indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
OPD Tanjab Barat Sudah Menyiapkan 48 Sapi dan 3 Ekor Kambing Untuk di Kurban Al Haris Apresiasi SKK Migas dalam Mendorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat Jambi Kapan 5 Pejabat Hasil Seleksi Terbuka Dilantik, Begini Kata Pj Bupati Muaro Jambi BREAKING NEWS : Satu Unit Rumah di Desa Tungkal I Terbakar Menyongsong Pemilu 2024, Bawaslu Tanjab Barat Kunjungi Kantor DPC PDI Perjuangan

Home / Nasional

Senin, 26 April 2021 - 05:51 WIB

Ternyata Ini Alasan Awak Kapal KRI Nanggala 042 Tidak Keluar Saat Tenggelam

Sejumlah prajurit TNI-AL awak kapal selam KRI Nanggala-402 berada di atas lambung kapal setibanya di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jatim, Senin (6/2/2012). Kapal selam tersebut kembali bergabung dengan TNI AL usai menjalani perbaikan menyeluruh di galangan kapal Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, Okpo, Korea Selatan. [Antara/M Risyal Hidayat]

Sejumlah prajurit TNI-AL awak kapal selam KRI Nanggala-402 berada di atas lambung kapal setibanya di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jatim, Senin (6/2/2012). Kapal selam tersebut kembali bergabung dengan TNI AL usai menjalani perbaikan menyeluruh di galangan kapal Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, Okpo, Korea Selatan. [Antara/M Risyal Hidayat]

JAKARTA – Panglima TNI Hadi Tjahjanto telah menyatakan seluruh awak kapal selam KRI Nanggala-402 meninggal.

“53 personel yang onboard KRI Nanggala-402 telah gugur,” ujarnya dalam konferensi pers di Mabes TNI Jakarta dikutip kompas.tv, Minggu (25/04/21).

Ia melanjutkan, berdasarkan bukti-bukti otentik tersebut dapat dinyatakan bahwa KRI Nanggala-402 telah tenggelam dan seluruh awaknya telah gugur.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono mengatakan kapal selam berusia 44 tahun itu dibuat di Jerman pada 1977 dan diterima TNI AL pada 1981.

Ia menjelaskan KRI Nanggala dilengkapi dengan cadangan oksigen yang hanya dapat bertahan selama 72 jam atau Kurang lebih tiga hari. Meski begitu sampai saat ini pencarian masih terus dilakukan untuk mengevakuasi 53 awal kapal beserta kapal itu sendiri.

Salah satu hal yang kemudian banyak dipertanyakan di media sosial adalah mengapa para awak kapal selam tidak keluar dari pintu emergency dan keluar untuk menyelamatkan dirinya sendiri? Berikut penjelasannya.

BACA JUGA :  Triwulan II, Target Realisasi PAD Muaro Jambi Mencapai 42,91 Persen

Melangsir dari suara.com, Pertama, perlu diketahui bahwa pintu darurat yang ada di kapal selam tidak bisa dibuka dengan leluasa karena telah dirancang jauh lebih rumit supaya tidak bisa dimasuki air laut. Sebagai pengganti, telah tersedia compartment penyelamat di mana bagian tersebut tidak bisa dimasuki air karena memiliki sistem isolasi walau bagian kapal lain telah bocor.

Jika awal kapal memutuskan keluar di kedalaman 700 meter, maka air akan memenuhi ruang kosong kapal hanya dalam hitungan detik. Jika dalam kedalaman rendah, awak kapal masih mungkin menahan tekanan air yang masuk dan berenang ke luar.

BACA JUGA :  Kapolsek Maro Sebo Terima Penghargaan Capaian Vaksinasi Tertinggi

Namun perlu diketahui bahwa tekanan air akan meningkat sebanyak 1 atm setiap kedalaman 10 meter. Maka, jika tekanan di udara adalah 1 atm, tekanan di kedalaman 700 meter akan berada di angka 70 atm. Sementara manusia hanya bisa bertahan pada sekitar 3 sampai 4 atm.

Sehingga berenang dalam kedalaman 700 meter dinilai mustahil bagi manusia karena tekanannya akan sama seperti diinjak 100 ekor gajah di kepala.

Selain itu, dalam hitungan detik gendang telinga juga akan pecah. Begitu juga dengan paru-paru yang termampatkan dan menyebabkan sakit yang luar biasa sebelum akhirnya pecah. Hal itu akan terus berlanjut hingga pembuluh darah dan organ di seluruh tubuh yang hancur.

Sehingga membuka pintu kapal selam dan berenang ke luar di kedalaman 700 meter merupakan hal mustahil untuk dilakukan.(*Edt)

Share :

Baca Juga

Nasional

Honorer K2 Ancam Demo Besar-besaran Terkait SE Penghapusan Honorer

Nasional

Sekda Leher Gubernur, Sekda tak Berfungsi, Gubernur Berjalan tanpa Leher

Nasional

Survei IPI : Tingkat Kepuasan pada KPK Melorot, Disalip TNI dan Polri

Nasional

Ini Penjelasan BKN Soal Rekrutmen 1 Juta Guru di Tahun 2021

Nasional

Kadispen AD Terima Kunjungan Kadispen AU Marsma

Nasional

Unggah Lukisan Terbaru Bergambar Ayah dan Anak, SBY Silahkan Publik Menilai

Nasional

Kapolri Idham Azis Mutasi 15 Kapolres, Berikut Daftarnya

Nasional

Lansia dengan Komorbid Mesti Bawa Surat Keterangan Layak Vaksin