3 Pasien Positif Covid-19 di Pematang Lumut Merupakan Cluster PetroChina

  • Whatsapp
FOTO : Ir. H. Taharuddin, Juru Bicara Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Tanjab Barat

KUALA TUNGKAL – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali bertambah 4 kasus, Sabtu (01/08/20).

Penambahan 4 kasus beru itu, diketahui berasal dari Kecamatan Betara dan Tebing Tinggi

Berita Lainnya

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanjabbar Ir. H. Taharuddin melalui rilisnya mengatakan 4 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut 3 berasal dari Desa Pematang Lumut Kecamatan Betara dan 1 pasien berasal dari Kelurahan Tebing Tinggi Kecamatan Tebing Tinggi.

Pertama, pasien ke 163 seorang laki-laki inisial MAH usia 1 tahun merupakan anak dari pada pasien sebelumnya inisial EG.

“Jadi ada kontak erat sama EG,” ujarnya.

Kedua, pasien 164 seorang perempuan inisial HR usia 31 tahun, merupakan istri dari pasien sebelumnya inisial H.

Ketiga, pasien 165 seorang laki-laki inisial DAP usia 5 tahun asal Pematang Lumut anak dari pada JH

“Dan ketiga pasien tersebut merupakan dari keluarga berbeda. Dan ketiganya, Pasien 163, 164 dan 165 merupakan klaster PetroChina,” ujarnya.

Saat ini ketiganya mash berada di Pematang Lumut dan akan segera dirawat di RSUD KH. Daud Arif.

”Saat ini ketiga pasien masih di Pematang Lumut dan akan dijemput malam ini untuk dirawat di RSUD KH. Daud Arif,” jelasnya.

Sementara itu, kata Taharuddin, pasien 166 seorang laki-laki inisial AZ usia 40 tahun itu, merupakan warga Tebing Tinggi yang akan melakukan perjalanan, namun ternyata saat di tracking hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19.

”Riwayat perjalanan pasien 166 tidak ada, cuma dia mau melakukan perjalanan, saat di tracking ternyata hasilnya reaktif Covid-19 dan di Swab positif, belum diketahui dari mana tertular. Namun menutut informasi keluarga ada keluarganya yang datang dari luar daerah dan sekarang sudah pulang,” ujarnya.

Lanjutnya, saat ini pasien 166 sudah dirawat dirawat di RSUD Suryah Khairuddin Merlung.

“Keempat pasien ini merupakan pasien Asimtomatik Carrier atau Orang Tanpa Gejala (OTG),” tandasnya.(*)

Berita terkait