Pertamina Pimpin Pengembangan Ekosistem Sustainable Aviation Fuel untuk Masa Depan Penerbangan ASEAN

Lintas Tungkal

- Redaksi

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan Pertamina Patra Niaga memaparkan capaian program UCOllect yang telah mengumpulkan lebih dari 116 ribu liter minyak jelantah kepada peserta ASEAN SAF Workshop 2026. Langkah ini mempertegas komitmen Indonesia memimpin dekarbonisasi aviasi di kawasan regional. (FOTO : Dok. Pertamina)

Perwakilan Pertamina Patra Niaga memaparkan capaian program UCOllect yang telah mengumpulkan lebih dari 116 ribu liter minyak jelantah kepada peserta ASEAN SAF Workshop 2026. Langkah ini mempertegas komitmen Indonesia memimpin dekarbonisasi aviasi di kawasan regional. (FOTO : Dok. Pertamina)

Pengembangan SAF Pertamina juga memberikan dampak nyata. Hingga saat ini, Pertamina telah mengoperasikan 47 titik UCOllect, mengumpulkan lebih dari 116 ribu liter minyak jelantah, menjangkau lebih dari 5.200 rumah tangga, serta menghasilkan SAF yang mampu menurunkan emisi hingga 84 persen dibandingkan bahan bakar aviasi konvensional.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan pengembangan SAF merupakan bukti komitmen Pertamina dalam menghadirkan solusi energi rendah karbon sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertamina Patra Niaga terus mendorong pengembangan ekosistem Sustainable Aviation Fuel secara terintegrasi melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Kehadiran kami pada ASEAN SAF Workshop menegaskan komitmen Pertamina untuk mendukung dekarbonisasi sektor penerbangan, memperkuat posisi Indonesia sebagai penggerak SAF di kawasan ASEAN, serta menghadirkan inovasi energi berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Kitty.

Menurut Kitty, pengembangan ekosistem SAF menunjukkan bahwa transisi energi dapat berjalan seiring dengan penerapan ekonomi sirkular melalui pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku energi bersih.

Kolaborasi pemerintah, industri, dan masyarakat menjadi kunci mempercepat adopsi SAF sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pengembangan energi penerbangan berkelanjutan di kawasan ASEAN.
Melalui inovasi dan kolaborasi yang berkelanjutan, Pertamina akan terus memperkuat pengembangan ekosistem SAF guna mendukung transisi energi, mewujudkan industri penerbangan rendah emisi, serta mengukuhkan Indonesia sebagai pemain utama dalam pengembangan Sustainable Aviation Fuel di tingkat regional.

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini 6 Aplikasi AI Terbaik 2026 untuk Bantu Kerja Sehari-hari
Akselerasi SDM Digital, Kemnaker dan Huawei Indonesia Resmikan Kemitraan Strategis Berbasis Magang
Menaker: Ijazah Bukan Lagi Jaminan, Lulusan PT Wajib Kuasai Strategi ‘Triple Readiness’ Hadapi Era AI
Pemanfaatan AI di Indonesia Masih Rendah, Menaker: Pekerja Harus Siap Hadapi Perkembangan Teknologi
Revolusi Digital Dishub Tanjab Barat: Kini Cek Jadwal Kapal dan Lapor Keluhan Cukup Lewat Ponsel!
Grok AI Resmi Diblokir, Komdigi Demi Lindungi Perempuan, Netizen : “Judol Kapan Slow?”
Cara Top Up Saldo PayPal Dengan GoPay: Panduan Terbaru
Mendadak, TikTok Live Tiba-tiba Dibatasi?
Berita ini 38 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:53 WIB

Pertamina Pimpin Pengembangan Ekosistem Sustainable Aviation Fuel untuk Masa Depan Penerbangan ASEAN

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:26 WIB

Ini 6 Aplikasi AI Terbaik 2026 untuk Bantu Kerja Sehari-hari

Kamis, 28 Mei 2026 - 00:00 WIB

Akselerasi SDM Digital, Kemnaker dan Huawei Indonesia Resmikan Kemitraan Strategis Berbasis Magang

Minggu, 26 April 2026 - 06:41 WIB

Menaker: Ijazah Bukan Lagi Jaminan, Lulusan PT Wajib Kuasai Strategi ‘Triple Readiness’ Hadapi Era AI

Rabu, 15 April 2026 - 16:55 WIB

Pemanfaatan AI di Indonesia Masih Rendah, Menaker: Pekerja Harus Siap Hadapi Perkembangan Teknologi

Berita Terbaru