LIVETV
Ditabrak dari Belakang, Supir Truk Batu Bara yang Lagi Istirahat Meninggal Tergilas Truk Sendiri Yok! Berbagi Twibbon Maulid Nabi Muhammad SAW 2021 Terkait Hasil Assessment Pejabat Eselon II Pemprov Jambi, Al Haris Bilang Begini Wujudkan Herd Immunity, Polres Muaro Jambi Lakukan Akselarasi Vaksinasi Massal Danrem 042/Gapu Vicon dengan Kasum TNI Bahas Pencapaian Dosis Vaksinasi




Home / Bisnis

Sabtu, 19 Juni 2021 - 16:47 WIB

Bikin Resah Warga, Polisi Akan Bidik Pinjol Ilegal

ILUSTRASI Berita Pinjol

ILUSTRASI Berita Pinjol

JAKARTA – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri tengah membidik sejumlah penyedia layanan pinjaman online (Pinjol) yang tak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) alias ilegal.

Penertiban akan dilakukan lantaran selama ini masyarakat banyak dirugikan oleh kerja-kerja pinjol yang memberatkan nasabah. Bahkan Polri mengibaratkan kegiatan pinjol ilegal tersebut seperti preman yang meresahkan masyarakat.

“Sama seperti disampaikan kemarin, kasus preman, ini kasus pinjaman online (pinjol) pun juga meresahkan masyarakat,” kata Wadir Tipideksus Kombes Whisnu Hermawan Februanto kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (17/06/21).

BACA JUGA :  Diduga Tempat Penampungan Minyak Ilegal di Pijoan Ludes Terbakr

Dia mengatakan, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal Agus Andrianto bahkan sampai meneken surat telegram kepada jajaran kepolisian di daerah untuk segera menangani perkara-perkara pinjol di daerah.

BACA JUGA :  Remaja di Kampung Nelayan Ditemukan Meninggal Gantung Diri

Whisnu, mengutip data OJK, menyatakan sampai saat ini ada sekitar 3.000 pinjol yang tak terdaftar.

Kasus-kasus pinjol seringkali meresahkan masyarakat lantaran korban-korbannya kerap mendapat teror oleh penagihnya alias debt collector.

Beberapa kasus, para penagih menyebarkan informasi peminjam kepada kerabat-kerabatnya tanpa persetujuan.

Dalam beberapa kasus lain, polisi juga menemukan  ada pinjol yang mengirimkan foto-foto vulgar dan data pribadi milik peminjam kepada khalayak luas di media sosial. Sehingga, peminjam merasa tertekan.

BACA JUGA :  Nelayan Keluhkan Langkanya Solar, Ketua HNSI Tanjabbar : Pertamina Harus Ambil Sikap

“Bahkan sampai ada yang stres akibat pinjaman ini tidak benar,” tambahnya.

Korban seringkali tak dapat membayar pinjamannya karena dicekik oleh bunga yang terlampau besar. Kasus-kasus pinjol ini, kata dia, telah memakan banyak korban.

Share :

Baca Juga

Bisnis

Antisipasi Covid-19, Warkop Ini Tutup Dipintu Tulis Gini “Buka 24 Jam Kami Didalam, Dirumah Aja Minumnya

Ekonomi

Rapat Bersama Komite IV DPR RI dan Gubernur, Amir Sakib Sampaikan Ini Untuk UMKM Tanjab Barat

Bisnis

6 Jenis Pelayanan Restoran, Calon Pegiat F&B Wajib Tahu

Bisnis

SKK Migas-PetroChina Resmikan Proyek West Betara NAG Blok Jabung Jambi

Bisnis

Yang Pakai Smartphone Vivo Boleh Bangga, Ini Pasalnya

Bisnis

Djunarsih Amir Sakib; Kita Punya Seni Budaya Serta Hasil Komenditi Unggulan Yang Perlu Diperkenalkan

Bisnis

New Car Technology May Take The Wheel out of Human Hands

Bisnis

Udang Pepai Menjanjikan Pengasilan Bagi Nelayan dan Ibu Rumah Tangga di Kuala Tungkal