Bupati Anwar Sadat Tegaskan Setiap Rupiah APBD Harus Berdampak bagi Masyarakat

Lintas Tungkal

- Redaksi

Senin, 7 September 2026 - 19:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tanjung Jabung Barat, H. Anwar Sadat menerima Laporan Hasil Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran dari Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jambi, Zulherizal (kanan), di Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Senin (7/9/2026). (FOTO : Dok. Prokopim)

Bupati Tanjung Jabung Barat, H. Anwar Sadat menerima Laporan Hasil Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran dari Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jambi, Zulherizal (kanan), di Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Senin (7/9/2026). (FOTO : Dok. Prokopim)

TANJAB BARAT — Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menegaskan setiap rupiah APBD harus dikelola secara efektif dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Keberhasilan anggaran, menurutnya, tidak cukup diukur dari tingkat serapan, tetapi dari hasil dan dampak pembangunan.

Penegasan itu disampaikan saat membuka Workshop Tata Kelola Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2026, Senin (7/9/2026), di Pola Utama Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat. Kegiatan diikuti sekitar 58 peserta dari perangkat daerah, kecamatan, rumah sakit daerah, dan Sekretariat Daerah, dengan menghadirkan Perwakilan BPKP Provinsi Jambi.

Anwar Sadat meminta seluruh kepala perangkat daerah memperkuat pemahaman regulasi, pengendalian intern, mitigasi risiko, serta kualitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap program, kata dia, harus memiliki tujuan dan indikator kinerja yang jelas, terukur, selaras dengan visi pembangunan daerah, serta mengacu pada evaluasi capaian tahun sebelumnya. Program yang beririsan antarperangkat daerah juga harus dikoordinasikan agar anggaran tidak tumpang tindih.

“Gagasan dan pemikiran strategis jangan hanya berhenti pada diskusi, tetapi harus diterjemahkan menjadi program dan pekerjaan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan agar percepatan penyerapan anggaran tidak mengorbankan kualitas output maupun kepatuhan administrasi. Pelaksanaan anggaran harus proporsional dan tidak menumpuk di akhir tahun.

Dalam kesempatan tersebut, BPKP Provinsi Jambi menyerahkan Laporan Hasil Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Pemkab Tanjung Jabung Barat kepada Bupati.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jambi, Zulherizal, AK., M.Si., menyampaikan masih terdapat sejumlah hal yang perlu diperbaiki, terutama terkait ketepatan tujuan kegiatan, indikator kinerja, serta keterkaitan belanja dengan pencapaian program. Meski demikian, jumlah permasalahan disebut telah jauh berkurang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Zulherizal menegaskan, program pemerintah tidak boleh dinilai hanya dari terlaksananya kegiatan atau terserapnya anggaran.

“Yang lebih penting adalah apakah output tersebut memberikan hasil dan manfaat sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Anwar Sadat meminta hasil evaluasi BPKP segera ditindaklanjuti dan menjadi dasar perbaikan perencanaan, penganggaran, pengendalian, serta pelaksanaan program di masing-masing perangkat daerah.

“Jangan sampai workshop ini hanya menambah pengetahuan secara teori. Yang kita harapkan adalah ada solusi konkret yang bisa diterapkan di perangkat daerah masing-masing,” tegas Bupati.

Ia berharap penguatan tata kelola keuangan dapat memastikan APBD dikelola secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel, sehingga benar-benar menghasilkan pembangunan yang dirasakan masyarakat Tanjung Jabung Barat.

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tegas! Sekda Hermansyah: Mulai 2027, PPPK Paruh Waktu Wajib Berpredikat Baik Jika Mau Kontrak Lanjut
Genjot PAD dan Tata Kelola Pelabuhan, Pemkab Tanjab Barat dan PT ASDP Teken MoU Kerja Sama Retribusi
Buntut Temuan BPK: Pemkab Tanjab Barat Berpacu dengan Waktu Selamatkan Nasib 716 Tenaga Kerja Mandiri
Menaker Yassierli: Kemnaker Bangun BLK Khusus Disabilitas di Bekasi, Siapkan Talenta Digital AI
Menaker Ungkap 10 Poin Krusial UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Pekerja
Sengketa Lahan Taman Raja Belum Tuntas, Wabup Katamso Instruksikan BPN Cek Batas dan Minta Pihak Bersengketa Buka Dokumen
Siap Hadapi Dunia Kerja, Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 Resmi Dibuka!
Rasio Elektrifikasi Belum 100%, Wabup Tanjab Barat Datangi Kementerian ESDM Demi 25 Desa Ini
Berita ini 57 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Tegas! Sekda Hermansyah: Mulai 2027, PPPK Paruh Waktu Wajib Berpredikat Baik Jika Mau Kontrak Lanjut

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Genjot PAD dan Tata Kelola Pelabuhan, Pemkab Tanjab Barat dan PT ASDP Teken MoU Kerja Sama Retribusi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Buntut Temuan BPK: Pemkab Tanjab Barat Berpacu dengan Waktu Selamatkan Nasib 716 Tenaga Kerja Mandiri

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Menaker Yassierli: Kemnaker Bangun BLK Khusus Disabilitas di Bekasi, Siapkan Talenta Digital AI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Menaker Ungkap 10 Poin Krusial UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Pekerja

Berita Terbaru