RS Darurat Penampungan Pasien Covid-19

Nasional

Kadispen AD Terima Kunjungan Kadispen AU Marsma

Berita

Pansel STP Rayon Daerah Tanjab Barat Musnahkan Soal Tes Akademik

Nasional

Menpan RB ; Daerah Tidak Diperkenankan Lagi Rekrut Tenaga Honorer

Nasional

DPR Setuju Rencana Revisi UU ITE, Karena Selalu Dijadikan untuk Saling Lapor