Subsidi Rakyat Mengalir ke Tambang Ilegal: Gubernur Jambi Ultimatum Mafia BBM

Lintas Tungkal

- Redaksi

Rabu, 25 Maret 2026 - 02:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jambi Al Haris

Gubernur Jambi Al Haris

JAMBI – Praktik kotor penyalahgunaan BBM subsidi di Provinsi Jambi kian mengkhawatirkan. Gubernur Al Haris secara terbuka membongkar fakta bahwa jatah bahan bakar untuk rakyat miskin justru “bocor” secara masif ke sektor industri gelap, khususnya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Ironi di Balik Kelangkaan
Gubernur menegaskan bahwa kelangkaan BBM yang kerap memicu antrean panjang di SPBU bukan sekadar masalah distribusi, melainkan akibat ulah oknum mafia yang nekat merampas hak masyarakat demi keuntungan pribadi di sektor tambang liar.

“Laporan yang masuk sangat gamblang: BBM subsidi dikirim ke tambang liar. Beberapa pelaku bahkan sudah diringkus kepolisian,” tegas Al Haris dengan nada geram, Selasa (25/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

SPBU Jangan Jadi “Pemain”
Sikap kritis Gubernur juga menyasar para pengelola SPBU yang diduga kerap menutup mata—atau bahkan terlibat main mata—dengan para penimbun. Ia memberikan peringatan keras agar petugas SPBU tidak hanya mengejar setoran, tetapi wajib disiplin menjaga amanah negara.

“Jangan ada lagi petugas SPBU yang ikut bermain! Minyak subsidi itu hak rakyat kecil, bukan untuk modal perusahaan besar atau tambang ilegal yang punya banyak uang tapi rakus mencuri jatah subsidi,” cetusnya.

Data Bicara: Tekanan pada Kuota
Hingga akhir Februari 2026, realisasi konsumsi Biosolar telah menembus 55.461 Kl (16%) dan Pertalite mencapai 69.306 Kl (16%) dari total alokasi tahunan. Jika kebocoran ke sektor tambang ilegal tidak segera dihentikan dengan tindakan represif, Provinsi Jambi terancam mengalami krisis energi sebelum akhir tahun.

Gubernur mendesak aparat penegak hukum untuk tidak hanya menangkap kurir di lapangan, tetapi membongkar jaringan pengepul yang selama ini memberi napas bagi aktivitas tambang ilegal yang merusak lingkungan dan merugikan daerah secara sistemik.**

Penulis : Angah

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langkah Nyata Lapas Kuala Tungkal: Ubah Jeruji Menjadi Harapan Lewat Bantuan Gerobak Usaha
Sikat Mafia BBM & LPG: Bareskrim Amankan 330 Tersangka, Pertamina Siapkan Sanksi PHU
Sinergi Tanpa Batas, Pemkab Tanjab Barat dan Danlanal Palembang Perketat Pengawasan Laut!
Perahu Ketek Terbalik di Sungai Limun Jambi, 1 Penumpang Hilang Terseret Arus, 6 Lainnya Selamat
Petaka Sore di Tebo: Bocah 12 Tahun Hilang Terseret Arus, Tim SAR Terjunkan Drone Thermal
Musrenbang RKPD Provinsi Jambi 2027, Wabup Katamso Perkuat Sinkronisasi Pusat-Daerah
Rakor Camat-Lurah di Betara: Bupati Anwar Sadat Tekankan Dari Urusan Sampah Hingga Kemandirian Pangan!
39 Cut and Fill; Jadi Tantangan Pemkab Tanjab Barat Tuntaskan 134 Gerai KDKMP?
Berita ini 62 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 17:56 WIB

Langkah Nyata Lapas Kuala Tungkal: Ubah Jeruji Menjadi Harapan Lewat Bantuan Gerobak Usaha

Rabu, 22 April 2026 - 17:28 WIB

Sikat Mafia BBM & LPG: Bareskrim Amankan 330 Tersangka, Pertamina Siapkan Sanksi PHU

Selasa, 21 April 2026 - 18:48 WIB

Sinergi Tanpa Batas, Pemkab Tanjab Barat dan Danlanal Palembang Perketat Pengawasan Laut!

Minggu, 19 April 2026 - 21:09 WIB

Perahu Ketek Terbalik di Sungai Limun Jambi, 1 Penumpang Hilang Terseret Arus, 6 Lainnya Selamat

Minggu, 19 April 2026 - 17:54 WIB

Petaka Sore di Tebo: Bocah 12 Tahun Hilang Terseret Arus, Tim SAR Terjunkan Drone Thermal

Berita Terbaru