POLITIK – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan (
PDIP), Puan Maharani, menekankan bahwa esensi politik adalah memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat, bukan sekadar tentang posisi di dalam atau di luar pemerintahan.
Pernyataan tersebut disampaikan Puan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP pada tanggal
10 hingga 12 Januari 2026 di Jakarta, sebagaimana dikutip dari unggahan terbarunya di akun
media sosial X (sebelumnya Twitter).
“Politik bukan sekadar tentang posisi di dalam atau di luar pemerintahan, tetapi bagaimana bisa bekerja dan berdampak untuk rakyat,” tulis Puan.
Dalam forum Rakernas tersebut,
Puan secara khusus mengajak seluruh kader partai berlambang banteng moncong putih itu untuk mengambil peran aktif dalam mengawal jalannya pemerintahan. Pengawalan ini, kata Puan, harus dilakukan secara kritis namun tetap solutif.
“Saya mengajak seluruh kader untuk aktif, kritis, dan solutif dalam mengawal jalannya pemerintahan, agar rakyat bisa benar-benar merasakan hasil kerja pemerintah,” ujarnya.
Puan juga meluruskan persepsi mengenai sikap kritis. Menurutnya, sikap kritis kader PDIP bukanlah untuk menghambat kinerja pemerintah, melainkan sebagai mekanisme kontrol untuk memastikan nilai-nilai demokrasi dan kerakyatan tetap terjaga dan terimplementasi dengan baik.
“Kritis bukan untuk menghambat, melainkan untuk memastikan demokrasi dan nilai-nilai kerakyatan tetap terjaga,” tegas Puan [2].
Pesan tersebut diakhiri dengan penekanan pentingnya kesetiaan kader terhadap bangsa, negara, dan rakyat Indonesia, menegaskan komitmen PDIP untuk terus berjuang demi kepentingan nasional.**