Edi Purwanto Tekankan Pentingnya Mitigasi Karhutla, Dorong Konsolidasi Lintas Sektor di Jambi

Lintas Tungkal

- Redaksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Edi Purwanto (baju merah), bersama Kapolda Jambi saat meninjau kondisi lahan gambut sebagai bagian dari upaya mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (FOTO: Dok. Pribadi)

Edi Purwanto (baju merah), bersama Kapolda Jambi saat meninjau kondisi lahan gambut sebagai bagian dari upaya mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (FOTO: Dok. Pribadi)

JAMBI — Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan Jambi, Edi Purwanto, menekankan pentingnya mitigasi sejak dini dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di kawasan gambut yang rawan terbakar saat musim kemarau.

Edi mengungkapkan, langkah antisipasi seharusnya dilakukan jauh sebelum musim kemarau tiba, melalui pengecekan langsung terhadap kondisi kawasan rawan, kesiapan personel, serta ketersediaan sarana dan prasarana pemadaman.

Hal tersebut disampaikan Edi Purwanto melalui akun Facebook pribadinya, Sabtu (17/10/2026). Ia menceritakan pengalamannya ketika masih menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Jambi, saat bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan peninjauan lapangan untuk memastikan kesiapan menghadapi karhutla.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dulu pada saat saya Ketua DPRD Provinsi Jambi, satu bulan sebelum musim kemarau kami bersama Pak Kapolda, Pak Danrem, Pak Kajati dan kepala daerah turun ke lapangan melihat kondisi gambut di kawasan hutan, Taman Nasional Berbak dan lain-lain,” tulis Edi.

Menurutnya, peninjauan tersebut juga dilakukan untuk memastikan kesiapan perusahaan dalam mengantisipasi kebakaran, termasuk keberadaan regu pemadam kebakaran, kecukupan alat berat, serta ketersediaan sumur bor sebagai sumber air untuk pemadaman.

Selain itu, upaya mitigasi mencakup penguatan Masyarakat Peduli Api (MPA), penyediaan pipa sumur bor di wilayah gambut, pembuatan parit sebagai cadangan air, hingga pembangunan embung untuk mendukung operasi pemadaman melalui water bombing.

Edi juga menyoroti pentingnya komunikasi dan koordinasi dengan kepala desa, tokoh masyarakat, serta organisasi nonpemerintah atau NGO. Keterlibatan berbagai unsur tersebut dinilai penting agar pencegahan dan penanganan karhutla tidak hanya bergantung pada pemerintah dan aparat, tetapi menjadi tanggung jawab bersama.

“Mitigasi ini juga bagian penting agar kita benar-benar siap menghadapi kemarau, termasuk karhutla,” tulisnya.

Dorong Konsolidasi Percepatan Penanganan Karhutla

Di tengah upaya penanganan karhutla di Provinsi Jambi, Edi mengajak masyarakat mendukung langkah Gubernur Jambi bersama Danrem, Kapolda, dan Kajati untuk mengonsolidasikan seluruh kekuatan yang tersedia.

Menurutnya, sinergi lintas sektor diperlukan agar penanganan kebakaran berjalan lebih cepat, terkoordinasi, dan efektif. Kesiapan personel, peralatan, sumber air, serta dukungan perusahaan dan masyarakat perlu disatukan dalam langkah yang terukur.

“Ayo kita dukung Pak Gubernur, Pak Danrem, Pak Kapolda dan Pak Kajati untuk mengonsolidasikan seluruh kekuatan yang ada guna mempercepat penyelesaian karhutla di Jambi agar udara kita kembali bersih,” tulis Edi.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan pemadaman ketika api telah meluas. Mitigasi, kesiapan infrastruktur, pemantauan kawasan rawan, dan koordinasi antarlembaga harus menjadi bagian dari strategi yang berjalan secara berkelanjutan.

Selain peran pemerintah dan aparat, perusahaan yang beroperasi di kawasan rawan kebakaran juga perlu memastikan kesiapan sarana pemadaman sesuai kewajibannya. Sementara itu, masyarakat dan pemerintah desa memiliki peran penting dalam mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.

Dengan konsolidasi lintas sektor yang kuat dan mitigasi yang terencana, penanganan karhutla di Jambi diharapkan semakin efektif, sekaligus menekan dampak kebakaran terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan, dan kualitas udara.*

Penulis : Angah

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan
Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital
Danrem 042/Gapu Dampingi Gubernur Jambi, 148 Personel Gabungan Diterjunkan Perkuat Satgas Karhutla
Kemnaker Latih 1.041 Penyandang Disabilitas, Dorong Kemandirian Ekonomi Melalui Vokasi
Polisi Selidiki Kebakaran 5 Bangunan di Kuala Tungkal, Api Diduga dari Rumah Kosong
Wamenaker: Sertifikasi Pekerja BUMN Wajib Berbasis Kemampuan Nyata, Bukan Formalitas
Ngeri! ISPU Tembus 800, Hj. Fadhilah Sadat Gerak Cepat Bagi 3000 Masker ke Pengendara
Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria
Berita ini 7 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:15 WIB

Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Edi Purwanto Tekankan Pentingnya Mitigasi Karhutla, Dorong Konsolidasi Lintas Sektor di Jambi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Danrem 042/Gapu Dampingi Gubernur Jambi, 148 Personel Gabungan Diterjunkan Perkuat Satgas Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Kemnaker Latih 1.041 Penyandang Disabilitas, Dorong Kemandirian Ekonomi Melalui Vokasi

Berita Terbaru