Home / NTT

Penjaga Denyut Energi NTT: Dedikasi Tanpa Batas di Tengah Pemulihan Pascagempa

Lintas Tungkal

- Redaksi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Bantu NTT Pulih. Gempa M 7,7 menyisakan luka mendalam bagi saudara kita di NTT. Mari rapatkan barisan dan salurkan bantuan terbaik Anda melalui tautan berikut:
+ Donasi

Pertamina terus menyiagakan armada distribusi untuk menjamin pasokan energi dan kelancaran distribusi BBM logistik bantuan ke wilayah terdampak. (Foto: Dok. Pertamina Patra Niaga)

Pertamina terus menyiagakan armada distribusi untuk menjamin pasokan energi dan kelancaran distribusi BBM logistik bantuan ke wilayah terdampak. (Foto: Dok. Pertamina Patra Niaga)

BUTENG, 20 Agustus 2026 – Pascagempa bumi tektonik yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), PT Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa pasokan dan pelayanan energi di seluruh wilayah terdampak tetap berjalan normal. Kelancaran ini berhasil dipertahankan berkat dedikasi luar biasa para pekerja garda terdepan—mulai dari operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) hingga Awak Mobil Tangki (AMT)—yang tetap setia menjalankan tugas di tengah situasi darurat, bahkan saat keluarga mereka sendiri ikut terdampak bencana.

Para pekerja lapangan ini menjadi tulang punggung yang menjaga denyut nadi aktivitas masyarakat dan memastikan energi selalu tersedia. Keberadaan pasokan BBM menjadi krusial, terutama untuk mendukung mobilitas kendaraan penanganan bencana, ambulans, serta armada distribusi bantuan kemanusiaan ke pelosok desa.

Kesaksian dari Garda Terdepan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu potret ketangguhan ini ditunjukkan oleh Fergilus Edy, seorang operator di SPBU 54.865.01 Mena, Ruteng. Ketika gempa utama mengguncang sekitar pukul 06.00 WITA, Fergilus sedang bersama keluarganya di rumah. Guncangan hebat memaksa mereka menyelamatkan diri ke luar bangunan. Namun, hanya berselang satu jam setelah memastikan keluarganya aman, Fergilus langsung bergegas menuju SPBU untuk membuka pelayanan.

“Sekitar jam tujuh pagi saya sudah berada di tempat kerja. Kami berkomitmen untuk segera membuka pelayanan demi ketenangan masyarakat. Kendaraan prioritas seperti ambulans, armada penanggulangan bencana, hingga truk pembawa sembako ke desa-desa langsung kami utamakan. Meskipun gempa susulan masih kerap terjadi dan kami harus selalu waspada, fokus utama kami adalah melayani masyarakat dengan tulus agar tidak terjadi kepanikan akibat kelangkaan BBM,” tutur Fergilus.

Kisah serupa datang dari Hendrikus Nuba, seorang Awak Mobil Tangki (AMT) yang bertanggung jawab menjaga rute pasokan BBM ke wilayah Kabupaten Manggarai. Sebagai warga Reo yang wilayahnya ikut terdampak parah, Hendrikus harus menghadapi dilema berat. Hingga saat ini, rumahnya mengalami kerusakan dan keluarganya terpaksa tinggal di tenda pengungsian karena ancaman gempa susulan.

Meskipun diselimuti kekhawatiran, Hendrikus tetap memilih naik ke kabin truk tangki untuk menyalurkan BBM.

“Keluarga saya saat ini berada di tempat pengungsian dalam kondisi aman. Sebagai AMT, tugas ini adalah sebuah kewajiban dan panggilan kemanusiaan. Dalam kondisi apa pun, kami harus memastikan masyarakat di Manggarai tidak kesulitan mendapatkan bahan bakar, karena BBM adalah kunci utama agar aktivitas pemulihan bisa berjalan,” kata Hendrikus tegar.

Menembus Blokade Longsor di Jalur Distribusi

Tantangan yang dihadapi Hendrikus dan rekan-rekan AMT tidak hanya berupa beban psikologis, tetapi juga ancaman fisik di sepanjang jalur distribusi. Struktur tanah yang labil pascagempa memicu tanah longsor dan runtuhan batu di beberapa titik kritis.

“Dalam perjalanan dari terminal BBM, kami sempat tertahan akibat material longsor dan bongkahan batu yang menutup jalan di daerah Cibal. Namun, berkat koordinasi cepat dengan petugas penanggulangan bencana di lapangan, jalur tersebut berhasil dibersihkan dan bisa dilewati dengan aman. Kami berharap dengan distribusi yang konsisten ini, kondisi psikologis dan ekonomi masyarakat bisa segera pulih,” tambahnya.

Strategi Pertamina Patra Niaga Mempercepat Pemulihan

Untuk memperkuat ketahanan stok dan mempercepat distribusi di zona terdampak, Pertamina Patra Niaga bergerak cepat menerapkan pola suplai darurat (regular alternative emergency). Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mengerahkan bantuan armada mobil tangki tambahan dari Integrated Terminal (IT) Bima.

Bantuan armada ini berfungsi untuk mempertebal armada distribusi lokal yang jalurnya terhambat, sekaligus memastikan seluruh SPBU di NTT tetap memiliki stok yang aman seiring dengan perbaikan sarana prasarana penunjang yang rusak akibat gempa.

Apresiasi Atas Komitmen Kemanusiaan Pekerja

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan rasa hormat dan apresiasi yang mendalam terhadap seluruh lini pekerja di lapangan. Keberhasilan menjaga stabilitas energi di NTT saat fase kritis ini dinilai murni karena faktor manusia dan rasa kepedulian yang tinggi dari para pekerja.

“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh operator SPBU, Awak Mobil Tangki, dan seluruh Perwira Pertamina yang tetap hadir di garis depan dalam situasi yang penuh tekanan ini. Kami tahu banyak dari mereka yang secara pribadi menjadi korban, dan keluarganya pun masih berada di tenda pengungsian. Namun, mereka memilih untuk mendahulukan kepentingan publik agar kendaraan evakuasi dan logistik bantuan tidak terhambat. Dedikasi tanpa batas inilah yang menjadi pilar penting dalam mempercepat seluruh proses pemulihan pascabencana di Nusa Tenggara Timur,” pungkas Kitty.*

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pertamina Patra Niaga

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seluruh SPBU di Pulau Flores Terus Beroperasi Melayani Masyarakat
Pertamina Peduli Distribusikan Bantuan ke Posko Mandiri Warga, Pastikan Kebutuhan Korban Bencana NTT Terpenuhi
Berita ini 35 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Seluruh SPBU di Pulau Flores Terus Beroperasi Melayani Masyarakat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Pertamina Peduli Distribusikan Bantuan ke Posko Mandiri Warga, Pastikan Kebutuhan Korban Bencana NTT Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Penjaga Denyut Energi NTT: Dedikasi Tanpa Batas di Tengah Pemulihan Pascagempa

Berita Terbaru