YTUBE
Sampaikan Aspirasi, Puluhan Nelayan Tanjab Barat Duduk Bersama di Rumah Ahmad Jahfar Maling HP dan Tabung Gas Elpiji 3 Kilogram, Dua Pemuda di Tanjab Barat Diamankan Polisi Pengumuman PPPK Guru Diundur, Guru Honorer Tanjabbar Kecewa Lahan di Betara Terbakar, PetroChina Sigap Bantu Pemadaman Api 10 Fakta Aborsi Maut Ibu dan Bayi di Kamar Hotel Kuala Tungkal

Home / Tanjab Barat

Kamis, 19 November 2020 - 13:02 WIB

Tiga Camat di Tanjabbar dapat Gelar Adat, Ini Gelar Masing-masing

FOTO : Pengukuhan Pengurus Lembaga Adat Melayu Jambi Desa dan Kelurahan se Kecamatan Renah Mendaluh, Rabu (18/11/20)

FOTO : Pengukuhan Pengurus Lembaga Adat Melayu Jambi Desa dan Kelurahan se Kecamatan Renah Mendaluh, Rabu (18/11/20)

RENAH MENDALUH – Tiga Camat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat menerima Gelar Adat keris adat Melayu  dari Lembaga Adat Melayu Jambi Tahun 2020. Ketiga camamt tersebut yakni Camat Muara Papalik Joan Prayuda, SE mendapat gelar adat Temenggung Tujuh Negeri. Camat Renah Mendaluh Bambang Herianto, SE dengan gelar adat Mangkaro Adat Rayo dan Camat Senyerang Suwarno, S.Sos, MH dengan gelar adat Martigo Sari Adat Rayo.

Gelar adat tersebut diberikan bersaamaan pada acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi desa/kelurahan se-Kecamatan Rendah Mendaluh Masa Bhakti tahun 2020 s/d 2025 di aula Kantor Camat Renah Mendaluh, Rabu (18/11/20)

Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H Safrial dalam sambutannya mengatakan atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengucapkan tahniah dan selamat atas pengukuhan Pengurus Lembaga Adat Melayu Desa Kelurahan Kecamatan Renah Mendaluh dan pemberian gelar adat kepada saudara Ketua LAM Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan para Camat sebagai pemangku adat kecamatan dalam Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

BACA JUGA :  Reses di Desa Lubuk Terentang Ketua DPRD Tanjab Barat Serap Aspirasi Masyarakat

Berbicara mengenai gelar adat tentunya tidak terlepas dari sejarah dan adat istiadat masyarakat Tanjab Barat, dimana camat merupakan pemimpin yang berada di daerahnya, sehingga pemberian gelar adat bagi seorang camat dipandang penting untuk dilakukan.

“Semoga saudara-saudara mampu menjalankan amanah untuk berbakti demi memajukan Negeri Serengkuh Dayung Serentak ke Tujuan Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang sama-sama kita cintai ini,” tutur Safrial.

Selanjutnya Bupati juga menyampaikan harapan kepada segenap jajaran pengurus lembaga adat Melayu desa kelurahan dalam Kabupaten Tanjung Jabung Barat Kecamatan Renah mendaluh, Muara papalik dan Kecamatan Senyerang yang telah dikukuhkan mampu bekerja sesuai dengan program yang telah disusun dengan penuh tanggung jawab serta sebagai contoh suri tauladan bagi masyarakat tentang adat dan budaya Melayu.

BACA JUGA :  Lanjutkan Pencarian ABK Hilang, Tim SAR Lakukan Penyisiran Sejauh 20 KM

“Kita ketahui di Kabupaten Tanjung Jabung Barat terdapat berbagai suku dan agama untuk itu keberadaan lembaga adat harus dapat menjadi tali pengikat dan payung pemersatu serta dapat memberikan kontribusi berupa pemikiran dan ide-ide serta nasehat dalam rangka mendukung proses pembangunan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat negeri serengkuh dayung serentak ke tujuan. Lembaga adat harus menunjukkan jati diri sebagai lembaga yang mampu menjawab dan menjernikan seluruh persoalan-persoalan yang terjadi di tengah masyarakat,” ujarnya.(*/LAM)

Share :

Baca Juga

Kriminal

Satu dari 5 Pelaku Pemerkosaan Di Wisata Bukit Batu Suban Masih Buron

Tanjab Barat

Masjid Syaikh Utsman Tungkal Akan Diresmikan Untuk Jum’atan

Tanjab Barat

Tinjau Pos Pam Kapolres Menginginkan Rasa Aman dan Nyaman Selama Nataru

Tanjab Barat

40 Persen Sekolah di Tanjab Barat Siap Belajar Tatap Muka

Tanjab Barat

Polres Tanjabbar Terus Dorong Terciptanya Pilkada Serentak Damai dan Sehat dari Covid-19

Tanjab Barat

Maksimalkan Capaian Vaksinasi, Polsek Betara Bersinergi ‘Sapu Bersih Desa’

Tanjab Barat

Resepsi Pernikahan di Masa Pandemi, Tugas EO Kawal Pelaksanaan Prokes

Tanjab Barat

Wamenaker Periksa Keselamatan Kerja Hingga Ketenagakerjaan PetroChina