YTUBE
BNNP Jambi Berikan Bimtek Lifeskill Untuk Kampung Nelayan BerSinar Fashion Street Batik Tanjab Barat Sambut Hari Barik Nasional Tahun 2022 Tim Gabungan TNI-Polri Kota Jambi Sosialisasikan Pencegahan Aksi Kejahatan Jalanan dan Geng Motor Ingin Eksis di Dunia Entertainment, Git Sigit Santoso Pilih Berkarya daripada Cari Sensasi Ketua Dekranasda Jambi Puji Keberhasilan Tanjabbar Kembangkan Batik Lokal

Home / Tanjab Barat

Jumat, 16 Oktober 2020 - 11:26 WIB

BPBD Tanjabbar Ingatkan Nelayan Waspada Fenomena La Nina

FOTO : Kepala Pelaksana BPBD Tanjabbar Drs. Zulfikri, MM

FOTO : Kepala Pelaksana BPBD Tanjabbar Drs. Zulfikri, MM

KUALA TUNGKAL – Menjelang pergantian musim di penghujung tahun 2020 ini, masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat khususnya para Nelayan di minta untuk waspada ketika beraktivitas melaut. Sebab La Nina bisa saja muncul di saat musim penghujan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Barat, Ir. Zulfikri. Ia menyebutkan bahwa sifat hujan yang terjadi saat ini dalam kondisi normal hingga di atas normal.

“Waspadai terjadinya cuaca ekstrim pada puncak musim penghujan berupa hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi di sepanjang daerah aliran sungai (DAS),” katanya di Kuala Tungkal, Jumat (16/10/20).

Kata Zulfikri awal musim hujan untuk wilayah Provinsi Jambi secara umum terjadi pada bulan Oktober 2020 dengan Puncak musim hujan di perkirakan terjadi pada bulan November 2020. Tidak hanya itu kondisi ini juga menyebabkan terjadinya genangan air, longsor pada daerah yang rawan longsor dan daerah potensi banjir.

BACA JUGA :  Fashion Street Batik Tanjab Barat Sambut Hari Barik Nasional Tahun 2022

“Jadi untuk nelayan ini sebagai bahan awal untuk nelayan yang melaut untuk tetap waspada,” ujarnya.

Terpisah, Kasi Pelayanan Informasi Cuaca Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Sukthan Thaha Jambi Kurnia Ningsih, mengatakan pada bulan Oktober ini beberapa zona musim di wilayah Indonesia diperkirakan akan memasuki Musim Hujan, di antaranya: Pesisir timur Aceh, sebagian Sumatera Selatan, Pulau Bangka, Lampung, Banten, termasuk Riau dan Jambi.

BACA JUGA :  Kerap Kebanjiran, PUPR akan Normalisasi Drainase Area Eks Rumdis Sekda

Peningkatan curah hujan seiring dengan awal musim hujan disertai peningkatan akumulasi curah hujan akibat La Nina berpotensi menjadi pemicu terjadinya bencana hidro-meteorologis seperti banjir dan tanah longsor.

“Sebentar lagi pergantian musim kemarau ke musim penghujan, saat pergantian musim ini memang ada kemungkinan La Nina,” kata Kurnia Ningsih di Jambi melalui WhatsApp.

Ia juga mengingatkan masyarakat bahwa La Nina ini bisa memicu bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir, dan banjir bandang.

“Potensi terjadinya bencana cukup tinggi, apalagi jika curah hujan tinggi,” ujarnya.

Masyarakat diimbau agar terus memperbaharui perkembangan informasi dari BMKG dengan memanfaatkan kanal media sosial info BMKG.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Kodim 0419/Tanjab Gelar Serbuan Vaksinasi Tahap II dengan 415 Dosis

Tanjab Barat

Musim Hujan, Petani di Tanjabbar Diminta untuk Segera Lakukan Proses Tanam

Tanjab Barat

Wujudkan Tanjab Barat Bersih, Pemkab Luncurkan 5 Unit Mobil Sampah ke Wilayah Ini

Tanjab Barat

Balap Pompong HUT RI ke 77 di Desa Kuala Indah Meriah

Tanjab Barat

Ini Penyebab Satu Desa di Tanjab Barat Lockdown

Tanjab Barat

Hadapi Kegiatan Ramadhan, Tanjab Barat Targetkan Turun Level 2 

Tanjab Barat

Selamat, Inilah 10 Finalis Terpilih Festival Arakan Sahur Virtual Gema Membumi Polres Tanjabbar

Tanjab Barat

Ditjen PPKT Kemendes Berikan Solusi Konflik Lahan TSM, Kata Wabup Hairan Masih Butuh Ini