LIVETV
Danrem 042/Gapu Ikuti Rapat Evaluasi Pelaksanaan Vaksinasi oleh TNI Jajaran Kodam II/Sriwijaya Polisi Kembali Ciduk Pentolan Geng Motor Kota Jambi Kejari Tanjab Barat Tahan Bos PT Jasmine Indah 15 Link Twibbon Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021 2 Orang Pelaku Narkoba Bersenpi Diciduk Polisi, 11 Paket Sabu Siap Edar Disita




Home / Pendidikan

Selasa, 31 Agustus 2021 - 13:05 WIB

Tanjab Barat Bersiap Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

Rapat Terbatas Satgas Covid-19 Tanjab Barat dipimpin oleh Bupati H. Anwar Sadat di Rumah Dinas Bupati, Senin (30/08/21) malam. FOTO : PROKOPIM

Rapat Terbatas Satgas Covid-19 Tanjab Barat dipimpin oleh Bupati H. Anwar Sadat di Rumah Dinas Bupati, Senin (30/08/21) malam. FOTO : PROKOPIM

KUALA TUNGKAL – Status Level 3 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat membuka peluang dilaksanakan kembali pembelajaran atau sekolah tatap muka secara terbatas.

Sehingga, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini tengah mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk dilaksanakan dalam waktu dekat.

Hal itu telah dibahasa dalam Rapat Terbatas Satgas Covid-19 Tanjab Barat dipimpin oleh Bupati H. Anwar Sadat di Rumah Dinas Bupati, Senin (30/08/21) malam.

BACA JUGA :  Bupati Tanjabbar Resmikan Ruko dan Unit Usaha BUMDes Dataran Kempas

Dalam rapat tersebut Bupati memerintahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melakukan sejumlah sekenario persiapan.

“Sebelum dimulai harus tracing dulu terus tracking, treatment dan vaksinasi,” kata Bupati.

Disebutkan Bupati, Pembelajaran Tatap Muka yang berada di desa atau daerah terpencil bisa dilaksanakan sebanyak 50%, dikarenakan masih terkendala adanya signal dan masih kurangnya kedatangan dari masyarakat luar.

BACA JUGA :  Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal 2021, ASN Dilarang Cuti Akhir Tahun

Sementara Pembelajaran Tatap Muka di dalam kota dilaksanakan dengan jumlah 33 % ini diterapkan dikarenakan mobilitas masyarakat yang banyak di dalam Kota.

Selain itu, guru-guru dan siswa 12 tahun keatas diwajibkan untuk divaksin. Kemudian sekolah wajib menyediakan sarana dan penerapan prokes ketat.

“Sebelum PTM, agar para pelajar melakukan vaksinasi terlebih dahulu. Selain itu, protokol kesehatan (Prokes) akan diperketat serta melakukan tracing,” kata Bupati.

BACA JUGA :  Bupati Serahkan Sertifikat Redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria 2021 di Desa Delima

Sementara Kadis Dikbud, Martunis M. Yusuf mengatakan terkait dengan rumusan PPKM Level 3 dan terkait dengan PTM ini, pihaknya telah melaksanakan rapat dengan Kepala Sekolah dengan melihat 11 data kesiapan penerapan Protokol Kesehatan dalam pembelajaran Tatap Muka.

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Cerita Para Dosen dan Guru di Jambi Belajar Membuat Big Book, Mengaku Awalnya Sulit

Pendidikan

Guru Aktif, Pembelajaran di Madrasah Semakin Kreatif

Pendidikan

Tim Pelangi Polres Tanjabbar Tinjau Kesiapan Protokol Kesehatan Pelaksanaan PPDB di MTsN 1 Tanjab Barat

Pendidikan

Madrasah Tanjab Timur Binaan Tanoto Foundation ini Juara Website Madrasah se Provinsi Jambi

Info Penting

Pemkab Tanjabbar Kembali Buka Seleksi Penerimaan Taruna Baru STP Jakarta

Pendidikan

Yaakin; Pelibatan Masyarakat Perlu Untuk Majukan Sekolah

Pendidikan

Siap-Siap, Mulai 9 April, Delapan Sekolah Kedinasan Buka Pendaftaran

Nasional

Seleksi Calon Taruna STP Di Rayon Daerah Tanjab Barat Berjalan Lancar