indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Gubernur Jambi Lepas Kontingen SOIna Mengikuti PeSONas di Semarang Serunya Jambi Night Market Melayu Merayu Digelar Setiap Malam Minggu Bersama Ketua Bhayangkari, Kapolres Tanjab Timur Tabur Bunga di Makosat Polair Sedan dan Pajero Terlibat Tabrakan di Kota Jambi, Begini Kondisinya Terkena Abrasi, Lima Rumah di Kampung Nelayan Rusak Parah

Home / Pendidikan / Nasional

Jumat, 5 Juni 2020 - 21:37 WIB

Persiapkan New Normal Pendidikan yang Berorientasi Pada Siswa

FOTO : Iwan Syahril, Dirjen GTK Kemendikbud dalam diskusi via zoom Sinergi Pusat dan Daerah untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan Dasar di Era New Normal yang digelar Tanoto Foundation, Kamis (04/06/20).

FOTO : Iwan Syahril, Dirjen GTK Kemendikbud dalam diskusi via zoom Sinergi Pusat dan Daerah untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan Dasar di Era New Normal yang digelar Tanoto Foundation, Kamis (04/06/20).

“Menutup sekolah bukan berarti pembelajaran tidak terjadi. Pilihannya bisa melaksanakan belajar dari rumah, baik secara daring, luring, atau blended. Yang terpenting orientasi pembelajarannya berdasar pada kebutuhan siswa,” jelas Iwan.

Yang juga penting, jangan sampai penggunaan teknologi dalam pembelajaran jarak jauh, hanya memindahkan tatap muka ceramah di kelas. Siswa harus difasilitasi untuk aktif belajar bukan berpusat pada guru.

BACA JUGA :  Tiga Siswa SMPN 2 Kuala Tungkal Lulus Seleksi PPDB SMAN Titian Teras Jambi

Sekarang tidak ada tuntutan yang kuat siswa harus ikut ujian. Ini menjadi kesempatan bagi guru dan kepala sekolah untuk membuat inovasi-inovasi hal-hal yang relevan untuk kebutuhan belajar siswanya. Itulah prinsip merdeka belajar yang didorong penerapannya dalam pembelajaran.

Kemendikbud saat ini juga tengah mengembangkan super aplikasi pendidikan yang dapat membantu siswa belajar lebih baik. Aplikasi ini jauh lebih canggih dan semudah penggunaannya seperti aplikasi gojek atau tokopedia. “Dengan adanya pandemi ini, kita ingin mempercepat untuk mengakselerasi pemanfaatan aplikasi tersebut. Semoga bisa lebih cepat dari yang direncanakan,” kata Iwan yang juga menyebut pentingnya sinergi dalam menyebarkan praktik-praktik baik pendidikan.

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Dikbud Tanjab Barat Kembali Luburkan Sekolah TK Hingga SMP Selama 2 Hari Kedepan

Pendidikan

Pauzan Najri Harapkan Ini Usai Deklarasi dan Sosialisasi Sekolah Ramah Anak di SMPN 2 Kuala Tungkal

Nasional

Bupati Kolaka Timur Disebut Terjaring OTT KPK

Nasional

Menpan RB Keluarkan SE Terbaru PNS dan PPPK Dilarang Mudik Lebaran

Pendidikan

Melalui Pelatihan Manajemen Sekolah, Kepsek di Tebo Akan Terapkan Merdeka Belajar

Nasional

Fakultas Ilmu Budaya USU Digerbek BNN

Advetorial

Amir Sakib Hadiri Rembuk Nasional Gerakan Indonesia Melayani Di Banjar Baru

Nasional

PetroChina Peroleh Perpanjangan Kontrak Wilayah Kerja Jabung Hingga 2043