YTUBE
BREAKING NEWS : BNNP Jambi Ringkus 2 Pengedar Sabu Asal Sumsel di Sungai Bahar Razia Besar-Besaran, Polresta Jambi Kerahkan Ratusan Personel ke Pulau Pandan Ini Rincian Napi Disulkan Terima Remisi Natal 2022 di Lapas se Provinsi Jambi Dicurigai Jadi Lapak Nyabu, Sejumlah Basecamp dan Pondok Terpal di Pulau Pandan Dihancurkan Polisi Polda Jambi Terima Penghargaan dari Kementrian ATR/BPN Atas Penyelesaian Konflik Lahan Warga SAD 113

Home / Nasional

Selasa, 21 September 2021 - 00:39 WIB

TNI Buka Pendaftaran Calon Perwira Prajurit Karir 2021 Lulusan D4-S1, Ini Persyaratan dan Ketentuannya

TNI Buka Pendaftaran Calon Perwira Prajurit Karir 2021 Lulusan D4-S1

TNI Buka Pendaftaran Calon Perwira Prajurit Karir 2021 Lulusan D4-S1

JAMBI – Ingin bergabung dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai perwira prajurit?. Pendaftaran calon Perwira Prajurit Karir (Pa PK) tahun 2021 untuk lulusan D4 dan S1 sudah dibuka.

Mengutip website resmi Rekrutmen TNI, rekrutmen-tni.mil.id, Minggu (19/9/21), pendaftaran calon Prajurit Perwira Karier 2021 dibuka mulai 13 September s.d 29 Oktober 2021.

Bersumber dari situs rekrutmen TNI, peserta melakukan pendaftaran secara online terlebih dahulu sebelum melakukan daftar ulang secara fisik.

Untuk materi seleksi penerimaan Pa PK TNI 2021 ini diantaranya seleksi administrasi, kesehatan, mental ideologi, psikologi, akademik, dan kesamaptaan jasmani.

Mari simak informasi tentang syarat hingga kebutuhan pada penerimaan calon Perwira Prajurit Karir tahun 2021 berikut ini.

Persyaratan :

  1. Warga Negara Indonesia pria/wanita, bukan prajurit TNI/Polri/PNS.
  2. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  3. Setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
  4. Sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba.
  5. Tinggi badan minimal pria 163 cm dan wanita 157 cm, dengan berat badan seimbang.
  6. Telah lulus dan berijazah S1 Profesi/S1/D4 dari Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta sesuai jurusan/Program Studi yang ditentukan.
  7. Berusia setinggi-tingginya: 30 Tahun bagi yang berijazah S1/D4. 32 Tahun bagi yang berijazah S1 Profesi.
  8. Untuk jurusan/program studi Akreditasi “A”, IPK minimal 2,80 bagi yang berijazah D4, S1 dan S1 profesi.
  9. Untuk jurusan/program studi Akreditasi “B”, IPK minimal 3,00 bagi yang berijazah D4, S1 dan S1.
  10. Bagi jurusan Kedokteran Umum/Gigi telah berijazah S1 Profesi dan telah lulus Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter/Dokter Gigi dan melampirkan hasil uji Kompetensinya (minimal Akreditasi “B”).
  11. Berstatus belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti Dikma, kecuali bagi pendaftar berprofesi Dokter Umum diperbolehkan sudah menikah namun bagi wanita yang berprofesi Dokter belum memiliki anak dan sanggup tidak memiliki anak atau hamil selama menjalani Dikma.
  12. Membawa fotokopi sertifikat akreditasi program studi yang dikeluarkan oleh BAN-PT.
  13. Bersedia ditugaskan di seluruh wilayah NKRI.
  14. Bagi karyawan harus mendapat persetujuan dari instansinya dan sanggup membuat pernyataan diberhentikan dengan hormat dari pimpinan instansi yang bersangkutan bila lulus seleksi dan masuk Dikma.
  15. Menyertakan Surat Keterangan bersih Diri (SKBD).
  16. Membawa Surat keterangan bebas Narkoba dan surat kesehatan dari Rumah Sakit Pemerintah.
  17. Wajib membawa surat keterangan Bebas Covid-19 dan melampirkan/menunjukkan Sertifikat Vaksin pada saat daftar ulang ditempat pendaftaran melalui Aplikasi PeduliLindungi.
Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Nasional

KPK OTT Bupati Bogor Ade Yasin, Sejumlah Uang Diamankan

Nasional

OTT KPK Terhadap Hakim Agung Tamparan Keras Bagi Mahkamah Agung

Nasional

Asrama Haji Resmi Jadi RS Darurat Penampungan Pasien Covid-19

Nasional

Mantan Kapolda Jambi, Jadi Kepala Korlantas Polri

Nasional

Pemerintah Akan Keluarkan PP Karantina Wilayah; Toko, Warung, dan Supermarket Dilarang Tutup

Nasional

Korupsi Bansos Covid-19, Variatif Rp10.000 Per Paket Sembako

Nasional

DPR Setuju Rencana Revisi UU ITE, Karena Selalu Dijadikan untuk Saling Lapor

Nasional

KPU Umumkan 18 Parpol Dinyatakan Lolos Verifikasi Administrasi, 2 Gagal