indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
BREAKING NEWS : Musibah Kebakaran Landa Parit 4 Kampung Nelayan Tanjab Barat Kapenrem 042 Gapu Ikuti Workshop Menulis Penerangan TNI AD 2022 Kondisi Listrik Tanjab Barat Byarpet, Massa Unjuk Rasa ke Kantor PLN Tungkal Pisah Sambut Bupati dan Pj Bupati Muaro Jambi Ini Nama-Nama Pejabat Eselon III dan IV Dilantik Sekda Hari Ini

Home / Tanjab Barat

Jumat, 16 Oktober 2020 - 11:26 WIB

BPBD Tanjabbar Ingatkan Nelayan Waspada Fenomena La Nina

FOTO : Kepala Pelaksana BPBD Tanjabbar Drs. Zulfikri, MM

FOTO : Kepala Pelaksana BPBD Tanjabbar Drs. Zulfikri, MM

KUALA TUNGKAL – Menjelang pergantian musim di penghujung tahun 2020 ini, masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat khususnya para Nelayan di minta untuk waspada ketika beraktivitas melaut. Sebab La Nina bisa saja muncul di saat musim penghujan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Barat, Ir. Zulfikri. Ia menyebutkan bahwa sifat hujan yang terjadi saat ini dalam kondisi normal hingga di atas normal.

“Waspadai terjadinya cuaca ekstrim pada puncak musim penghujan berupa hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi di sepanjang daerah aliran sungai (DAS),” katanya di Kuala Tungkal, Jumat (16/10/20).

Kata Zulfikri awal musim hujan untuk wilayah Provinsi Jambi secara umum terjadi pada bulan Oktober 2020 dengan Puncak musim hujan di perkirakan terjadi pada bulan November 2020. Tidak hanya itu kondisi ini juga menyebabkan terjadinya genangan air, longsor pada daerah yang rawan longsor dan daerah potensi banjir.

BACA JUGA :  Ini Nama-Nama Pejabat Eselon III dan IV Dilantik Sekda Hari Ini

“Jadi untuk nelayan ini sebagai bahan awal untuk nelayan yang melaut untuk tetap waspada,” ujarnya.

Terpisah, Kasi Pelayanan Informasi Cuaca Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Sukthan Thaha Jambi Kurnia Ningsih, mengatakan pada bulan Oktober ini beberapa zona musim di wilayah Indonesia diperkirakan akan memasuki Musim Hujan, di antaranya: Pesisir timur Aceh, sebagian Sumatera Selatan, Pulau Bangka, Lampung, Banten, termasuk Riau dan Jambi.

BACA JUGA :  Kapolda Jambi Hadiri Pelantikan Pj Bupati Muaro Jambi, Tebo dan Sarolangun

Peningkatan curah hujan seiring dengan awal musim hujan disertai peningkatan akumulasi curah hujan akibat La Nina berpotensi menjadi pemicu terjadinya bencana hidro-meteorologis seperti banjir dan tanah longsor.

“Sebentar lagi pergantian musim kemarau ke musim penghujan, saat pergantian musim ini memang ada kemungkinan La Nina,” kata Kurnia Ningsih di Jambi melalui WhatsApp.

Ia juga mengingatkan masyarakat bahwa La Nina ini bisa memicu bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir, dan banjir bandang.

“Potensi terjadinya bencana cukup tinggi, apalagi jika curah hujan tinggi,” ujarnya.

Masyarakat diimbau agar terus memperbaharui perkembangan informasi dari BMKG dengan memanfaatkan kanal media sosial info BMKG.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Besok Masih Ditiadakan Jumatan, Begini Penjelasan MUI Tanjab Barat

Tanjab Barat

Insyaallah, Sebelum Puasa 19 Desa Bakal Diterangi Listrik

Tanjab Barat

Tubagus: Kami Fraksi PDIP Sepakat Atas Pembahasan 4 Raperda Dibahas Ketingkat Selanjutnya

Tanjab Barat

Korem 042/Gapu dan PT. LPPPI Lanjutkan Serbuan Vaksinasi Untuk Masyarakat Tebing Tinggi 

Tanjab Barat

Gelar Vaksinasi Merdeka di Ponpes Al Baqiatush Shalihat, Kapolres : Alhamdulillah 702 Santri Tervaksin

Advetorial

Sambut Kunker Danlanal Palembang, Bupati Tanjabbar Paparkan Program Strategis Kemaritiman

Tanjab Barat

Faizal Riza : Usulan Kita Diterima, Jalan Teluk Nilau-Sungai Landak Diperbaiki

Tanjab Barat

Besok Ada Jadwal Vaksinasi Massal di WFC