LIVETV
Pembinaan Peningkatan Kemampuan Keluarga Besar TNI Korem 042/Gapu Anwar Sadat : Realisasi Vaksinasi di Tanjab Barat Capai 53,79 Persen Satgas Pamrahwan Memberikan Bantuan Buku Gratis ke Rumah Taman Baca Saefey Bupati Tanjab Barat Ikuti Rakor Forkopimda Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi Bupati Tanjabbar dan Ketua TP PKK Hadri Grand Final Pemilihan Bujang Gadis Provinsi Jambi 2021




Home / Tanjab Barat

Jumat, 16 Oktober 2020 - 11:26 WIB

BPBD Tanjabbar Ingatkan Nelayan Waspada Fenomena La Nina

FOTO : Kepala Pelaksana BPBD Tanjabbar Drs. Zulfikri, MM

FOTO : Kepala Pelaksana BPBD Tanjabbar Drs. Zulfikri, MM

KUALA TUNGKAL – Menjelang pergantian musim di penghujung tahun 2020 ini, masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat khususnya para Nelayan di minta untuk waspada ketika beraktivitas melaut. Sebab La Nina bisa saja muncul di saat musim penghujan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Barat, Ir. Zulfikri. Ia menyebutkan bahwa sifat hujan yang terjadi saat ini dalam kondisi normal hingga di atas normal.

“Waspadai terjadinya cuaca ekstrim pada puncak musim penghujan berupa hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi di sepanjang daerah aliran sungai (DAS),” katanya di Kuala Tungkal, Jumat (16/10/20).

BACA JUGA :  Bupati Tanjabbar dan Ketua TP PKK Hadri Grand Final Pemilihan Bujang Gadis Provinsi Jambi 2021

Kata Zulfikri awal musim hujan untuk wilayah Provinsi Jambi secara umum terjadi pada bulan Oktober 2020 dengan Puncak musim hujan di perkirakan terjadi pada bulan November 2020. Tidak hanya itu kondisi ini juga menyebabkan terjadinya genangan air, longsor pada daerah yang rawan longsor dan daerah potensi banjir.

“Jadi untuk nelayan ini sebagai bahan awal untuk nelayan yang melaut untuk tetap waspada,” ujarnya.

BACA JUGA :  Kendaraan Dinas Pemkab Tanjab Barat Banyak Nunggak Pajak

Terpisah, Kasi Pelayanan Informasi Cuaca Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Sukthan Thaha Jambi Kurnia Ningsih, mengatakan pada bulan Oktober ini beberapa zona musim di wilayah Indonesia diperkirakan akan memasuki Musim Hujan, di antaranya: Pesisir timur Aceh, sebagian Sumatera Selatan, Pulau Bangka, Lampung, Banten, termasuk Riau dan Jambi.

Peningkatan curah hujan seiring dengan awal musim hujan disertai peningkatan akumulasi curah hujan akibat La Nina berpotensi menjadi pemicu terjadinya bencana hidro-meteorologis seperti banjir dan tanah longsor.

BACA JUGA :  Kota Jambi Buka Seleksi JPTP Sekda, Ini Ketentuan dan Persyaratan Selengkapnya

“Sebentar lagi pergantian musim kemarau ke musim penghujan, saat pergantian musim ini memang ada kemungkinan La Nina,” kata Kurnia Ningsih di Jambi melalui WhatsApp.

Ia juga mengingatkan masyarakat bahwa La Nina ini bisa memicu bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir, dan banjir bandang.

“Potensi terjadinya bencana cukup tinggi, apalagi jika curah hujan tinggi,” ujarnya.

Masyarakat diimbau agar terus memperbaharui perkembangan informasi dari BMKG dengan memanfaatkan kanal media sosial info BMKG.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Pemkab Tanjabbar Daftarkan Enam Inovasi Daerah ke IID dan IGA 2021

Tanjab Barat

Ditemukan Penderita Gizi Buruk di Tanjab Barat, Begini Kata Komnas PA

Tanjab Barat

KPU Batasi Ukuran dan Jumlah APK Bakal Calon Pilkada 2020

Tanjab Barat

Komisi I DPR Hasbi Anshori Tampung Aspirasi Masyarakat Batang Asam Permasalahan Lahan

Tanjab Barat

21 Putra Tanjab Lulus Seleksi Calon Tamtama PK TNI AD Gel II TA 2020

Tanjab Barat

Ini Beberapa Hal Disampaikan Anwar Sadat Kepada Pj Gubernur Jambi

Tanjab Barat

Gelar Vaksinasi, Polres Tanjab Barat Datangi Warkop Tempat Tongkrongan Warga

Advetorial

Sambut Kunker Danlanal Palembang, Bupati Tanjabbar Paparkan Program Strategis Kemaritiman