indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
SKK Migas-PetroChina Launching Wisata Embung Bina Lestari di Betara Pengendara Sepeda Motor Meninggal Setelah Tabrakan dengan Truk di Muara Pijoan Camat Betara Resmikan Soft Opening Wisata Embung Bina Lestari Desa Muntialo Dua Kecelakaan di Jambi, Rengut Nyawa Pengendara Sepeda Motor Jadi Paket Termahal, Harga Cabai di Bungo Tembus 150 Ribu Perkilogram

Home / Pendidikan / Nasional

Jumat, 5 Juni 2020 - 21:37 WIB

Persiapkan New Normal Pendidikan yang Berorientasi Pada Siswa

FOTO : Iwan Syahril, Dirjen GTK Kemendikbud dalam diskusi via zoom Sinergi Pusat dan Daerah untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan Dasar di Era New Normal yang digelar Tanoto Foundation, Kamis (04/06/20).

FOTO : Iwan Syahril, Dirjen GTK Kemendikbud dalam diskusi via zoom Sinergi Pusat dan Daerah untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan Dasar di Era New Normal yang digelar Tanoto Foundation, Kamis (04/06/20).

Siswa Suka Belajar dari Rumah

Menyiapkan new normal pendidikan, M Ari Widowati memaparkan survey yang dilakukan Tanoto Foundation kepada guru, kepala sekolah, orangtua, dan siswa dari 454 sekolah dan madrasah mitra.

Mendukung pelaksanaan pendidikan dalam era new normal, M Ari Widowati, Direktur Program Pendidikan Dasar Tanoto Foundation, memaparkan hasil survey atas 454 sekolah dan madrasah mitra dengan responden guru, kepala sekolah, orangtua, dan siswa.

BACA JUGA :  Dalam Hitungan Menit 200 Formulir Pendaftaran PPDB di SMPN 2 Kuala Tungkal Habis

“Salah satu temuan menarik adalah 48.3% siswa senang dengan belajar di rumah karena gurunya membuat mereka belajar lebih menarik, bervariasi, dan bermakna. Praktik baik ini perlu disebarkan agar lebih banyak siswa yang belajar dengan baik walaupun dirumah. Karena masih ada 46.8% lagi siswa yang menyatakan belajar di rumah tidak menyenangkan, dengan alasan terbanyak adalah terlalu banyak tugas dari guru,” kata Ari.

BACA JUGA :  Tiga Siswa SMPN 2 Kuala Tungkal Lulus Seleksi PPDB SMAN Titian Teras Jambi

Pada masa pandemi, Tanoto Foundation tetap melatih dan mendampingi para guru, kepala sekolah, pengawas, dan dosen LPTK dan menyesuaikan materinya dengan konteks pembelajaran berbasis teknologi, daring dan luring.

“Konsep pelatihan kami adalah pembelajaran dengan menerapkan unsur MIKiR atau mengalami, interaksi, komunikasi, dan refleksi, sehingga siswa bisa aktif dan mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi dalam pembelajaran jarak jauh,” jelas Ari.

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Tiga Sekolah Ini Wakili Tanjab Barat Lomba LSS Tingkat Provinsi Jambi

Nasional

Keluarga Besar PP Muhammadiyah Berduka Buya Syafii Ma’arif

Pendidikan

75 Persen Pelajar MTs Negeri 1 Tanjab Barat Sudah Vaksin Dosis 1

Pendidikan

Bupati Safrial Imbau Siswa yang Sedang Ujian Nasional, Tak Rayakan Kelulusan Dengan Coret Baju

Nasional

Menpan RB Keluarkan SE Terbaru PNS dan PPPK Dilarang Mudik Lebaran

Pendidikan

Sebanyak 266 Siswa SMAN 1 Tanjab Barat Lulus 100 Persen

Nasional

Bertepatan Dengan Hari Pahlawan, Vaksinasi Berhadiah Sepeda Motor Resmi Dibuka

Nasional

THR Dikeluhkan PNS, Mendagri Jengkel Kepala Daerah Pun Disentil