indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Dua Terduga Penyalahgunaan Sabu Dibekuk, Sejumlah Alat Bukti Disita Diduga Keracunan, 5 Orang Karyawan Kapal PT KT di Tanjab Timur Meninggal Dihadiri Bupati Masnah, HUT Desa Tanjung Lanjut Ke 39 di Wisata Danau Tangkas Meriah Atlet Taekwondo Tanjabbar Sukses Raih 2 Emas dan 2 Perunggu Kejuaraan Wali Kota Jambi 2022 Pengamat : Realistis Bila Golkar Usung Anies Baswedan

Home / Kota Tebung Tinggi

Selasa, 24 Agustus 2021 - 05:53 WIB

Tebing Tinggi Akan Mulai Pembelajaran Tatap Muka Secara Terbatas

FOTO : Wali Kota Tebing Tinggi, Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM

FOTO : Wali Kota Tebing Tinggi, Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM

KOTA TEBING TINGGI – Pemerintah Kota Tebing Tinggi akan melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas.

Hal itu mengacu pada Intruksi Wali Kota Tebing Tinggi, Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM, Nomor 188.45/5808 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan PPKM Level 3 serta mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kota Tebing Tinggi pada tanggal 10 Agustus 2021.

Dalam Instruksi tersebut disebutkan bahwa pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan secara tatap muka terbatas.

Jubir Covid-19 Kota Tebing Tinggi dr. Henny Sri Hartati saat ditemui di Balai Kota Tebing Tinggi, Selasa (12/08/21) mengatakan pembelajaran tatap muka terbatas dapat dilakukan di wilayah PPKM Level 3.

“Sesuai Instruksi Wali Kota Tebing Tinggi tersebut pelaksanaan belajar mengajar boleh dilakukan dengan tatap muka secara terbatas dengan kapasitas maksimalnya 50 persen dari total peserta didik,” kata Henny.

BACA JUGA :  Wali Kota Jambi Pimpin Kegiatan Outbound Pejabat Eselon II dan III di Hutan Kota

Namun lanjut Henny, ada pengecualian bagi Sekolah Luar Biasa (SLB) baik tingkat dasar, menengah maupun tingkat atas kapasitas maksimal sebesar 62 persen dan maksimal peserta didik dalam tiap kelas sebanyak 5 orang saja dan wajib menjaga jarak 1,5 meter.

“Sedangkan untuk PAUD kapasitas maksimal 33 persen dengan maksimal peserta didik dalam tiap kelas sebanyak 5 orang saja dan juga wajib menjaga jarak 1,5 meter.” jelasnya.

Selain mekanisme pengaturan jumlah dan kapasitas yang diperbolehkan dalam tatap muka terbatas ini, dr. Henny juga menjelaskan bahwa tenaga pendidik yang melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka terbatas sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 secara lengkap yaitu sudah menerima dosis 1 dan 2 vaksin Covid-19.

BACA JUGA :  Pengamat : Realistis Bila Golkar Usung Anies Baswedan

Meski demikian, untuk tetap memberikan rasa tenang, Pemko Tebing Tinggi memberikan kebebasan bagi orang tua/wali peserta didik untuk memilih pembelajaran tatap muka atau pembelajaran secara daring bagi peserta didik.

“Pemko Tebing Tinggi tidak mewajibkan (peserta didik) untuk mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas ini. Orang tua/wali peserta didik dapat memilih apakah ingin mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas atau pembelajaran jarak jauh (daring). Setiap sekolah akan tetap memfasilitasi bagi yang ingin mengikuti pembelajaran secara daring,” tutup dr. Henny Sri Hartati.(Rel)

 

Sumber : harianpewarta.com

Share :

Baca Juga

Kota Tebung Tinggi

Pemkot Tebing Tinggi Kembali Raih Penghargaan Predikat WTP ke 5 dari BPK