indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Polda Jambi dan RS Bhayangkara Adakan Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-langit Gratis Seorang Ibu Warga Desa Senaung Melahirkan Kembar Tiga Kapolda Jambi Hadiri Pelantikan Pj Bupati Muaro Jambi, Tebo dan Sarolangun Bachyuni Deliansyah Resmi Dilantik Gubernur Jambi Jadi Pj bupati Muaro Jambi Sudah Kenal Sejak Lama, Hamas Siap Dukung Program Unggulan Al Haris

Home / Bisnis

Sabtu, 19 Juni 2021 - 16:47 WIB

Bikin Resah Warga, Polisi Akan Bidik Pinjol Ilegal

ILUSTRASI Berita Pinjol

ILUSTRASI Berita Pinjol

JAKARTA – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri tengah membidik sejumlah penyedia layanan pinjaman online (Pinjol) yang tak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) alias ilegal.

Penertiban akan dilakukan lantaran selama ini masyarakat banyak dirugikan oleh kerja-kerja pinjol yang memberatkan nasabah. Bahkan Polri mengibaratkan kegiatan pinjol ilegal tersebut seperti preman yang meresahkan masyarakat.

“Sama seperti disampaikan kemarin, kasus preman, ini kasus pinjaman online (pinjol) pun juga meresahkan masyarakat,” kata Wadir Tipideksus Kombes Whisnu Hermawan Februanto kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (17/06/21).

BACA JUGA :  Seorang Ibu Warga Desa Senaung Melahirkan Kembar Tiga

Dia mengatakan, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal Agus Andrianto bahkan sampai meneken surat telegram kepada jajaran kepolisian di daerah untuk segera menangani perkara-perkara pinjol di daerah.

Whisnu, mengutip data OJK, menyatakan sampai saat ini ada sekitar 3.000 pinjol yang tak terdaftar.

Kasus-kasus pinjol seringkali meresahkan masyarakat lantaran korban-korbannya kerap mendapat teror oleh penagihnya alias debt collector.

BACA JUGA :  Ini Pj Bupati Muaro Jambi, Tebo dan Sarolangun

Beberapa kasus, para penagih menyebarkan informasi peminjam kepada kerabat-kerabatnya tanpa persetujuan.

Dalam beberapa kasus lain, polisi juga menemukan  ada pinjol yang mengirimkan foto-foto vulgar dan data pribadi milik peminjam kepada khalayak luas di media sosial. Sehingga, peminjam merasa tertekan.

“Bahkan sampai ada yang stres akibat pinjaman ini tidak benar,” tambahnya.

Korban seringkali tak dapat membayar pinjamannya karena dicekik oleh bunga yang terlampau besar. Kasus-kasus pinjol ini, kata dia, telah memakan banyak korban.

Share :

Baca Juga

Bisnis

Ini Peringkat 38 Media Online Jambi Versi Alexa, 14 Desember 2020

Advetorial

Bupati Safrial Sambut Baik Program Duta Simpel Bank 9 Jambi untuk Tingkatkan Animo anak Menabung

Advetorial

Tanjabbar, Juara 2 Stand Terbaik Jambi Expo 2019

Bisnis

Permintaan Tinggi, Pengecer BBM di Tanjab Barat Berhasil Jual Pertalite 1,5 Ton 

Bisnis

Tahun 2021 Samsung dan Xioami Jual HP Tanpa Charger

Bisnis

Antisipasi Covid-19, Warkop Ini Tutup Dipintu Tulis Gini “Buka 24 Jam Kami Didalam, Dirumah Aja Minumnya

Bisnis

6 Jenis Pelayanan Restoran, Calon Pegiat F&B Wajib Tahu

Bisnis

Outlet di Betara Ini Jual Jus Buah Segar untuk Berbuka Puasa dengan Harga Terjangkau