LIVE TV
Siaga Karhutla, Kapolsek Tebing Tinggi Lakukan Pemantauan Via Menara Api di Distrik I PT WKS Terduga Pelaku Pembunuhan Plt Kepala BPBD Merangin Ditangkap HUT RI ke-76 Sudah Dekat, Ini 25 Link Twibbon Ucapan yang Menarik SKK Migas-PetroChina Raih Empat Penghargaan dari Menteri Ketenagakerjaan dan Pemprov Jambi Besok, Ada Pemadaman Listrik Untuk Empat Kecamatan Ini

Home / Tanjab Barat

Jumat, 16 Oktober 2020 - 11:26 WIB

BPBD Tanjabbar Ingatkan Nelayan Waspada Fenomena La Nina

FOTO : Kepala Pelaksana BPBD Tanjabbar Drs. Zulfikri, MM

FOTO : Kepala Pelaksana BPBD Tanjabbar Drs. Zulfikri, MM

KUALA TUNGKAL – Menjelang pergantian musim di penghujung tahun 2020 ini, masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat khususnya para Nelayan di minta untuk waspada ketika beraktivitas melaut. Sebab La Nina bisa saja muncul di saat musim penghujan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Barat, Ir. Zulfikri. Ia menyebutkan bahwa sifat hujan yang terjadi saat ini dalam kondisi normal hingga di atas normal.

“Waspadai terjadinya cuaca ekstrim pada puncak musim penghujan berupa hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi di sepanjang daerah aliran sungai (DAS),” katanya di Kuala Tungkal, Jumat (16/10/20).

Kata Zulfikri awal musim hujan untuk wilayah Provinsi Jambi secara umum terjadi pada bulan Oktober 2020 dengan Puncak musim hujan di perkirakan terjadi pada bulan November 2020. Tidak hanya itu kondisi ini juga menyebabkan terjadinya genangan air, longsor pada daerah yang rawan longsor dan daerah potensi banjir.

BACA JUGA :  Prajurit Korem 042 Gapu Dukung Penanganan PPKM di Kota Jambi

“Jadi untuk nelayan ini sebagai bahan awal untuk nelayan yang melaut untuk tetap waspada,” ujarnya.

Terpisah, Kasi Pelayanan Informasi Cuaca Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Sukthan Thaha Jambi Kurnia Ningsih, mengatakan pada bulan Oktober ini beberapa zona musim di wilayah Indonesia diperkirakan akan memasuki Musim Hujan, di antaranya: Pesisir timur Aceh, sebagian Sumatera Selatan, Pulau Bangka, Lampung, Banten, termasuk Riau dan Jambi.

BACA JUGA :  Siaga Karhutla, Kapolsek Tebing Tinggi Lakukan Pemantauan Via Menara Api di Distrik I PT WKS

Peningkatan curah hujan seiring dengan awal musim hujan disertai peningkatan akumulasi curah hujan akibat La Nina berpotensi menjadi pemicu terjadinya bencana hidro-meteorologis seperti banjir dan tanah longsor.

“Sebentar lagi pergantian musim kemarau ke musim penghujan, saat pergantian musim ini memang ada kemungkinan La Nina,” kata Kurnia Ningsih di Jambi melalui WhatsApp.

Ia juga mengingatkan masyarakat bahwa La Nina ini bisa memicu bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir, dan banjir bandang.

“Potensi terjadinya bencana cukup tinggi, apalagi jika curah hujan tinggi,” ujarnya.

Masyarakat diimbau agar terus memperbaharui perkembangan informasi dari BMKG dengan memanfaatkan kanal media sosial info BMKG.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Dinkes Tanjab Barat Gelar Pelatihan Aplikasi SILACAK C-19 bagi Puskermas, Babinsa dan BKTM

Peristiwa

BREAKING NEWS : Pelaku Rampok Toke Pinang di Desa Sungai Gebar Ditangkap

Tanjab Barat

52 CJH Tanjab Barat Batal Berangkat Tahun Ini

Tanjab Barat

Terjaring Razia Tak Bermasker Saat Malam Mingguan Muda-Mudi Denda Rp 50 Ribu

Tanjab Barat

ASRI Media Grup Berikan Bantuan ke Pusat Pengajian Al-Qur’an As-Syaatibi Kuala Tungkal

Tanjab Barat

Sekda Tanjab Barat Ikuti Rakor Pilkada Serentak Via Vidcon

Tanjab Barat

Bupati Anwar Sadat Tinjau Balai Benih Ikan di Desa Pembengis

Covid-19

Update 23 Juni ; Pasien Positif Covid-19 di Tanja Barat Bertambah 1 orang