indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Damkar Cepat Datang, Rumah Warga di Kelapa Gading yang Terbakar Berhasil Dipadamkan Waspada PMK, Polres Bungo Bersama Dinas Peternakan Suntik Vitamin ke Hewan Ternak Bupati Masnah Resmikan Gedung Pelayanan Administrasi Terpadu Kantor Camat Sungai Gelam Bupati Masnah Lantik Ketua dan Pengurus PKK Desa se Kecamatan Sungai Gelam Kemenag Bantu Pembangunan Masjid dan Mushala Melalui SIMAS, Ini Syaratnya

Home / Pilkada

Minggu, 4 Oktober 2020 - 01:21 WIB

Tiga Daerah Ini Tercatat Langgar Protokol Kesehatan saat Kampanye

FOTO : Pjs Gubernur Jambi, Restuardy Daud/IG

FOTO : Pjs Gubernur Jambi, Restuardy Daud/IG

JAMBI – Pjs Gubernur Jambi, Restuardy Daud menyebutkan sejak dimulainya masa kampanye Pilkada pada tanggal 26 September, ada tiga daerah tercatat terjadi pelanggaran saat kampanye. Dimana kampanye dilakukan tak menerapkan protokol kesehatan dan mengantongi STTP.

Hai itu kata Ardy Daud saapaan akrab Restuardy Daud menjadi salah satu cacatan penting yang disampaikan ke pemerintah pusat.

“Pelanggaran ini juga disampaikan ke Menkopolhukam Mahfud, Mendagari Tito Karnavian, KPU RI dan Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo saat rapat evaluasi Pilkada,” kata Ardy Daud, Jumat (02/10/20).

BACA JUGA :  Korban Kebakaran di Senyerang Menerima Bantuan

Kata dia, pelanggaran yang tersebut terjadi di Kabupaten Bungo, Kabupaten Tanjab Barat dan Kota Sungai Penuh.

Pelanggaran tersebut terjadi pada tanggal 26 dan 27 September kemarin. Pada 26 September, terjadi di Kabupaten Tanjab Barat dan Kota Sungai Penuh. Mereka yang melakukan kampanye tak menyampaikan STTP. Kegiatannya itu tidak sampai 30 orang. Panwas dan Kepolisian mengambil langkah persuasif,

BACA JUGA :  Korban Kebakaran di Senyerang Menerima Bantuan

“Diberikan waktu 30 menit lalu dibubarkan,” kata Ardy Daud.

Sedangkan pada 27 September terjadi di Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat lagi.

“Kondisinya juga sama, memang ada pengumpulan massa kurang lebih 50 orang sebagian tidak menggunakan masker dan tidak bisa menunjukkan STTP,” tansdansya.(Rif)

Share :

Baca Juga

Pilkada

Tiga Bacalon Pilkada Tanjabbar Jalani Tes Kesehatan Mulai Hari Ini

Pilkada

Data Pemilih Pemula Pilkada 2020 di Tanjabbar Capai 1.324 Orang

Info Penting

Bawaslu Tanjab Barat Buka Pendaftaran Panwascam, Ini Persyaratan dan Tahapan Seleksinya

Pilkada

Gabungan 150 Anggota DPRD se Jambi dan 2 Anggota DPR Siap Menangkan Al Haris-Sani

Pilkada

Safrial Resmi Daftar Calon Gubernur Penjaringan PDIP Jambi

Pilkada

Catat, KPU Akan Gelar Debat Terbuka Calon Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat

Pilkada

Pasangan Mulyani Amin Jalani Tes SWAB di RSUD Raden Mattaher

Pilkada

Danrem 042 Gapu Berharap PSU Berlangsung Lancar, Aman dan Damai